5 Bahaya Kandungan Paraben pada Kosmetik

Sponsored Links

Seiring dengan perkembangan jaman, kosmetik sudah menjadi kebutuhan primer bagi wanita. Mereka seringkali tidak tampil percaya diri jika tidak menggunakan kosmetik. Kosmetik sendiri merupakan bahan yang terbuat dari kimia yang digunakan untuk merawat, melindungi, mempercantik atau memperbagus bagian luar tubuh seperti wajah, rambut, gigi serta anggota tubuh lainnya. Kosmetik jenisnya bermacam-macam. Ada yang menggunakan bahan alami, juga ada yang menggunakan bahan kimia. Kosmetik yang menggunakan bahan alami tentunya aman bagi kesehatan tubuh. Tetapi kosmetik yang mengandung banyak bahan kimia akan membahayakan bagi kesehatan penggunanya.

Penggunaan Paraben

Salah satu kandungan kimia kosmetik yang berbahaya bagi kesehatan yaitu kandungan paraben. Paraben merupakan senyawa kimia yang biasanya digunakan untuk mengawetkan. Seringnya digunakan pada kosmetik, makanan ataupun obat-obatan. Paraben terdapat beberapa jenis yang digunakan pada berbagai macam produk dengan tujuan untuk mengawetkan produk tersebut, diantaranya:

  • Etil dan Metil Paraben – Etil paraben merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur pada kosmetik, makanan ataupun obat-obatan. Metil mempunyai fungsi yang sama dengan Etil, perbedaannya pada kadar bahan kimia berbahaya yang terkandung didalamnya. Etil mempunyai potensi resiko lebih tinggi terkena berbabagi penyakit seperti kanker, alergi dan penyakit lainnya.
  • Propil Paraben – Propil paraben lebih sering digunakan pada produk yang berbentuk cair, karena zatnya yang bersifat mudah larut. Zat jenis ini lebih berakibat mempengaruhi sistem reproduksi pria.
  • Butil Paraben – Zat ini digunakan untuk mencegah timbulnya jamur dan bakteri yang sering timbul pada makanan, kosmetik serta produk lainnya. Apabila digunakan dalam dosis yang rendah yaitu 0,05 persen zat ini tidak menimbulkan racun. Tetapi dapat menyebabkan iritasi kulit jika pada larutan yang lebih pekat.

Tidak bisa dipungkiri orang-orag jaman sekarang lebih suka hal yang praktis, cepat dan murah. Padahal sesuatu yang praktis belum tentu baik bagi kesehatan tubuh kita. Seperti halnya kosmetik yang praktis, cepat kerjanya kebanyakan berbahaya bagi kesehatan. Kosmetik yang mengandung paraben ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh kita.

Paraben termasuk bahan pengawet yang mempunyai sifat seperti hormon estrogen. Paraben berbahaya jika digunakan berlebihan pada suatu produkk baik makanan, kosmetik atau produk lainnya. berikut ini bahaya paraben pada kosmetik :

1. Tingkat estrogen tinggi

Estrogen merupakan hormon yang penting dalam tubuh manusia, terutama dalam tubuh seorang wanita. Dalam tubuh pria hanya terdapat sedikit estrogen. Estrogen dalam tubuh wanita berperan penting dalam pengaturan siklus menstruasi dan pematangan organ reproduksi wanita. Paraben mengakibatkan tingkat estrogen dalam tubuh seorang wanita menjadi tinggi. Estrogen tersebut akan meningkat ketika zat paraben merembes kedalam melalu kulit. Tubuh wanita akan menganggap bahwa paraben tersebut seperti halnya estrogen. Namun sebenarnya yang diserap tubuh adalah zat paraben. Tingkat estrogen yang tinggi akan dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti kembung, kista ovarium, serta perubahab suasana hati (depresi).

sponsored links

2. Kanker payudara

Kanker payudara merupakan penyakit yang masih tergolong sulit untuk disembuhkan. Walaupun ada obatnya tetapi biasanya orang yang sudah terserang penyakit ini harapan hidupnya rendah. Zat paraben merupakan salah satu penyebab terjangkit penyakit kanker payudara. Masuknya zat paraben kedalam tubuh akan meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh kita. Meningkatnya kadar estrogen dalam waktu yang lama karena diakibatkan pemakaian kosmetik yang mengandung zat paraben resiko terkena kanker payudara semakin meningkat.

3. Kenaikan berat badan

Didalam tubuh kita terdapat kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang bertempat dibagian bawah leher dan berbentuk seperti kupu-kupu. Kelenjar tiroid ini mempunyai peran penting dalam metabolisme tubuh. Penggunaan zat paraben dalam kosmetik dalam jangka waktu panjang akan memicu timbulnya kerusakan yang terjadi di kelenjar tiroid.

Jika kelenjar tiroid bermasalah mengakibatkan berat badan naik. Mungkin bagi orang yang tubuhnya kurus tidak bermasalah, tetapi jika bagi orang yang sudah bertubuh gemuk akan berakibat obesitas. Obesitas sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh. Tingkat estrogen yang tinggi akibat tingginya zat paraben juga dapat memicu kenaikan berat badan.

4. Pengaruh negatif pada kesehatan reproduksi

Kesehatan reproduksi bagi wanita merupakan hal yang sangat penting sebab ini merupakan salah satu modal untuk mendapatkan keturunan. Kandungan paraben dalam kosmetik berpengaruh negatif pada kesehatan reproduksi seorang wanita. Pengaruh negatif yang terjadi yaitu menurunkan kemampuan berproduksi dan mengakibatkan infertilitas. Infertilitas merupakan

Sponsors Link

5. Penuaan dini

Produk kosmetik yang banyak mengandung paraben lebih banyak terkandung dalam produk kecantikan yang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan kulit, seperti pelembab dan lotion. Tetapi faktanya malah merusaknya kulit. Penelitian yang dilakukan di Jepang membuktikan bahwa zat paraben yang terkandung dalam kosmetik mempercepat proses penuaan kulit.

Zat paraben yang terkandung dalam kosmetik akan meningkatkan kepekaan kulit jika terkena sinar matahari. Jadi bukan melindungi kulit dari sinar matahari tetapi sebaliknya yaitu menimbulkan kerusakan kulit. Anda tidak mau kan masih muda tapi sudah seperti kelihatan tua karena penuaan dini.

Pengawasan Tentang Kandungan Paraben dalam Kosmetik

Demikian bahaya paraben yang terkandung dalam kosmetik. Melihat begitu banyak efek sampingnya, negara seperti Amerika dan Eropa sudah mengurangi penggunaan paraben dalam kosmetik. Negara yang sekarang sedang gencar mempromosikan kosmetik aman dari paraben yaitu Jepang dan Korea.

Bagaimana dengan negara kita? Indonesia apakah produk kosmetiknya sudah aman dari zat paraben. Dalam negara kita telah ada badan yang mengawasi tentang makanan, kosmetik dan obat-obatan yaitu BPOM. Tugasnya adalah mengawasi dan menjadi standar kualiti kontrol dari berbagai produk makanan, kosmetik dan obat-obatan yang beredar. Masalah yang timbul apakah BPOM sudah berjalan seperti yang seharusnya? Kita sebagai konsumen harus cerdas dalam membeli sebuah produk. Dengan melihat bahaya paraben mulai sekarang berhati-hatilah dalam membeli kosmetik. Bacalah komposisi yang ada dikemasan. Selamat berlatih menjadi konsumen yang cerdas.

Sponsored Links

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Monday 07th, December 2015 / 09:59 Oleh :
Kategori : Kosmetik