18 Penyebab Rambut Lepek dan Berminyak

Tidak ada yang lebih membuat frustasi ketimbang rambut lepek. Terutama ketika Anda telah rajin merawat rambut Anda namun tetap berakhir dengan kondisi tersebut. Meskipun kondisi genetik yang berpengaruh terhadap produksi sebum di kulit kepala merupakan penyebab utama rambut menjadi berminyak dan nampak lepek serta tipis, ada beberapa penyebab lain yang tanpa kita sadari ternyata membuat kondisi rambut menjadi tidak menarik.

Baca juga: Cara mengatasi rambut lepek – cara merawat rambut smoothing agar tahan lama

Berikut kami paparkan penyebab rambut lepek yang perlu Anda ketahui:

1. Terlalu sering keramas

Alasan utama mengapa kebanyakan orang memiliki rambut berminyak dan lepek adalah karena mereka terlalu sering mencuci rambutnya. Bila Anda kerap mencuci rambut (setiap hari), Anda perlu mengurangi frekuensi tersebut. Terlalu sering keramas dapat menyingkirkan kadar minyak alami pada rambut. Nah, hal ini justru akan memaksa rambut Anda memproduksi minyak lebih untuk menggantikan minyak alami yang hilang tadi, sehingga rambut Anda akan berakhir menjadi sangat berminyak. Anda cukup keramas dua hari sekali atau mungkin seminggu dua kali untuk mengatasinya. Pada awalnya mungkin rambut Anda akan terasa tambah berminyak dan lepek, namun seiring dengan berjalannya waktu hal ini akan berkurang.

2. Rambut Anda sangat lurus

Anda yang memiliki rambut ikal atau keriting dan kerap meluruskan rambut Anda, hal ini juga menjadi salah satu alasan utama mengapa rambut Anda nampak dan terasa amat berminyak dan mudah lepek. Saat rambut Anda lurus dan datar, posisinya akan semakin dekat dengan kepala Anda. Dan tumpukan minyak yang ada di kulit kepala akan lebih nampak pada rambut karena hal ini. Karenanya, bisa jadi rambut Anda memang sangat berminyak, atau mungkin bila rambut Anda tetap keriting dan ikal, ia tidak akan nampak terlalu berminyak.

Baca juga: cara mengatasi rambut agar tidak rontok – manfaat catok rambut

3. Terlalu sering menyisir rambut

Mungkin saat kita masih kecil, orang-orang tua sering menasihati agar rajin menyisir rambut. Selain agar tidak mudah kusut, menyisir rambut dapat membuatnya nampak sehat dan berkilau. Ternyata hal ini merupakan tindakan salah kaprah. Menyisir rambut sama dengan menyebarkan minyak alami yang ada pada akar rambut, sehingga pada dasarnya, bila sisir Anda justru memindahkan minyak tersebut ke rambut Anda. Hal inilah yang membuat rambut Anda nampak dan terasa berminyak.

Sebaiknya jangan terlalu sering menyisir rambut kecuali Anda memang benar-benar membutuhkannya. Selain menghindari nampak lepek, mengurangi frekuensi menyisir rambut juga mencegah rambut mudah patah dan rontok, sehingga rambut akan nampak lebih sehat. Bila rambut Anda kusut atau berantakan, biasakan untuk menyisir bagian ujungnya saja. Akar rambut memang cenderung lebih berminyak ketimbang bagian rambut yang lain sehingga bila Anda tidak menyisirnya, Anda tidak akan mendistribusikan minyak pada seluruh rambut Anda.

Baca juga: jenis perawatan rambut di salon – manfaat cuci rambut setiap hari

4. Hormon tidak seimbang

Hormon dapat memengaruhi banyak hal pada tubuh manusia, tidak terkecuali rambut. Kebanyakan lelaki maupun perempuan merasa rambut mereka lebih berminyak dan lepek setelah mereka melalui masa puber. Perubahan-perubahan yang dialami oleh tubuh berkontribusi pada jumlah minyak yang ada pada rambut. Bila memang hal ini penyebabnya, tunggu saja sampai fase tersebut berakhir dan untuk sementara gunakan bedak bayi untuk mengatasinya. Ketidakseimbangan hormon juga terjadi pada saat wanita mengalami menstruasi atau PMS (Pre-menstrual Syndrome), sehingga rambut mereka akan nampak lebih berminyak pada saat-saat tersebut.

5. Salah menggunakan conditioner

Conditioner merupakan bahan yang baik untuk membuat rambut Anda nampak lembut dan berkilau. Namun penggunaannya yang berlebihan justru dapat menjadi masalah pada rambut Anda. Beberapa jenis conditioner memiliki kandungan yang lebih “berat” atau keras sehingga dapat membebani rambut Anda. Karena itulah ada conditioner yang memang dikhususkan bagi rambut lurus dan cenderung tipis. Hal ini bukan gimmick semata karena conditioner tersebut memang lebih ringan ketimbang conditioner untuk jenis rambut yang berbeda. Cobalah untuk mengganti conditioner Anda dengan yang khusus untuk rambut tipis dan lurus dan rasakan apakah ada perbedaannya.

Baca juga: Cara menghilangkan ketombe – Cara merawat rambut agar lurus

6. Produk rambut yang mengendap

Produk-produk rambut yang Anda gunakan selama ini bisa jadi menumpuk (build-up) dan mengendap di kulit kepala. Hal ini bisa terjadi bila Anda menggunakan banyak produk dan sering berganti-ganti produk untuk rambut Anda dan tidak sepenuhnya terbilas dengan bersih. Tidak menutup kemungkinan hal ini bisa terjadi meski Anda telah mencuci rambut Anda setiap hari dan sampo biasa kadang tidak cukup untuk membersihkan semua tumpukan ini.

Solusinya adalah gunakan clarifying shampoo sekali dalam seminggu. Clarifying dan cleansing shampoo memang dibuat untuk menyingkirkan tumpukan produk-produk rambut yang biasa Anda gunakan. Jangan menggunakan sampo ini lebih dari sekali dalam seminggu karena justru akan menghilangkan kandungan minyak alami dari rambut Anda.

7. Cuaca lembap

Tinggal di daerah yang panas atau memiliki kelembapan tinggi adalah salah satu alasan mengapa rambut Anda kerap nampak lepek. Namun sayangnya tidak banyak cara lain yang dapat Anda lakukan untuk membuat rambut Anda nampak tidak berminyak selain dengan cara-cara yang telah kami sebutkan di atas.

Baca juga: penyebab rambut bercabang – manfaat alkohol untuk rambut

8. Terlalu sering menyentuh rambut

Sering menyentuh rambut merupakan kebiasaan yang buruk. Terutama bila rambut Anda cenderung berminyak dan sering lepek. Menyisir rambut dengan jari, memillin rambut, merapikan poni berulang kali, merupakan contoh yang tangan Anda lakukan pada rambut. Seharian tidak berhenti menyentuh rambut akan membuat rambut Anda tambah berminyak karena minyak yang ada pada ujung jari dan tangan akan berpindah pada rambut Anda.

9. Kurang asupan vitamin B

Apa yang Anda konsumsi dan pemasukan vitamin B pada tubuh Anda ternyata berkorelasi pada tingkat produksi sebum (minyak). Cukup mengonsumsi vitamin B, terutama vitamin B2 (riboflavin) dan vitamin B6 (pyridoxine) dapat membantu melawan rambut berminyak dengan mengatur produksi sebum. Cara paling mudah mendapatkan asupan vitamin B adalah dengan mengonsumsi kacang-kacangan.

Baca juga: cara merawat rambut agar lembut – manfaat conditioner rambut

10. Conditioner pada akar rambut

Banyak orang salah kaprah dalam menggunakan conditioner dan justru menggunakannya pada kulit kepala atau pada akar rambut. Conditioner tidak diciptakan untuk kepala pada bagian tersebut, justru conditioner dimaksudkan untuk rambut bagian bawah. Bila Anda memang ingin mengaplikasikan conditioner pada seluruh bagian rambut, berikan tipis saja pada akar rambut Anda, setelah itu pastikan bahwa Anda telah membilasnya dengan menyeluruh.

Terlalu banyak menggunakan conditioner di akar rambut dapat dengan mudah membuatnya berminyak saat rambut Anda kering. Bila akar rambut Anda terasa lengket dan kotor setelah Anda mengeringkan rambut, maka penggunaan conditioner inilah masalah mengapa rambut Anda berminyak dan lepek.

11. Tidak bersih membilas conditioner

Berkaitan dengan poin sebelumnya, selalu pastikan bahwa Anda telah membersihkan conditioner secara menyeluruh dari kepala Anda. Untuk Anda yang memiliki rambut lurus dan cenderung tipis, paling tidak basuh rambut Anda selama 5 menit setelah menggunakan conditioner karena memang butuh waktu lama untuk membersihkannya. Jangan hanya menggunakan conditioner, membilasnya selama 30 detik, lantas Anda keluar dari kamar mandi. Conditioner harus dibilas secara menyeluruh.

Baca juga: Kondisioner pelurus rambut – Penyebab rambut berminyak

12. Tidak pernah memijat kepala

Memijat kepala sesekali dapat membuat rambut Anda sehat. Bagaimana dengan penggunaan minyak saat memijat? Apa tidak akan membuat rambut justru berminyak? Memijat kulit kepala akan memperlancar peredaran darah dan mengurangi produksi minyak. Jangan meminyaki rambut Anda lebih dari sekali atau dua kali dalam sebulan, atau baiknya gunakan minyak jojoba untuk memijat kepala Anda.

13. Terlalu keras menggosok kulit kepala

Saat Anda keramas, jangan terlalu keras menggosok kepala Anda karena hal ini dapat menyebabkan akar rambut Anda terganggu. Baiknya Anda membersihkan rambut Anda dengan lembut. Anda pasti bisa mengukur kapan Anda terlalu bersemangat saat membersihkan rambut sehingga Anda terlalu keras dalam menggosoknya. Carilah tone yang seimbang saat keramas, lembut tapi tetap menyeluruh dan bersih.

Baca juga: Manfaat madu untuk rambut bayi – Manfaat apel untuk rambut

14. Akibat kosmetik

Bila Anda sering menggunakan kosmetik seperti bedak, foundation, bronzer, ataupun concealer, perhatikan agar jangan sampai Anda mengaplikasikannya terlalu dengan batas rambut Anda (hairline). Foundation yang berminyak dapat dengan mudah berpindah ke akar rambut dan tersebar ke seluruh rambut Anda. Bila Anda tinggal di tempat yang berangin kencang, rambut yang tertiup angin dan mengenai wajah yang baru dirias, kosmetik Anda juga akan dengan mudah menempel pada rambut. Solusi dari hal ini adalah gunakan riasan yang tipis dan sebisa mungkin jauhkan rambut Anda dari wajah.

15. Menggunakan produk berbahan alkohol
Menggunakan spray yang membuat rambut bervolume atau produk styling rambut yang mengandung alkohol dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit kepala. Gunakan kedua hal ini seminim mungkin atau bila perlu yang tidak mengandung alkohol agar kulit kepala Anda bebas minyak.

Baca juga: Cara melembutkan rambut pria – Cara memanjangkan rambut dengan lidah buaya

16. Dahi berminyak

Bila kulit Anda berminyak, dahi Anda juga pasti cenderung mengeluarkan banyak minyak. Sehingga bila Anda menyisir atau mengeringkan rambut, pastikan agar rambut Anda tidak menyentuh dahi. Bila tidak, kemunginkan rambut Anda akan menyerap minyak yang ada pada dahi Anda sehingga membuatnya nampak lebih berminyak dari biasanya.

Baca juga: Merk bleaching rambut yang aman – Cara menghilangkan ketombe membandel

17. Terlalu sering mengikat rambut

Sering mengikat rambut ternyata juga merupakan kebiasaan yang buruk karena hal ini dapat berujung pada endapan minyak dan sebum pada beberapa tempat di kulit kepala, sehingga kulit kepala Anda malah berminyak. Biarkan rambut Anda tergerai dan bernafas dengan semestinya untuk menghindari hal ini.

18. Sering memaskan rambut

Penggunaan alat pelurus rambut dapat berakibat rambut kering. Dengan begitu, kulit kepala akan mengeluarkan sebum lebih untuk mengimbangi kondisi rambut yang kering. Hal ini akan berujung pada produksi minyak yang abnormal sehingga rambut menjadi lepek. Hindari membuat rambut Anda menjadi teramat kering dengan produk-produk styling. Tidak hanya membuat rambut lepek, terlalu sering meluruskan rambut dapat membuat kutikel rambut rusak dan membuatnya mudah patah.

Untuk mengatasi rambut lepek secara instan, gunakan sampo kering (dry shampoo) dengan bedak tabur. Hal ini merupakan solusi kilat untuk mengatasi rambut lepek saat Anda tidak punya waktu atau tidak ingin sering-sering keramas. Tapi bukan berarti Anda tidak perlu lagi membersihkan rambut dengan cara basah bila sudah menggunakan sampo kering. Setelah bepergian (dan menggunakan solusi kilat tadi) bersihkan sampo kering/bedak tabur dari rambut Anda secara menyeluruh. Bila tidak, ia akan menimbulkan kotoran dan mengendap serta bercampur dengan sebum pada kulit kepala Anda.