13 Penyebab Rambut Bayi Rontok dan Cara Mengatasinya

Rambut bayi merupakan rambut yang ada disekitar telinga, dahi, dan dipinggiran area kepala. Pada umumnya rambut bayi tumbuh kecil-kecil dan sangat halus ya ladies, itulah sebabnya mengapa rambut tersebut dikatakan rambut bayi. Selain itu ada juga rambut bayi atau rambut yang memang dimiliki bayi serta bisa rontok kapan saja. Jika kamu ingin tahu seperti apa sih rambut bayi dan bagaimana rambut bayi atau rambut pada bayi bisa rontok, yuk simak artikel yang berikut ini

Baca Juga : Masker Kantung Mata Cara Merawat Rambut Agar Tidak Kering

1. Siklus Alami Yang Wajar

Siklus kerontokan rambut bayi adalah hal yang wajar terjadi pada kita semua, dan hal ini tidak perlu dirisaukan. Rambut bayi memang lebih kecil dari rambut yang lainnya, selain itu sifatnya lebih lembut dan agak sulit diatur. Jika rambut bayi rontok jangan langsung panik, karena ini adalah siklus yang wajar. Sedangkan rambut pada bayi yang rontok juga menjadi hal yang wajar, karena siklus ini bisa terjadi pada setiap bayi. Jika bayi masih dalam usia dibawah 6 bulan rambutnya tak kunjung lebat atau tumbuh, maka jangan khawatir dulu karena ini hal yang wajar. Bayi dengan usia dibawah 6 bulan akan lebih sering mengalami kerontokan, hal ini wajar karena masuk dalam siklus alami pergantian rambutnya. Jika bayi anda mengalami hal ini, maka sebaiknya jangan panik atau sebaiknya konsultasikan pada dokter anak dan bidan.

Baca Juga : Operasi KeloidCara Membuat Lulur Kunyit

2. Stress

Stress merupakan suatu gangguan sikologis yang cukup membahayakan kesehatan manusia, bahkan gangguan ini bisa menyebabkan kematian mendadak. Kerontokan pada rambut bisa saja terjadi, baik itu rambut biasa maupun rambut bayi setiap orang dewasa. Rambut bayi bisa rontok dengan tiba-tiba saat kita merasa stress, bahkan bayi yang masih kecil pun bisa mengalami kerontokan rambut saat merasa tidak nyaman atau stress.

Penyebab rambut bayi rontok, yang biasa terjadi adalah panik. Jika orang tua panik maka yang terjadi bayi akan merasa semakin gelisah. Kegelisahan bayi bisa mengakibatkan stress, sehingga dengan demikian akan berpengaruh pada tingkat kesuburan rambut bayi tersebut. Stress bisa menjadi salah satu pemicuh rontoknya rambut si bayi, oleh sebab itu sebagai orang tua sebaiknya kita tetap mengutamakan ketenangan namun pasti ya !!

3. Trichotillomania

Trichotillomania merupakan salah satu kebiasaan dibawah alam sadar yang bisa terajadi pada orang dewasa maupun anak-anak. Kebiasaan mencabuti rambut secara tidak sadar ini sangat berbahaya bagi kesehatan kulit kepala. Kebiasaan ini menyebabkan kulit kepala mu botak dan rambut tidak bisa tumbuh normal lagi. Trichotillomania ini bisa juga terjadi pada anak-anak maupun bayi, hal ini mengakibatkan kepala bayi lebih botak dari biasanya, dan bahkan menyebabkan iritasi pada kulit kepala bayi. Jika kebiasaan ini dibiarkan secara terus-menerus, maka yang akan terjadi adalah bayi lebih mudah mengalamigangguan kulit kepala. Oleh sebab itu sebagai orang tua, sebaiknya kita selalu perhatikan gerak-gerik bayi dalam menjalani hari-harinya.

4. Posisi Tidur Selalu Sama / Bantalan

Posisi tidur yang jarang berubah bisa mengakibatkan kerontokan pada rambut bayi maupun rambut biasa. Kamu bisa saja mengubah posisi tidur saat malam hari, dengan begitu resiko rambut bayi rontok semakin minim. Bantalan merupakan istilah orang jaman dahulu, dan hal ini juga bisa terjadi pada anak-anak maupun bayi yang posisi tidurnya tidak berubah. Rambut bayi akan mudah rontok saat usianya masih dibawah 6 bulan. Hal tersebut wajar sekali terjadi, karena bayi masih belum bisa menggerakkan tubuhnya secara teratur serta belum bisa benar-benar bangun dari tidurnya dengan tegap. Biasanya ketika bayi tidur orang tua jarang memindahkan posisi kepalanya. Memindahkan posisi kepala sangat penting, agar anak merasa lebih nyaman, tidak panas, dan rambutnya tidak botak sebelah.

Baca Juga : Manfaat Air Hangat Untuk WajahKrim Penghilang Strech Mark

5. Kurang Nutrisi

Kurangnya nutrisi bisa menyebabkan kerontokan pada rambut bayi, sehingga hal ini bisa membuat kita terlihat lebih botak. Konsumsilah makanan yang penuh nutrisi, agar rambut tetap bisa sehat dan kuat. Tidak hanya pada orang dewasa, kerontokan rambut bayi bisa terjadi pada bayi mungil juga lho. Kurangnya nutrisi pada bayi ternayata bisa menyebabkan kerontokan rambut. Orang tua wajib hukumnya teliti dalam segala hal yang menyangkut tentang bayinya. Sebelum hal tersebut terjadi pada bayi, maka sebaiknya kita harus mengantisipasi dengan memberikan si kecil makanan penuh nutrisi. Pada bayi usia 6 bulan yang sudah makan, berikan dia sayur dan jus dari buah segar.

Baca Juga : Merek Bulu Mata Palsu Yang BagusKrim Penghilang Bulu

6. Terdapat Jamur Pada Kulit Kepala

Sering mancabuti rambut secara tidak sadar bisa menyebabkan iritasi pada kulit kepala, sehingga hal tersebut menyebabkan munculnya jamur pada kulit kepala mu. Jika pada kulit kepala muncul jamur, hal ini bisa menyebabkan penyumbatan sehingga rambut bisa rontok dan sulit untuk tumbuh. Hal ini juga bisa terjadi tidak hanya pada orang dewasa saja, tapi juga anak-anak ataupun bayi. Jamur pada kulit kepala bayi ternyata bukanlah hal yang mustahil, bahkan bisa saja terjadi pada bayi anda. Rambut bayi yang rontok bisa saja terjadi karena adanya pertumbuhan jamur pada kulit kepalanya. Oleh sebab itu saat memandikan bayi, sebaiknya perhatikan kebersihan kepala dan badanya. Jangan biarkan anak mencabuti rambutnya terus menerus, karena hal ini juga memicuh pertumbuhan jamur pada kulit kepala bayi.

Baca Juga : Cara Agar Bulu Mata LentikCara Menghilangkan Flek Hitam Di Wajah Dengan Madu

7. Kadar Hormon Menurun

Menurunnya kadar hormon bisa terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak. Menurunnya kadar hormon ini juga bisa menyebabkan kerontokan pada rambut bayi. Kadar hormone bisa menurun akibat banyak hal ya ladies, sehingga kamu harus benar-benar bisa menyeimbangkan kadar hormone mu dengan baik. Bayi juga memiliki kadar hormon, dan kadar hormon ini juga bisa menurun seiring berjalannya waktu. Pada saat baru lahir hormon bayi masih baik, hal ini disebabkan saat ia dalam kandungan hormon ia dapatkan dari sang ibu. Dan saat ia lahir maka otomatis haru memproduksi sendiri kadar hormon pada tubuhnya. Bayi akan mengalami fase pergantian rambut, dan rambut yang ia bawa dari lahir akan rontok sendiri seiring dengan tumbuhnya rambut baru.

8. Kelainan Tiroid

Kerontokan rambut bayi dan rambut dewasa lainnya bisa terjadi akibat adanya kelainan tiroid. Hal ini sangat mengganggu penampilan ya ladies, sehingga kerap kali rasa tidak percaya diri itu bisa muncul. Untuk mengatasi kerontokan tersebut, sebaiknya kita segera konsultasikan pada dokter. Tanyakan apa yang kamu harus kamu lakukan untuk meminimalisir rontoknya rambut bayi maupun rambut dewasa.

Kelainan Tiroid pada bayi merupakan hal yang berbahaya, dan salah satu gejalanya bisa dilihat dari adanya kerontokan pada rambut bayi. Hal ini harus segera diatasi orang tua, dan sebaiknya segera konsultasikan pada dokter jika ada yang tidak beres pada kerontokan rambut bayi.

Baca Juga : Manfaat Apel Untuk Kulit – Cara Membuat Wajah Tirus

9. Tidak Cocok Shampo

Shampo bisa memicuh rontoknya rambut bayi pada orang dewasa, atau bahkan pada seorang bayi. Bahan dari shampo bisa menyebabkan kebotakan permanen, oleh sebab itu sebaiknya segera lakukan penghentian shampo saat merasa tidak cocok dengan shampo. Tidak hanya pada orang dewasa saja, anak-anak ataupun bayi juga bisa mengalami kerontokan rambut akibat tidak cocok shampo. Kerontokan rambut bayi bisa terjadi akibat tidak cocok shampo. Shampo bisa menjadi sesuatu yang berbahaya untuk bayi, terutama jika shampo tersebut mengandung bahan yang mudah mengiritasi kulit bayi. Ketika memilih shampo bayi sebaiknya carilah referensi dari internet atau dari teman. Pilihlah shampo yang alami dan jika bisa, pilihlah shampo yang tidak mengandung parfume ya !!

