4 Bahaya Rebonding Rambut dan Cara Mengatasinya

Rambut adalah mahkota bagi wanita. Merawat rambut adalah hal mutlak yang harus dilakukan oleh wanita untuk memiliki mahkota yang indah. Akan tetapi, banyak pula wanita Indonesia yang lebih mengutamakan nilai estetika  dibandingkan kesehatan rambut mereka. Kebanyakan wanita Indonesia sangat menyukai rambut lurus karena dianggap lebih menarik dibandingkan rambut ikal. Padahal, jika ditelusuri sejak zaman nenek moyang kita, orang Indonesia sudah sewajarnya memiliki rambut ikal. Maka dari itu, banyak wanita Indonesia yang berbondong-bondong melakukan berbagai metode untuk meluruskan rambut, salah satunya dengan teknik rebonding.

Kebanyakan wanita Indonesia beranggapan bahwa rambut lurus lebih menarik dan mampu memikat lawan jenis mereka. Namun sangat disayangkan, kebanyakan wanita Indonesia lebih memilih cara instan menggunakan bahan kimia untuk meluruskan rambut dibandingkan menggunakan bahan alami. Padahal, bahan kimia yang terkandung di dalam produk pelurus rambut bisa saja berbahaya bagi kesehatan.

Rebonding Cara Instan untuk Meluruskan Rambut

Banyak wanita Indonesia yang memanfaatkan teknik rebonding untuk meluruskan rambut mereka. Rebonding dianggap sebagai metode yang paling efektif dan juga cepat untuk memberikan hasil rambut yang lurus dan berkilau. Rambut yang lurus dan berkilau bisa jadi adalah idaman bagi setiap wanita, terutama wanita Indonesia. Rambut yang lurus dan berkilau dianggap mampu meningkatkan rasa percaya diri para wanita.

Sayangnya, orang-orang yang menggunakan metode rebonding seringkali tidak memperhatikan efek samping yang sangat mungkin muncul saat rambut mereka direbonding.

Efek Negatif Rebonding

Sebelum mengetahui apa saja efek negatif dari rebonding, kiranya kita perlu mengetahui zat kimia apa yang terkandung di dalam produk pelurus rambut.

Formaldehyde adalah salah satu jenis zat kimia yang terkandung di dalam bahan pelurus rambut. Bahan kimia tersebut harusnya tidak boleh disertakan di dalam produk pelurus rambut. Namun, sebagai pengguna, kebanyakan orang tidak mampu mengenali dan juga mengindetifikasi bahan kimia tersebut. Padahal, formaldehyde adalah salah satu bahan kimia yang bersifat karsinogenik. Artiya, formaldehyde merupakan bahan kimia yang bersifat racun dan berpotensi menyebabkan berkembangnya sel kanker.

Terkadang, dalam kemasan produk pelurus rambut telah tertulis “bebas formaldehyde”, namun kenyataannya produk pelurus rambut tersebut masih mengandung formaldehyde. Bahan kimia tersebut perlu Anda waspadai jika Anda hendak melakukan rebonding untuk meluruskan rambut. Bahkan, departemen keamanan dan keselamatan kerja di Amerika Serikat (OSHA) telah mengeluarkan peringatan bahwa produk-produk pelurus rambut yang ada di salon-salon perawatan rambut mengandung formaldehyde, dan sebaiknya produk pelurus rambut semacam itu dihindari karena dapat memberikan efek negatif bagi kesehatan.

Formaldehyde adalah salah satu jenis bahan kimia yang berguna untuk mengikat keratin rambut sehingga rambut menjadi lurus. OSHA mengeluarkan peringatan mengenai produk pelurus rambut yang mengandung formaldehyde tersebut setelah banyak pekerja salon yang mengeluhkan berbagai reaksi alergi seperti mimisan dan juga iritasi mata setelah menggunakan bahan pelurus rambut. Tidak hanya itu, banyak pelanggan yang juga mengeluhkan berbagai efek samping setelah menggunakan produk pelurus rambut di dalon terkait, seperti rambut rontok, kulit kepala gatal-gatal serta melepuh.

Tidak hanya formaldehyde, beberapa jenis bahan kimia yang terkandung dalam produk pelurus rambut seperti methylene glycol, formalin, methylene oxide, paraform, formic aldehyde, metahanl, oxomethane dan oxymethylene adalah beberapa contoh bahan kimia berbahaya yang bersifat karsinogenik sehingga berpotensi memicu perkembangan sel kanker.

Setelah mengetahui berbagai bahan kimia yang terkandung di dalam produk pelurus rambut, termasuk bahan rebonding, selanjutnya akan dipaparkan mengenai dampak negatif dari bahaya rebonding rambut :

1. Rambut Rontok

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, produk pelurus rambut termasuk bahan untuk rebonding mengandung berbagai zat kimia berbahaya. Tidak hanya memicu perkembangan sel kanker. Berbagai jenis bahan kimia yang terkandung di dalam produk pelurus rambut tersebut dapat memicu kerontokan rambut. Bahan kimia yang terkandung di dalam produk pelurus rambut tersebut akan membuat rambut menjadi kering sehingga mudah mengalami kerontokan. Selain itu, proses pencatokan saat rebonding mengakibatkan kesehatan rambut berkurang sehingga terjadilah kerontokan. Kondisi tersebut bisa saja semakin parah apabila pelaku rebonding tidak memelihara kesehatan rambut dengan baik. Akibatnya, rebonding yang dilakukan untuk mempercantik penampilan justru akan merusak penampilan rambut Anda.

2. Rambut Kasar

Selain menyebabkan rambut rontok, bahan kimia dalam produk pelurus rambut juga berpotensi membuat rambut menjadi kasar. Selain itu, rambut yang kering dan kasar lama-kelamaan akan bercabang dan terlihat tidak sehat. Proses rebonding akan membuat tekstur asli yang dimiliki oleh rambut hilang dan menyebabkan rambut kasar dan juga kusam. Bahan kimia dalam produk rebonding juga akan menyebabkan rambut kekurangan vitamin. Jika Anda mengalami hal tersebut, ada baiknya setiap sesudah keramas Anda menggunakan vitamin rambut agar rambut kembali sehat dan tidak kekurangan vitamin.

3. Merusak Akar Rambut

Bahan kimia yang masuk melalui pori-pori kulit kepala saat proses rebonding akan mengakibatkan akar rambut mengalami kerusakan. Selain itu, proses pencatokan pada saat rebonding juga menyebabkan kenaikan suhu rambut yang memicu akar rambut mengalami kerusakan. Jika kondisi seperti itu terus berlanjut, bukan tidak mungkin kerontokan akan sangat parah dan memicu terjadinya kebotakan rambut.

4. Warna Rambut menjadi Pudar

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, rebonding akan menyebabkan rambut menjadi kusam dan rusak. Akibatnya, warna rambut akan pudar. Biasanya, rambut terlihat kusam, kering, dan juga berwarna kemerahan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kerusakan pada rambut yang telah direbonding. Hal tersebut terjadi karena rambut telah kehilangan nutrisi dan juga vitamin.

Cara mengatasi Rambut Rusak karena Rebonding

Kerusakan rambut adalah hal sangat umum dialami oleh para wanita yang melakukan rebonding untuk meluruskan rambut mereka. Rambut kering, kusam, rontok, dan bercabang adalah beberapa dampak negatif yang sangat mungkin muncul setelah melakukan rebonding. Sayangnya, beberapa kerusakan tersebut tidak diimbangi dengan perawatan yang tepat sehingga kerusakan justru semakin parah.

Jika anda mengalami beberapa dampak negatif setelah melakukan rebonding, maka ada baiknya untuk melakukan beberapa perawatan berikut untuk mengembalikan kesehatan rambut :

  • Menggunakan Masker Rambut

Jika Anda memiliki rambut yang kusam dan bercabang, langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan masker rambut setelah keramas. Masker rambut mengandung berbagai jenis nutrisi dan vitamin yang berguna untuk mengembalikan kesehatan rambut Anda. Bila perlu, lakukanlah pijatan ringan di kepala saat Anda memakai masker rambut. Pijatan tersebut akan melancarkan peredaran darah di kepala sehingga berbagai nutrisi dapat sampai di bagian rambut dengan optimal.

  • Menggunakan Lidah Buaya

Sejak dahulu lidah buaya memang telah dipercaya mampu meningkatkan kesehatan rambut. Banyak pula produk perawatan rambut yang memanfaatkan ekstrak lidah buaya karena dianggap efektif mampu mengembalikan kilau alami rambut. Jika Anda memiliki rambut yang kusam akibat rebonding, Anda bisa menggunakan daging daun lidah buaya. Oleskan daging daun lidah buaya pada rambut Anda, diamkan sebentar agar meresap. Lalu bersihkan menggunakan sampo seperti biasa.

  • Pakailah Sisir Bergigi Jarang

Jika rambut Anda mudah mengalami kerontokan setelah rebonding, maka usahakan agar selalu menggunakan sisir bergigi jarang agar kerontokan dapat dihindari. Sisirlah rambut secara perlahan, jangan menarik sisir secara paksa karena bisa memperparah kerontokan.

  • Minum Teh Hijau

Jika rambut mengalami kerusakan akibat rebonding, maka tidak ada salahnya untuk mencoba untuk mengkonsumsi teh hijau. Minumlah teh hijau setiap hari untuk meningkatkan kesehatan rambut. Teh hijau mengandung antioksidan dan epigallocatechin-3-gallat yang sangat baik untuk meningkatkan kesuburan rambut sehingga kerusakan rambut akan berkurang.

  • Pilih Sampo yang Sesuai dengan Jenis Rambut

Jika ingin keramas, ada baiknya gunakan sampo yang sesuai dengan jenis rambut Anda. Salah menggunakan jenis sampo bisa jadi akan memperparah kerusakan rambut. Selain itu, juga bisa menggunakan conditioner untuk meningkatkan nutrisi rambut sehingga kemilau alami rambut akan kembali. Tidak hanya itu, usahakan agar tidak menggunakan hair dryer untuk mengeringkan rambut setelah keramas. Penggunaan hair dryer akan memperparah kerusakan rambut.

  • Potonglah Rambut 3 Bulan Sekali

Jika rambut Anda bercabang setelah melakukan rebonding, Anda bisa memotong rambut Anda setiap 3 bulan sekali. Dengan rutin melakukan pemotongan rambut, ujung-ujung rambut yang bercabang dan juga kering akan segera tergantikan dengan rambut-rambut baru yang lebih sehat.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesehatan rambut setelah melakukan rebonding. Selain beberapa tips di atas, penting sekali untuk mencukupi berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh agar kesehatan rambut terpenuhi dari dalam.

Cara Meluruskan Rambut dengan Bahan Alami

Jika anda ingin memiliki rambut yang lurus namun tidak ingin merusak keindahannya karena bahaya rebonding, maka bisa melakukan beberapa metode alami berikut ini :

  • Menggunakan Minyak Almond

Cara pertama meluruskan rambut dengan cara alami adalah menggunakan minyak almond. Setelah keramas, diamkan rambut Anda sampai setengah kering. Setelah itu, gunakanlah sekitar tiga tetes minyak almond untuk dioleskan pada rambut Anda. Minyak almond mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk menjaga kesehatan rambut. Perlu diperhatikan juga bahwa Anda tidak boleh menggunakan hair dryer untuk mengeringkan rambut. Biarkanlah rambut basah Anda kering secara alami agar tidak mengikis kesehatan yang sudah terjaga.

  • Menggunakan Minyak Zaitun

Sejak dahulu minyak zaitun memang telah dipercaya untuk merawat kecantikan, tidak hanya rambut, tetapi juga kulit dan juga kesehatan tubuh. Untuk kesehatan rambut, minyak zaitun bermanfaat untuk meningkatkan kilau alami rambut dan juga untuk meluruskan rambut secara alami. Untuk memperoleh rambut yang lurus dan juga sehat, Anda bisa memanaskan minyak zaitun yang ditambahkan dengan rosemary. Campuran keduanya digunakan untuk mengolesi rambut. Jika sudah mengering, Anda bisa keramas menggunakan sampo yang sesuai dengan jenis rambut kemudian dilanjutkan dengan penggunaan conditioner.

  • Menggunakan Cuka Apel

Cuka apel mungkin masih sedikit asing di telinga Anda. Cuka apel mengandung berbagai nutrisi yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan rambut. Untuk meluruskan rambut secara alami, Anda bisa mengoleskan cuka apel pada rambut. Jika sudah mengering, bersihkan rambut menggunakan sampo seperti biasa. Selain meluruskan rambut, cuka apel juga bermanfaat untuk membuat rambut tampak licin dan juga bersinar alami.

  • Menggunakan Yogurt dan Telur

Yogurt dan telur dapat digunakan untuk meluruskan rambut secara alami. Penggunaan yogurt sebenarnya hanya untuk menyamarkan bau amis dari telur. Untuk meluruskan rambut secara alami, Anda bisa menggunakan campuran yogurt dan telur sebagai masker. Saat menggunakan masker dari yogurt dan telur tersebut Anda juga bisa melakukan pijatan ringan agar kepala lebih terasa rileks. Jika sudah didiamkan kurang lebih selama 5 sampai 10 menit, Anda bisa membersihkan masker menggunakan sampo.

Itulah beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk meluruskan rambut. Selain memperoleh rambut yang lurus, anda juga bisa mendapatkan rambut yang sehat alami karena berbagai bahan yang telah disebutkan di atas mengandung berbagai nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan rambut. Untuk memperoleh rambut yang sehat secara optimal, juga perlu mengimbangi dengan konsumsi berbagai jenis makanan yang kaya nutrisi.

Baca juga tentang perawatan kecantikan lainnya, seperti :