9 Bahaya Masker Pasta Gigi Untuk Kulit Wajah Anda

Tidak ada yang lebih menyebalkan daripada jerawat yang muncul secara tiba – tiba di wajah. Terlebih jika jerawat tersebut muncul tepat ketika Anda akan mengalami suatu peristiwa penting yang membutuhkan penampilan prima. Jerawat akan membuat hampir semua wanita merasa kelabakan dan ingin segera menghilangkannya. Untuk itu berbagai cara dilakukan agar jerawat yang membuat penampilan wajah menjadi jelek tersebut menghilang. Utamanya cara tersebut bisa melenyapkan jerawat menyebalkan dengan cepat, sangat cepat jika memungkinkan.

Sehubungan dengan masalah jerawat, salah satu trik paling umum dan populer dilakukan oleh para wanita adalah dengan mengaplikasikan pasta gigi, yang tampaknya berhasil dengan ajaib. Kandungan bahan – bahan dalam pasta gigi akan membantu mengeringkan jerawat di kulit wajah yang mengganggu penampilan. Walaupun demikian, mengaplikasikan pasta gigi pada jerawat ternyata bukan solusi yang aman. Inilah bahaya masker pasta gigi pada kulit wajah yang perlu Anda ketahui sebelum menggunakannya.

1. Menyebabkan Kulit Iritasi

Mungkin Anda sering melakukan cara membersihkan komedo dengan pasta gigi atau cara menghilangkan komedo putih dengan pasta gigi, tetapi ada resikonya. Bahan – bahan yang umum ditemukan di pasta gigi seperti sodium lauryl sulfate, sodium laureth sulfate dan sodium fluoride sesungguhnya bisa berbahaya bagi kulit. Bahan – bahan tersebut adalah irritant yang konsisten pada kulit yang dapat melucuti lapisan pelindung alami dari kulit dan terkadang justru memperburuk kondisi kulit seperti memicu dermatitis.

2. Menyebabkan Kerusakan Kulit

Pasta gigi sejatinya diformulasikan untuk gigi Anda, dan bukan untuk permukaan sensitif kulit wajah. Jadi walaupun kekuatan bahan kimia di pasta gigi Anda mungkin aman untuk gigi yang putih, mereka bisa menjadi terlalu kuat untuk kulit. Pasta gigi memiliki tingkat PH dasar dan bisa mengiritasi kulit yang sehat, yang memiliki tingkat keasaman alami. Menggunakan pasta gigi bisa menaikkan tingkat keasaman kulit hingga mengalami ruam dan rasa terbakar pada kulit,, maka untuk melakukan cara memutihkan wajah dengan pasta gigi dalam semalam perlu dipertimbangkan baik – baik.

3. Membuat Kulit Kering

Pasta gigi tidak didesain untuk digunakan pada kulit wajah. Alasan mengapa terkadang pasta gigi bisa bekerja untuk mengeringkan jerawat sebagai salah satu manfaat masker pasta gigi untuk wajah adalah karena memiliki efek yang mengeringkan. Bahan – bahan seperti baking soda dan alkohol akan membantu mengeringkan kulit dan bahan seperti kalsium karbonat akan membantu mengeringkan kelebihan minyak di kulit wajah.

4. Menyebabkan Jerawat Parah

Kulit yang menjadi terlalu kering akibat pasta gigi bisa menyebabkan tumbuhnya jerawat lebih banyak. Kerusakan pada pori – pori kulit akibat kondisi wajah yang kering dan penumpukan kotoran yang tidak dapat dihilangkan akan menyebabkan jerawat yang muncul menjadi semakin meradang dan parah. Wajah juga akan menjadi sangat sensitif dan tidak mudah dirawat karena terkena berbagai bahan kimia keras tersebut, itulah bahaya menghilangkan komedo dengan pasta gigi.

5. Menyebabkan Pigmentasi

Kulit yang mengandung melanin cenderung lebih reaktif, yang berarti ketika berhubungan dengan kontak terhadap bahan iritan maka pigmentasi gelap bisa terjadi sebagai bahaya masker pasta gigi. Walaupun setelah iritasi menghilang, pigmentasi akan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh. Dengan begini maka Anda tidak akan mendapatkan cara memutihkan wajah dengan pasta gigi.

6. Menimbulkan Bekas Luka

Pada situasi yang paling buruk, mengaplikasikan pasta pada jerawat juga bisa menimbulkan nekas luka. Untuk jerawat yang merah dan meradang, pasta gigi akan menyebabkan rasa terbakar yang parah, yang pada akhirnya akan mengeringkan jerawat. Tetapi dengan reaksi yang begitu keras, terkadang Anda juga akan mengalami bekas jerawat yang buruk di kulit wajah.

7. Wajah Menjadi Terkelupas

Bahaya masker pasta gigi pada kulit wajah bisa mengakibatkan kulit wajah menjadi terkelupas karena kulit menjadi kering akibat kandungan bahan – bahan di dalamnya. Bahan seperti fluoride yang terkandung pada pasta gigi akan membuat kulit wajah menjadi kering dan pada akhirnya mengelupas, sehingga wajah tampak petak – petak putih hasil dari kulit yang mengelupas tersebut. Bahkan jika pengelupasan semakin parah, kulit wajah bisa mengalami luka, yang disebabkan karena kita juga terkadang tidak sabar untuk mengelupasnya sendiri.

8. Menimbulkan Infeksi

Selain reaksi peradangan pada kulit wajah sebagai bahaya masker pasta gigi, Anda juga dapat mengalami infeksi karena kondisi kulit yang kering dan mengelupas rentan menimbulkan luka. Adanya luka terbuka pada kulit menjadi sarana yang cocok bagi kuman serta bakteri untuk berkembang biak dan menginfeksi luka tersebut. Infeksi juga beresiko menimbulkan bekas luka yang parah pada wajah sehingga tekstur kulit wajah menjadi berubah.

9. Pori Wajah Membesar

Kandungan alkohol dalam pasta gigi yang selain bisa membuat kulit kering sebagai bahaya masker pasta gigi, juga membuat kulit tidak dapat menyimpan air sehingga lapisan kulit mudah terkikis, akibatnya pori – pori kulit membesar dan memperburuk peradangan pada kulit. Pori yang membesar juga akan mengakibatkan wajah mudah menyimpan kotoran dan sulit dibersihkan, sehingga akan memicu masalah wajah lainnya juga bahaya memutihkan wajah dengan pasta gigi.

Banyak orang yang menggunakan bahan rumahan dan mencoba apa saja yang ada di dalam rak obat – obatannya untuk membuat wajah bersih. Pasta gigi memang akan menghilangkan jerawat dalam waktu singkat, tetapi bahaya masker pasta gigi pada kulit wajah membuatnya tidak dapat dijadikan sebagai bahan perawatan utama bagi kulit wajah Anda. Produk siap pakai yang mengandung benzoyl peroksida dan asam salisilat akan bekerja dengan baik untuk menghilangkan jerawat dan juga membantu pencegahannya. Menggunakan pasta gigi untuk jerawat Anda seharusnya menjadi pilihan terakhir selalu karena berbagai akibat yang bisa ditimbulkannya. Namun, jika Anda merasa masih membutuhkannya, pilihlah pasta gigi dengan tanpa tambahan pewarna atau pemutih untuk mengurangi resiko bahaya masker pasta gigi tersebut.