10. Gonta-Ganti Shampo

Hayoo !! Siapa yang hobinya gonta-ganti shampo ?? sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut ya ladies, karena hal ini bisa menyebabkan rambut kering bahkan rontok. Sebelum memilih shampo sebaiknya perhatikan kandungannya, dan pastikan jika shampo tersebut aman untuk kamu gunakan sehingga tidak perlu bergonta-ganti shampo lagi. Tidak hanya pada orang dewasa saja hal ini bisa terjadi, karena anak-anak bahkan bayi pun bisa mengalami kebotakan akibat gonta-ganti shampo.

Seringnya gonta-ganti shampo bisa menyebabkan kerusakan pada rambut dan kulit kepala bayi. Jika hal tersebut menjadi kebiasaan, maka sebaiknya segera hentikan. Sering menggonta-ganti shampo bayi bisa membuat rambut bayi rusak dan bahkan rontok. Pastikan produk mana yang akan digunakan jangka panjang, dan pastikan juga jika produk tersebut aman digunakan jangka panjang.

Baca Juga : Manfaat Buah Kelapa Bagi KecantikanVitamin Untuk Kulit Kering

11. Sering Menggunakan Topi

Menggunakan topi setiap hari bisa menyebabkan rontoknya rambut bayi pada orang dewasa. Oleh sebab itu sebaiknya hindari penggunaan topi secara berlebiham, dan jika tidak perlu sebaiknya tidak menggunakan topi ya guys!! Anak-anak dan bayi juga harus diperhatikan dalam penggunaan topinya, karena rambut mereka juga bisa rontok akibat kebiasaan tersebut. Bayi dengan topi kecil memang akan terlihat sangat lucu, namun ternyata terlalu sering memberikan ia topi juga tidak baik. Jika anda ingin si kecil menggunakan topi, sebaiknya gunakan topi yang bahan dasarnya dingin serta ringan. Jika kita memberikannya topi dengan bahan yang tidak mudah menyerap keringat, maka kepala mereka akan terasa panas dan rambut lebih mudah rontok.

12. Kurang Vitamin B

Kekurangan vitamin B sangat merugikan kita lho ladies, karena hal ini bisa menyebabkan kerontokan pada rambut bayi kita. Konsumsilah makanan yang banyak mengandung vitamin B, agar nantinya rambut tidak mudah rontok. Kekurangan vitamin B juga bisa menyebabkan kerontokan pada seorang bayi, sehingga sebagai orang tua kamu juga harus teliti dalam memberikan asupan nutrisinya. Rambut bayi sering rontok, padahal usianya sudah diatas 6 bulan. Jika masalah tersebut datang pada bayi anda, sebaiknya berikan ia vitamin B yang cukup. Karena bisa jadi kerontokan tersebut disebabkan kekurangan vitamin B. Makanan yang mengandung vitamin B bisa dari sayuran atau buah, berikan mereka sayuran hijau agar nutrisinya tercukupi.

Baca Juga : Merk Concealer Untuk Kulit Berminyak

13. Kurang Protein

Protein adalah salah satu nutrisi penting bagi manusia, karena hal tersebut juga mempengaruhi kesehatan dan kesuburan tubuh mu. Ladies jika kamu kekurangan protein, maka rambut mu akan lebih mudah rontok, bahkan anak-anak dan bayi diatas 6 bulan juga bisa mengalami kerontokan akibat kurang protein. Oleh sebab itu sebaiknya berikan anak cukup protein, agar pertumbuhannya maksimal. Jika anak kekurangan protein bisa menyebabkan kerontokan pada rambutnya. Protein bisa didapatkan dari hewan maupun tumbuhan, dan kita sebagai orang tua hanya tinggal menyesuaikan saja.

Nah ladies, sekarang sudah tahu kan apa saja yang bisa menyebabkan rontoknya rambut bayi. Untuk mengatasi hal tersebut sebaiknya lakukan hal berikut ini.

  • Konsumsi makanan bernutrisi
  • Gunakan shampo sesuai dengan kebutuhan
  • Jangan gonta-ganti shampo
  • Sisir rambut setiap hari
  • Gunakan kondisioner
  • Gunakan make up untuk memenuhi kontur rambut bayi
  • Jangan menggunakan topi terus-menerus

Untuk mengatasi masalah rambut bayi yang rontok, kamu bisa melakukan beberapa cara diatas. Rawatlah rambut mu dengan baik agar rambut dapat tumbuh baik dan sehat, karena rambut mu adalah mahkota mu.