6 Tips Memilih Concealer Sesuai Warna Kulit yang Asli

Concealer adalah salah satu penemuan baru dalam produk kecantikan yang dianggap banyak wanita sebagai produk ajaib karena bisa menutupi noda – noda dan bintik pada wajah. Dengan concealer, wajah akan tampak tanpa cela dan mulus. Jika Anda mengetahui bagaimana mengaplikasikannya dengan benar, perubahan besar akan sangat terlihat. Tetapi satu langkah salah dalam menggunakannya akan berakibat make up Anda tampak kacau. Menggunakan concealer berkualitas baik adalau kunci untuk mendapatkan aplikasi make up yang tanpa cela. Concealer yang terbaik atau merk concealer yang bagus seperti fungsi concealer maybelline akan menutupi warna kulit yang tidak merata, mencerahkan area yang gelap, menyamarkan noda, dan bekerja sama dengan foundation untuk mendapatkan penampilan kulit yang merata. Di sisi lain, concealer yang berformula buruk atau salah diaplikasikan bisa menarik perhatian pada area yang bermasalah, membuat noda semakin tampak jelas, dan menciptakan warna putih di sekitar mata khususnya di bawah mata. Kunci dari keberhasilan pemakaian concealer adalah mengetahui bagaimana tips memilih concealer sesuai warna kulit sebagai awalnya.

1. Mengenali undertone kulit

Pada tips memilih concealer sesuai warna kulit sebenarnya Anda hanya perlu menentukan apa warna undertone sesungguhnya untuk mengetahui perbedaan warna kulit. Warna kulit bisa saja berubah karena berbagai hal antara lain karena sinar matahari, namun warna undertone Anda tidak akan berubah. Karena itu warna asli undrtone akan sangat tepat jika digunakan sebagai acuan memilih concealer. Undertone adalah warna sebenarnya dari kulit Anda. Undertone dapat dilihat dari warna pembuluh yang tampak di bawah permukaan kulit. Untuk cara mengetahui warna kulit asli kita, perhatikan warna pembuluh menggunakan penerangan alami di luar ruangan. Ada tiga jenis undertone yaitu:

  • Warm Undertone – Pembuluh yang berwarna biru kehijauan menandakan warna undertone yang warm atau hangat.
  • Cool Undertone – Pembuluh berwarna biru keunguan menunjukkan undertone cool atau dingin.
  • Netral Undertone – Jika Anda tidak dapat membedakan warna pembuluh, biasanya hal ini menunjukkan undertone yang netral, yang memiliki warm dan cool undertone dalam bagian yang sama.

2. Cocokkan dengan pilihan perhiasan Anda

Perhatikan perhiasan yang Anda miliki sebagai tips memilih concealer sesuai warna kulit berikutnya dan tips memilih concealer untuk kantung mata. Jenis apakah yang paling banyak dikoleksi, apakah emas atau perak? Jika Anda seringkali menemukan diri memilih perhiasan perak karena tampak lebih cocok di kulit, Anda mungkin memiliki warm undertone. Sebaliknya jika Anda lebih banyak mengoleksi perhiasan perak karena warnanya tampak lebih menyanjung warna kulit Anda, maka Anda memiliki cool undertone. Periksa di cermin dan bandingkan kedua jenis perhiasan jika Anda tidak yakin. Seandainya tidak ada satupun yang tampak lebih menonjol daripada yang lain, kemungkinan Anda memiliki undertone netral.

3. Periksa kulit wajah

Tips memilih concealer sesuai warna kulit berikutnya adalah dengan mengecek rona kulit wajah Anda untuk digunakan dalam cara memancungkan hidung. Bungkus kepala Anda dengan handuk putih untuk menguji kulit Anda. Lihat dari dekat apakah Anda melihat warna khusus? Warna putih handuk akan membuat undertone lebih mudah terlihat. Tetapi cara ini hanya efektif apabila cermin Anda mendapatkan cahaya alami karena cahaya lampu bisa mendistorsi undertone kulit dan menciptakan warna kehijauan di kulit.

  • Warna kebiruan menunjukkan cool undertone
  • Warna kekuningan menunjukkan warm undertone
  • Warna kehijauan mengindikasikan undertone yang netral.

4. Cocokkan warna concealer

Kebanyakan merk akan memberi keterangan warna undertone apa yang cocok bagi produk concealernya pada label, jadi Anda bisa mengeceknya lebih dulu. Perhatikan juga mengenai apa saja perbedaan bb cream dan concealer bagi para pemula dalam make up agar tidak salah membeli. Jika tidak ada, cek beberapa istilah berikut:

  • Istilah seperti beige, golden, tan, caramel dan chestnut biasanya berkaitan dengan warm undertone.
  • Istilah seperti porcelain, rose, sable, dan cocoa biasanya menunjukkan cool undertone.
  • Deskripsi seperti ivory, buff, nude dan praline biasanya mengindikasikan undertone yang netral.

5. Cocokkan warna kulit leher, wajah dan area decolletage

Kulit di leher cenderung lebih cerah dan area wajah serta decolletage biasanya sedikit lebih gelap karena lebih terekspos pada cahaya matahari. Walaupun warna kulit di ketiga area tersebut tidak akan sepenuhnya cocok dengan satu sama lain, akan ada warna dominan yang mencakup sebagian besar area. Pilih warna concealer yang tampak paling dekat dengan shade dominan tersebut. Lakukan pengetesan pada wajah dan leher untuk memastikan Anda akan mendapatkan warna yang sama. Periksa garis rahang Anda setelah mengaplikasikan concealer. Pastikan kulit di atasnya atau pada wajah juga cocok dengan warna kulit dibawahnya.

6. Coba beberapa shade

Warna concealer biasanya terdiri dari warna fair, moderate fair, medium, medium deep, deep dan very deep. Coba paling tidak tiga shade warna berbeda untuk perbandingan. Pilih yang paling dekat dengan warna kulit Anda. Warna yang benar akan meresap ke dalam kulit Anda dan tampak alami. Coba 1 – 2 tingkat warna yang lebih terang daripada warna kulit Anda untuk menetralkan area yang gelap. Tujuan dari concealer adalah untuk menamakan warna kulit dengan menetralkan area – area yang kecil, jadi perhatikan wajah Anda dengan cermat. Pilih merk concealer untuk kulit berminyak atau merk lain yang cocok dengan kondisi kulit wajah Anda.

Dalam menentukan tips memilih concealer sesuai warna kulit, perhatikan juga bahwa dalam musim panas kebanyakan orang memiliki warna kulit yang sedikit lebih gelap, jadi Anda kemungkinan membutuhkan dua jenis warna. Satu warna untuk menyamakan warna kulit pada musim panas dan satu lagi untuk menyamakan warna kulit yang sedikit lebih pucat pada musim dingin. Pilih produk concealer yang telah memiliki izin edar dan perhatikan apa saja kandungan di dalamnya sebelum membeli.