5 Cara Menghilangkan Kaki Pecah – Pecah Dengan Odol Dengan Cepat

Kulit pecah – pecah adalah masalah yang umum dialami pada kaki, bisa terjadi pada orang dewasa dan anak – anak serta lebih banyak terjadi pada wanita daripada pria. Untuk sebagian orang, mengalami kaki yang pecah – pecah bukanlah masalah yang serius. Tetapi bagi para wanita, kaki yang kering dan pecah – pecah menjadi mimpi buruk. Kulit pada kaki cenderung menjadi kering karena tidak ada kelenjar minyak yang terkandung pada kaki, terlebih lagi jika kondisi kulit kaki kurang diperhatikan. Kekeringan ini menyebabkan kulit mulai pecah –pecah. Kulit kaki yang pecah – pecah tidak saja sangat mudah terlihat tetapi juga kondisi retakan pada kulit bisa menjadi dalam dan menyebabkan sakit. Kondisi kaki yang pecah – pecah bisa menyusahkan terutama bagi wanita yang senang mengenakan sandal terbuka.

Penyebab Kaki Pecah – Pecah

Kurangnya kelembapan, ekspos kepada polusi, bahan kimia, sering berada dalam air dan kondisi medis seperti eksim, diabetes, tiroid dan psoriasis juga bisa menjadi penyebab kaki pecah – pecah. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan kaki pecah – pecah yaitu:

  • Lama berdiri

Kulit pada kaki khususnya tumit bisa menebal dan mengeras karena terlalu lama berdiri. Kulit yang tebal dan keras tersebut kelak akan pecah serta mengelupas, sehingga satu – satunya cara untuk mencegahnya adalah dengan menggunakan alas kaki yang empuk. Usahakan untuk bergerak atau berjalan beberapa saat ketika Anda harus berdiri dalam waktu lama.

  • Lantai yang kasar

Tumit adalah bagian dari kaki yang sering menyentuh lantai karena menjadi tumpuan dalam berjalan dan bergerak. Permukaan lantai yang kasar tidak saja membuat tumit pecah – pecah, namun kondisi ini bisa menyebabkan bengkak pada tulang tumit dan terasa sangat sakit. Ada cara menghilangkan kaki pecah – pecah dengan listerine selain cara menghaluskan tumit pecah – pecah menggunakan odol yang juga bisa Anda coba. 

  • Kondisi medis

Kesehatan tubuh juga bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tumit pecah – pecah dan kering. Kekurangan nutrisi dan vitamin seperti asam lemak atau vitamin A, D dan E atau potassium pada tubuh bisa menyebabkan kulit menjadi kering. Tubuh yang kekurangan cairan juga menimbulkan efek yang sama pada kulit.

  • Sering terkena air

Kaki yang sering mengalami kontak dengan air dalam waktu lama bisa menyebabkan kulit di tumit menjadi pecah – pecah. Begitu juga ketika Anda mencuci pakaian tanpa mesin cuci dan menggunakan deterjen, yang bisa saja mengenai telapak kaki secara terus menerus dan menjadi penyebab kulit kaki mengelupas. Untuk mengurangi resiko tumit pecah – pecah, selalu gunakan sandal ketika beraktivitas di kamar mandi.

Odol Untuk Tumit Pecah – Pecah

Ada banyak cara mengatasi tumit pecah – pecah, salah satunya adalah cara menghilangkan kaki pecah – pecah dengan odol. Odol atau pasta gigi bisa menjadi scrub yang baik untuk cara mengatasi kaki pecah – pecah. Cara menghilangkan kaki pecah – pecah dengan odol bisa mengeksfoliasi sel kulit mati pada tumit sehingga kulit menjadi lebih lembut dan menjadi cara mengahaluskan telapak kaki.

  1. Siapkan pasta gigi secukupnya ke dalam wadah.
  2. Tambahkan satu sendok teh minyak zaitun lalu aduk bahan – bahan sampai tercampur rata.
  3. Oleskan pada tumit yang pecah – pecah setelah kedua bahan tercampur rata.
  4. Gunakan cara menghilangkan kaki pecah – pecah dengan odol ini pada sore hari sebelum mandi atau pada malam hari sebelum tidur.
  5. Hasilnya akan bisa Anda lihat setelah satu minggu pemakaian.

Merawat Tumit Kaki

Selain melakukan cara menghilangkan kaki pecah – pecah dengan odol, Anda juga perlu merawat kulit kaki dengan seksama untuk pencegahan.

  • Mencukupi asupan cairan – Kulit akan kering dan mudah pecah – pecah apabila tubuh tidak menerima cukup asupan air putih. Memastikan untuk mengonsumsi air putih dengan cukup sehari – hari akan membuat kulit tetap lembap sehingga kaki yang kering dan pecah – pecah dapat segera pulih.
  • Memilih sabun – Sabun yang mengandung bahan kimia keras dapat mengiritasi kulit dan membuat kulit kaki semakin kering dan pecah – pecah. Pilihlah sabun yang berbahan lembut sehingga tidak mengiritasi dan menghilangkan kelembapan pada kulit tumit.
  • Hindari air panas – Usahakan untuk tidak menggunakan air panas ketika mandi karena bisa membuat kulit cepat kering dan rusak.
  • Menggunakan pelembap – Kaki yang berkulit pecah – pecah juga memerlukan pemakaian pelembap yang rutin. Anda bisa menggunakan beberapa jenis pelembap seperti minyak zaitun, minyak kelapa atau petroleum jelly dan pelembap khusus kaki pada pagi dan malam hari. Kenakan kaus kaki setelah mengoleskan pelembap agar terserap lebih baik.
  • Melakukan eksfoliasi – Gunakan batu apung untuk merawat tumit yang pecah – pecah dan cara menghaluskan kulit kaki sehingga sel kulit mati di tumit bisa dihilangkan.

Rawatlah kaki Anda setiap hari dengan telaten. Jika tampak adanya kulit yang retak atau pecah – pecah, segera lakukan cara menghilangkan kaki pecah – pecah dengan odol yang mudah dan praktis. Jaga kulit kaki tetap bersih dan kering, usahakan untuk menggunakan sabun yang aman sesering mungkin dan tetap melembapkan kaki dengan krim. Seringkali kondisi kulit yang buruk memang disebabkan oleh kondisi kesehatan tubuh yang kekurangan nutrisi atau kekurangan asupan air putih, maka Anda juga perlu memperhatikan perawatan tubuh dari dalam secara menyeluruh termasuk memperhatikan asupan makanan yang berkualitas.