33 Penyebab Rambut Berkutu dan Cara Mengatasinya

Kutu rambut adalah serangga kecil yang hidup di kepala manusia dan mengonsumsi darah manusia untuk dapat bertahan hidup. Kutu rambut dapat ditemukan di area kepala manapun, namun biasanya terdapat pada kulit kepala, area rambut sekitar leher (neckline), dan di belakang telinga. Kutu rambut merupakan gangguan yang umum terjadi pada rambut, ukurannya kecil, kutu rambut dewasa seukuran dengan biji wijen, dan berwarna cokelat keabu-abuan. Mereka dapat menyerang siapa saja, baik yang memiliki rambut pende maupun panjang, dan tidak peduli seberapa bersih rambut Anda.

Baca juga: Ciri-ciri rambut berkutuCara menghilangkan kutu rambut dan telurnyaCara menghilangkan kutu

Apa gejala terkena kutu rambut?

  1. Anda mungkin merasa gatal dan geli di area kepala. Saat kutu rambut menghisap darah dari kulit kepala, ia dapat menyebabkan rasa gatal dan muncul kemerahan. Gatal yang dirasakan pada kulit kepala memang tidak selalu berarti Anda sedang dihinggapi kutu rambut, bisa juga karena hal lain. Namun ada baiknya bila Anda memeriksa, atau minta bantuan orang lain untuk mengecek apakah memang tidak ada kutu rambut yang bersarang di kepala bila rasa gatalnya tidak kunjung hilang.
  2. Anda dapat melihat kutu rambut di kepala Anda dengan bantuan kaca pembesar atau mengecek area kepala saat berada di luar ruangan dalam kondisi terang.
  3. Adanya telur kutu pada batang rambut juga merupakan pertanda bahwa kutu rambut telah bersarang di sana. Ukuran telur kutu jauh lebih kecil ketimbang kutu dewasa, namun bukan berarti tidak dapat dideteksi. Telur kutu yang kosong biasanya lebih mudah dilihat karena warnanya lebih terang dan posisinya jauh dari kulit kepala.
  4. Kepala yang tidak terasa gatal pun tidak dapat dijadikan indikasi bahwa Anda terbebas dari kutu rambut. Bila kulit kepala Anda terasa sakit bila disentuh dan terdapat bercak kemerahan, berarti kulit kepala Anda telah terinfeksi bakteri yang menyebabkan impetigo. Dalam beberapa kasus, kulit kepala dapat terasa sakit, terasa tidak enak badan, dan suhu tubuh dapat meningkat.
  5. Ada bintik-bintik kecil berwarna merah muda di area kulit kepala, biasanya di belakang telinga dan leher (karena di sanalah kutu rambut sering bersarang), juga merupakan indikasi bahwa Anda terkena kutu rambut.
  6. Adanya kulit telur kutu di rambut Anda tidak selalu berarti terdapat kutu rambut yang aktif di kepala Anda. Namun tidak ada salahnya untuk memeriksa secara teliti apakah rambut Anda benar-benar bebas dari kutu rambut.

Baca juga: Cara alami menghilangkan kutu rambutCara menghilangkan telur kutu

Penyebab rambut berkutu

  1. Kontak dengan seseorang yang sudah terkena kutu rambut; biasanya pada anak-anak terjadi saat mereka di sekolah, tempat atau taman kanak-kanak, atau saat melakukan aktivitas tertentu yang menyebabkan kontak fisik.
  2. Mengenakan pakaian atau aksesoris yang dihinggapi oleh kutu rambut, seperti topi, syal, jaket, baju olahraga, atau bahkan pita rambut.
  3. Menggunakan sisir, sikat, atau handuk yang juga terdapat kutu rambut di sana. Menggunakan benda-benda tersebut bersamaan dengan orang yang sedang memiliki kutu rambut juga memerbesar kans untuk terkena parasit satu ini.
  4. Tidur di ranjang, sofa, mengenakan bantal, berada di karpet, atau bahkan memegang boneka yang baru saja mengalami kontak dengan penderita kutu rambut. Meskipun hal ini jarang terjadi karena kutu rambut tidak dapat bertahan hidup di luar area kulit kepala lebih dari 48 jam.
  5. Tempat tinggal yang beriklim tropis atau cuacanya seringkali panas juga bisa menjadi penyebab rambut berkutu. Orang Asia dan kulit putih adalah beberapa di antaranya, karena kutu rambut senang tinggal di tempat yang hangat. 

Baca juga: Penyebab rambut gatal – Manfaat cuka untuk rambut – Manfaat minyak kelapa untuk rambut

Apakah kutu rambut dapat menyebabkan penyakit?

Kutu rambut tidak dapat menyebabkan atau menyebarkan penyakit. Menggaruk kulit kepala yang gatal dapat merusak kulit dan menyebabkan infeksi seperti yang telah kami sebutkan pada poin di atas, namun hal ini cukup jarang terjadi. Kutu rambut bukanlah penyakit yang parah. Ia cukup umum terjadi dan, tidak seperti mitos yang beredar, bukanlah akibat dari gaya hidup yang tidak bersih.

Seperti apa rupa kutu rambut dan telurnya?

Kutu rambut dewasa seukuran dengan biji wijen. Mereka berkaki enam dan biasanya berwarna kecokelatan atau cokelat keabu-abuan. Mereka dapat merangkat dengan begitu cepat pada rambut seseorang dan cukup sulit dilihat secara sekilas. Kutu rambut tidak memiliki sayap sehingga mereka tidak dapat terbang atau melompat.

Kutu rambut menempatkan telurnya pada batang rambut dengan posisi yang amat dekat pada kulit kepala. Telur mereka akan menempel pada rambut dengan “lem” khusus yang antiair, sehingga mereka sulit hilang meski Anda telah membasuh rambut Anda dengan air atau sekadar menyisirnya. Saat telur kutu rambut menetas, cangkang telurnya yang telah kosong (biasa disebut nit) akan tetap berada di rambut Anda. Nit biasanya akan lebih mudah dideteksi karena warnanya memutih, sehingga nampak kontras dengan rambut yang berwarna gelap. Karena itulah ia kerap disangka ketombe atau kotoran rambut lainnya.

Baca juga: Cara Menghilangkan Ketombe – Cara menghilangkan ketombe membandel – Manfaat Cuci Rambut Setiap Hari

Cara Mendeteksi Kutu Rambut

Menyisir rambut dengan bantuan orang lain adalah cara yang baik untuk mendeteksi apakah ada kutu rambut pada kepala Anda, karena jelas ada bagian-bagian di kepala yang tidak mungkin dapat Anda periksa sendiri.

  1. Cuci bersih rambut Anda dengan sampo biasa dan biarkan dalam kondisi lembap. Rambut yang basah dapat memerlambat gerak kutu rambut sehingga membuat mereka lebih mudah untuk disingkirkan. Basahi rambut dengan minyak atau kondisioner mulai dari kulit kepala hingga ujung rambut, hal ini dapat membuat proses menyisir menjadi lebih mudah.
  2. Lakukan hal ini di tempat yang memiliki banyak cahaya. Gunakan sisir rambut biasa yang memiliki gigi lebar untuk meluruskan rambut dan mencegahnya kusut.
  3. Lantas gunakan sisir dengan gigi yang lebih rapat. Anda bisa mendapatkannya di toko kosmetik atau apotek dan minta bantuan mereka untuk memilih sisir yang tepat. Pisah-pisah rambut Anda menjadi beberapa bagian kecil, mulah dari kulit kepala/akar rambut di area ubun-ubun dan sisir rambut dari sana hingga ujung rambut.
  4. Periksa apakah ada kutu yang bergerak setiap Anda menyisir rambut. Bersihkan/lap sisir dengan tisu setiap kali selesai menyisir rambut.
  5. Bila Anda tidak yakin telah menemukan kutu rambut, gunakan selotip dan tempelkan benda tersebut pada secarik kertas. Bawalah pada dokter atau orang lain yang mampu mengidentifikasi kutu rambut.
  6. Ulangi langkah 3-5 hingga seluruh bagian rambut telah Anda periksa.
  7. Ikat rapat tas yang Anda gunakan untuk membuang tisu bekas mengelap sisir tadi dan buanglah pada tempat sampah.
  8. Bila Anda masih melihat ada kutu rambut yang masih hidup dan bergerak di rambut Anda, bersikan kondisioner atau minyak yang masih menempel dan ulangi lagi langkah-langkah di atas.

Baca juga: Penyebab kulit kepala gatal dan bentol – Penyebab kulit kepala gatal – Cara Melembutkan Rambut

Bagaimana cara mengatasi kutu rambut ?

Perawatan yang berhubungan dengan kutu rambut sebaiknya tidak dilakukan kecuali Anda benar-benar yakin bahwa ada yang mengidap kutu rambut di kepalanya. Pengobatan kutu rambut dapat dibeli pada toko-toko obat tanpa membutuhkan resep. Obat yang dapat membunuh kutu rambut disebut dengan pediculocides.

Beberapa perawatan lain juga dapat membunuh telur rambut. Produk-produk perawatan yang mengandung permethrin atau pyrethrin merupakan bahan-bahan aktif yang direkomendasikan untuk hal ini. Perawatan kutu rambut lainnya yang juga dapat bekerja dengan baik mengandung dimeticone atau isopropyl myristate sebagai bahan aktif yang bekerja di dalamnya.

  1. Baca instruksi pada kemasan produk secara haati-hati dan ikuti instruksi tersebut. Beberapa produk tidak dapat digunakan oleh anak kecil, wanita hamil, atau orang yang memiliki alergi tertentu. Bila pada aturan pakai terdapat peringatan tersebut, hubungi tenaga kesehatan atau apoteker untuk dimintai saran.
  2. Gunakan sarung tangan plastik untuk menghindari kontak langsung dengan produk.
  3. Jangan biarkan perawatan kutu bertahan di kulit kepala dan rambut Anda lebih lama dari yang disarankan di petunjuk penggunaan.
  4. Jangan gunakan produk kurang atau lebih dari yang disarankan.
  5. Jangan gunakan produk pada kulit terbuka atau yang sedang mengalami infeksi.
  6. Jauhkan produk dari mata Anda. Anda bisa meletakkan handuk atau lap kecil untuk menutupi wajah selama produk pengobatan kutu rambut digunakan untuk mencegah produk mengenai mata. Bila hal ini terjadi, segera bilas mata Anda dengan air yang banyak.
  7. Bilas rambut Anda pada wastafel setelah selesai melakukan perawatan, jangan lakukan hal ini di bawah shower atau bak mandi untuk mencegah produk mengenai area kulit yang lain di tubuh Anda.
  8. Setelah perawatan selesai, bersihkan kutu rambut yang masih tersisa di kepala Anda dengan menggunakan sisir bergigi kecil, atau nit comb. Sisir ini dapat Anda beli di toko obat. 
  9. Anda juga harus menggunakan pakaian yang bersih setelah perawatan usai.
  10. Sisir rambut Anda 24 jam setelahnya dan bila masih ada kutu rambut yang hidup dan bergerak di kepala Anda, Anda bisa menghubungi dokter atau berkonsultasi dengan apoteker terdekat untuk mendapatkan saran terbaik. Bisa jadi Anda perlu mengulangi pengobatan terhadap rambut Anda dengan produk yang berbeda.
  11. Bila pengobatan pertama nampak efektif dan tidak ada kutu rambut yang nampak 24 jam setelahnya, ulangi perawatan pada 7-10 hari mendatang untuk membunuh telur yang mungkin menetas dan tidak terbunuh pada pada pengobatan pertama.

Baca juga: Cara menghilangkan kutu rambut dengan cuka – Cara menghilangkan kutu rambut dengan bawang merah

Bagaimana cara menghindari kutu rambut?

  1. Hindari kontak antarkepala dengan seseorang yang memiliki kutu rambut.
  2. Hindari menggunakan barang-barang yang telah bersentuhan dengan seseorang yang memiliki kutu rambut, seperti topi, sisir, sikat, aksesoris rambut, hingga sarung bantal.
  3. Bila Anda terlanjur mengalami kontak dengan orang tersebut, minta tolong orang lain untuk mengecek apakah Anda juga terkena kutu rambut agar perawatannya dapat segera Anda lakukan.

Artikel terkait: