Mengenal 6 Jenis Jenis Jerawat dari Komedo hingga Jerawat Batu

jenis jenis jerawat

Klinikkecantikan.co.id – Pernah nggak sih kamu sudah rajin cuci muka, skincare juga nggak main-main harganya, tapi masalah di wajah masih aja muncul? Rasanya kayak sudah usaha maksimal, tapi hasilnya begitu-begitu saja. Nah, salah satu penyebabnya bisa jadi karena kamu belum benar-benar paham jenis jenis jerawat yang muncul di kulitmu.

Banyak orang mengira semua jerawat itu sama. Padahal kenyataannya beda-beda. Ada yang kecil dan cepat hilang, ada juga yang besar, merah, bahkan terasa nyut-nyutan kalau disentuh. Kadang juga muncul di tempat yang sama berulang kali. Kalau penanganannya salah, bukannya membaik malah bisa makin meradang dan berujung bekas yang susah banget dihilangkan.

Itulah kenapa penting banget buat mengenali jenis jenis jerawat sejak awal. Dengan tahu perbedaannya, kamu jadi lebih mudah menentukan cara merawat kulit yang tepat. Jadi nggak asal coba produk hanya karena lagi viral atau katanya ampuh. Perawatan wajah pun bisa lebih terarah, dan peluang kulit untuk kembali bersih juga jauh lebih besar.

Baca Juga: Skincare Untuk Jerawat Pagi & Malam Khusus Kulit Berjerawat

1. Komedo Putih (Whitehead)

Yang pertama kita mulai dari jenis jerawat yang paling sering muncul, yaitu komedo putih. Komedo putih biasanya terlihat seperti bintik kecil berwarna putih di permukaan kulit. Komedo ini muncul karena pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati, tetapi bagian atasnya masih tertutup kulit. Itulah sebabnya warnanya terlihat putih.

Walaupun termasuk jenis yang ringan, komedo putih tetap perlu dibersihkan secara rutin supaya tidak berkembang menjadi jerawat yang lebih besar. Dalam daftar jenis jenis jerawat, whitehead termasuk yang paling umum dialami banyak orang.

2. Komedo Hitam (Blackhead)

Kalau komedo putih tertutup, komedo hitam justru terbuka di bagian atasnya. Inilah yang membuat warnanya terlihat gelap. Banyak orang mengira warna hitam itu karena kotoran, padahal sebenarnya terjadi karena oksidasi minyak ketika terkena udara.

Blackhead sering muncul di area hidung, dagu, dan dahi. Walaupun terlihat sepele, komedo hitam bisa membuat tekstur kulit terasa kasar. Dalam pembahasan jenis jenis jerawat, blackhead juga termasuk jerawat non-inflamasi atau jerawat yang belum meradang.

3. Papula

Setelah komedo, kita masuk ke jenis jerawat yang mulai meradang. Papula adalah jerawat kecil berwarna kemerahan dan terasa sedikit sakit ketika disentuh. Jerawat ini muncul karena bakteri mulai berkembang di pori-pori yang tersumbat.

Biasanya papula tidak memiliki titik putih di tengahnya. Kalau kamu memencetnya, justru bisa memperparah peradangan. Dalam kategori jenis jenis jerawat, papula termasuk jerawat inflamasi yang perlu ditangani dengan lebih hati-hati.

4. Pustula

Sekilas pustula terlihat mirip papula, tetapi ada perbedaan yang cukup jelas. Jerawat pustula memiliki bagian tengah berwarna putih atau kekuningan yang berisi nanah. Inilah jenis jerawat yang sering disebut orang sebagai jerawat matang. Walaupun terlihat siap dipencet, sebenarnya tindakan itu tidak disarankan karena bisa meninggalkan bekas luka. Dalam pembahasan jenis jenis jerawat, pustula termasuk jerawat yang sudah mengalami infeksi ringan.

Baca juga: Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Secara Alami di Rumah

5. Nodul

Nodul adalah jenis jerawat yang lebih serius. Bentuknya besar, keras, dan terasa sakit ketika disentuh. Jerawat ini terbentuk jauh di dalam lapisan kulit sehingga terlihat seperti benjolan. Berbeda dengan jerawat biasa, nodul biasanya tidak memiliki kepala putih di permukaannya. Karena letaknya dalam, jerawat ini sering membutuhkan perawatan khusus dari dokter kulit. Di antara berbagai jenis jenis jerawat, nodul termasuk yang cukup sulit ditangani dengan skincare biasa.

6. Jerawat Batu (Cystic Acne)

Nah, ini dia jenis jerawat yang paling sering ditakuti banyak orang. Jerawat batu atau cystic acne memiliki ukuran besar, merah, meradang, dan terasa sangat sakit. Jerawat ini terbentuk karena infeksi yang cukup dalam di kulit. Selain menimbulkan rasa nyeri, jerawat batu juga berisiko meninggalkan bekas luka permanen. Karena itu, penting sekali untuk tidak memencetnya. Dalam daftar jenis jenis jerawat, cystic acne termasuk kategori paling parah dan biasanya memerlukan perawatan medis.

Sekarang kamu sudah tahu bahwa jerawat tidak hanya satu macam saja. Mulai dari komedo putih, komedo hitam, papula, pustula, nodul, hingga jerawat batu, semuanya termasuk dalam jenis jenis jerawat yang sering muncul di wajah. Dengan mengenali perbedaannya, kamu bisa lebih bijak dalam memilih perawatan kulit. Jadi, sebelum mencoba berbagai produk skincare, pastikan dulu kamu memahami jenis jenis jerawat yang sedang kamu alami. Kulit sehat biasanya dimulai dari pengetahuan yang benar.

Orang lain juga menelusuri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha