6 Ciri Ciri Rambut Berkutu dan Cara Mengatasinya

Kutu rambut adalah parasit yang hidup di kepala manusia. Mereka hidup dan berkembang biak dengan cara menyerap darah dari kulit kepala dan bereproduksi dengan bertelur di rambut manusia. Kutu rambut berbeda dengan dua jenis kutu lainnya, yaitu kutu badan dan pubic (daerah kemaluan). Yang membedakan ketiganya adalah letak di mana telurnya berada. Kutu rambut meletakkan telurnya pada rambut manusia dengan substansi khusus yang membuatnya lekat dengan rambut. Sehingga susah untuk menyingkirkan telur kutu dari rambut Anda.

Namun apakah Anda tahu bahwa kutu rambut tidak menyebarkan penyakit? Penyakit atau infeksi yang identik dengan kutu terjadi akibat bekas gigitan kutu, biasanya akan terasa gatal dan seseorang akan menggaruknya. Garukan ini dapat melukai kulit kepala yang digigit oleh kutu, bila sampai berdarah, lukanya akan rentan mengalami infeksi dan terkontaminasi penyakit lain.

Baca juga: Cara menghilangkan kutu rambut – Cara alami menghilangkan kutu rambut

Bagaimana rupa kutu dan telurnya?

Kutu dewasa memiliki enam kaki dan seukuran dengan biji wijen. Warnanya bisa bervariasi, namun biasanya berkisar antara cokelat hingga keabu-abuan dan bisa saja semakin gelap saat mereka sedang makan (mengonsumsi darah). Biasanya pula kutu berwarna senada dengan warna rambut yang dihinggapinya, sehingga semakin sulit untuk mendeteksi mereka yang sedang menempel pada batang rambut Anda dengan mata telanjang. Akan lebih mudah untuk menemukan mereka di area belakang telinga hingga garis rambut yang ada pada leher belakang.

Kutu betina dapat menghasilkan 10 buah telur yang ukurannya teramat kecil per hari. Telur kutu ini berbentuk oval dan bisa jadi berwarna sama dengan rambut yang dihinggapinya, mulai dari hitam, cokelat, hingga kuning pirang dan putih.

Baca juga: Cara menghilangkan kutu rambut dengan bawang merah – Cara menghilangkan kutu rambut dengan cuka

Bagaimana siklus hidup kutu?

Kutu betina meletakkan telurnya pada batang rambut manusia dengan bahan yang mirip lem dan antiair. Telur kutu biasanya menetas delapan hingga sembilan hari setelah diletakkan. Sekalinya menetas, kulit telurnya akan tetap menempel pada batang rambut seiring dengan tumbuhnya rambut. Sehingga kulit telur yang isinya telah kosong kerap ditemukan jauh dari kulit kepala, berbeda dengan saat masih berupa telur yang letaknya masih cukup dekat dengan kulit kepala.

Bayi kutu tidaklah lebih besar dari ukuran telurnya dan biasanya berwarna terang. Mulai sembilan hingga 12 hari setelah menetas, bayi-bayi kutu ini berubah menjadi kutu dewasa dan mereka sudah dapat berkembang biak. Yang betina akan mulai bertelur dan begitu siklusnya terus berlanjut. Kutu dewasa dapat bertahan hidup hingga 30 hari di kepala manusia.

Baca juga: Cara menghilangkan telur kutu – Cara menghilangkan kutu rambut dan telurnya

Bagaimana seseorang bisa mendapatkan kutu di rambutnya?

Anda, atau mungkin anak Anda, bisa mendapatkan/tertular kutu rambut dari teman atau orang-orang di lingkungan sekitar yang juga sedang memilikinya. Kutu rambut tidak dapat melompat atau terbang, namun sebagai serangga yang merambat, ia dapat berpindah dari satu kepala ke kepala lain saat mereka berdekatan. Misalnya saat dua orang menggunakan bantal yang sama atau mungkin saat berpelukan.

Sekalinya kutu betina menemukan jalan menuju kepala manusia, mereka akan mulai berkembang biak dan meletakkan telurnya di sana. Anda tidak dapat bisa mendapatkan telur kutu begitu saja, telur-telur tersebut pasti diletakkan oleh kutu betina yang hidup di rambut Anda.

Kutu rambut dapat bertahan hidup hingga sehari di luar kepala manusia, sehingga mungkin sekali seseorang tertular atau mendapatkan kutu rambut bila berhubungan dengan barang-barang seperti sisir, sikat, atau topi yang sebelumnya digunakan oleh orang yang memiliki kutu rambut. Namun yang lebih umum memang seseorang tertular kutu rambut melalui kontak langsung dengan manusia lain. Kutu yang sehat jarang meninggalkan rambut yang sehat, kecuali mereka memang merambat ke kepala/rambut lain, dan kutu yang ditemukan pada sisir biasanya sudah dalam kondisi mati.

Baca juga: Penyebab rambut gatal – Cara menghilangkan ketombe

Kutu rambut kerap dihubungkan dengan rambut yang kotor atau kondisi ekonomi yang rendah, namun kedua hal ini merupakan mitos. Semua orang dapat dihinggapi oleh parasit satu ini. Kutu rambut menyukai baik kepala bersih maupun kotor dan dapat merekah bahkan di lingkungan atau komunitas orang-orang berduit sekalipun. Sehingga bila ada anggota keluarga yang memiliki kutu rambut, itu bukanlah salah mereka. Bisa jadi mereka mendapatkannya dari teman sekolah, tetangga, rekan kerja, atau siapa pun yang mengalami kontak fisik dengan mereka. Bisa jadi mereka pun malah menulari orang lain tanpa sepengetahuannya.

Masalah kutu rambut ini cukup sering muncul pada anak-anak usia prasekolah dan sekolah dasar, termasuk pada orangtua atau orang-orang yang merawat mereka. Penelitian menunjukkan bahwa anak perempuan lebih sering memiliki kutu rambut ketimbang anak lelaki karena mereka mungkin lebih sering melakukan kontak fisik dengan temannya atau karena rambut mereka yang cenderung panjang. Bila ada dua hal yang disukai oleh kutu rambut, mereka adalah kondisi hangat dan gelap. Keduanya dapat ditemukan pada rambut yang panjang.

Baca juga: Manfaat cuci rambut setiap hari – Manfaat ampas kopi untuk rambut

Ciri-ciri rambut berkutu

Sebelum Anda panik karena ada anggota keluarga, atau Anda, yang memiliki kutu rambut, pastikan terlebih dahulu bahwa benda yang terdapat pada kepala Anda memanglah kutu. Kutu rambut memang merupakan masalah rambut yang cukup umum terjadi, namun orang kerap kesulitan membedakannya dengan ketombe. Ketombe juga dapat membuat kepala seseorang menjadi gatal, sehingga penting bagi Anda untuk mengetahui dengan jelas apa yang sebenarnya ada pada kulit kepala.

1. Kepala yang terasa amat gatal biasanya merupakan pertanda bahwa ada kutu di rambut Anda. Dari mana asalnya rasa gatal ini? Kutu yang menggigit kulit kepala untuk mengonsumsi darah, serta salivanya, dapat menyebabkan rasa gatal. Biasanya kutu hanya makan setiap 2-3 hari sekali untuk dapat terus bertahan hidup, namun rasa gatal tersebut adalah indikasi pertama adanya kerumunan kutu di kepala Anda. Bila Anda merasakan gatal-gatal di kepala yang eksesif dan bertahan lama dari biasanya, periksa kepala Anda di tempat yang terang.

2. Ketombe dapat dengan mudah dikelupas dari kulit kepala dan rambut, sedangkan kutu rambut sebaliknya. Kutu rambut akan berpegangan erat pada rambut dan sulit disingkirkan. Hal inilah yang paling mudah Anda deteksi untuk menentukan apakah benda di kepala Anda merupakan kutu rambut atau ketombe.

Baca juga: Cara menghilangkan ketombe – Cara menghilangkan ketombe membandel – Cara menghilangkan ketombe dengan minyak zaitun

3. Lokasi benda tersebut juga dapat membantu Anda. Ketombe biasanya tersebar di seluruh kepala, sedangkan kutu rambut menetap di area tertentu, seperti di belakang telinga dan area yang dekat dengan leher.

4. Ukuran kutu rambut sangatlah kecil, seperti yang telah kami sebut sebelumnya: seukuran dengan biji wijen (2-3 milimeter). Sehingga mereka lebih susah ditemukan/dilihat. Ketombe cenderung berukuran lebih besar. Bila Anda menemukan partikel putih atau kekuningan yang sulit disingkirkan dengan sisir, kemungkinan besar itu adalah kutu rambut.

5. Gigitan kutu pun berukuran amat kecil, namun biasanya akan tetap nampak melalui benjolan yang berwarna merah, biasnaya di sekitar area belakang telinga dan leher. Bila Anda menemukan titik-titik merah (bukan hanya satu) di sebuah area, kemungkinan itu adalah ulah dari kutu rambut yang berdiam diri di kepala Anda. Gigitan ini memang sulit dilihat, namun Anda bisa menemukannya dengan menggunakan kaca pembesar bila Anda mencurigai adanya infeksi di kepala Anda.

Baca juga: Penyebab kulit kepala gatal dan bentol – Cara Melembutkan Rambut – Manfaat Hair-Mask Untuk Rambut

6. Pada beberapa kejadian, reaksi terhadap gigitan kutu rambut dapat berupa demam, membengkaknya kelenjar getah bening, dan infeksi sekunder lainnya yang diakibatkan oleh luka terbuka. Namun hal ini biasanya merupakan gejala umum dari beberapa penyakit sekaligus, tidak bisa Anda jadikan satu-satunya konfirmasi bahwa kepala sedang dihinggapi kutu rambut. Namun bila memang gejala tadi merupakan efek dari gigitan kutu rambut, Anda harus segara menyingkirkan kutu yang ada di kepala hingga meminta pertolongan medis. Memutus siklus hidup kutu rambut merupakan hal yang esensial dalam menangani masalah ini.

Bagaimana memastikan bahwa kutu rambut telah mati?

Setelah merawat kulit kepala dan rambut Anda, bagaimana mengonfirmasi bahwa kutu hidup maupun telurnya telah mati? Sederhana saja: perhatikan lokasinya. Sebagaimana yang kita tahu, kutu rambut hidup dengan mengonsumsi darah dari kulit kepala, tanpa hal ini ia akan mati. Sehingga cara terbaik untuk mengetahui apakah mereka telah mati adalah melihat seberapa jauh posisi telur atau kutu rambut dari kulit kepala. Kutu yang masih hidup akan berdiam diri sedekat mungkin dengan kulit kepala agar semakin dekat dengan sumber makanan mereka. Telurnya pun terletak tidak jauh dari sana, bila mereka masih dapat bertahan hidup. Namun bila Anda menemukan mereka beberapa sentimeter jauhnya dari kulit kepala atau rambut yang dekat dengan akar, biasanya hal ini merupakan indikasi bahwa mereka telah mati.

Baca juga: Manfaat Ginseng Untuk Rambut – Manfaat Jeruk Nipis untuk Rambut

Bagaimana menghindari terserang kutu rambut?

Seperti yang telah kami sebutkan, kutu rambut dapat menyerang siapa saja, tidak terkecuali seseorang yang menjaga higienitas tubuhnya. Namun Anda dapat memerhatikan beberapa hal, yaitu:

1. Tempat-tempat umum, seperti sekolah, taman kanak-kanak, transportasi umum, dll, dan berhati-hati bila Anda telah mengalami kontak dengan orang-orang selama berada di sana. Bila Anda mencurigai atau mengetahui seseorang berpotensi memiliki kutu rambut dan Anda berkenaan dengannya, segera mandi dan cuci bersih rambut Anda. 

2. Anak-anak, yang biasanya lebih mudah mendapatkan kutu rambut dari temannya, harus pula diberi pengertian agar tidak berbagi barang pribadi dengan orang lain. Seperti menggunakan handuk bersama seusia berenang dengan temannya, atau meminjam sisir dari mereka. Hal ini juga menghindari orang lain tertular kutu rambut bila Anda yang pertama memilikinya.

3. Ganti sprei tempat tidur Anda secara teratur dan cuci mereka dengan air panas. Selalu setrika sprei karena prosedur ini dapat membunuh kutu rambut dan telur-telurnya.

4. Minyak esensial seperti tea tree oil dan minyak lavender dipercaya dapat menjaga kepala agar kutu menjauh.

Berikut tadi ciri-ciri utama rambut berkutu dan tips singkat yang dapat Anda lakukan untuk menghindarinya. Semoga bermanfaat.

Artikel terkait: