15 Tips Menggunakan Softlens Yang Aman Untuk Mata Anda

Banyak orang memilih pemakaian lensa kontak daripada kacamata. Jutaan orang menggunakan lensa kontak sebagai cara yang nyaman untuk memperbaiki masalah penglihatan mereka, namun memilih lensa kontak berarti mengambil langkah yang benar untuk kelanjutan kesehatan mata. Lensa kontak disebut sebagai salah satu peralatan medis yang peling aman jika digunakan secara bertanggung jawab. Tidak merawat lensa kontak dengan benar atau tidak mengikuti aturan keamanan pemakaian lensa kontak bisa membuat Anda mengalami masalah serius. Lensa kontak bisa menjadi titik potensial untuk infeksi. Tidak penting bagaimana berhati – hatinya Anda, kuman tetap akan ada di telapak tangan, kelopak mata, dan dimana – mana. Ketika ada kuman seperti bakteri dan jamur di lensa kontak, mereka dapat menginvasi mata. Infeksi mata kerap dikaitkan dengan pemakaian softlens yang tidak benar dan bisa berdampak pada kerusakan jangka panjang yang serius, tetapi masalah ini sebenarnya bisa dihindari. Jika Anda adalah salah satu pengguna lensa kontak, maka berikut ini adalah tips menggunakan softlens yang aman yang perlu dilakukan.

  1. Untuk mendapatkan lensa kontak yang cocok, Anda perlu mendapatkan resep dari dokter ahli mata. Lakukan pengepasan lensa kontak yang dilakukan oleh ahli mata profesional sebagai tips memilih softlens dan pastikan untuk mengikuti instruksi perawatan lensa kontak yang ada dalam kemasan atau sesuai petunjuk dokter ahli tersebut.
  2. Jangan menggunakan lensa kontak semalaman. Ketika Anda menutup mata, pasokan oksigen ke bola mata juga akan berkurang sehingga mata akan menjadi kering dan rentan infeksi karena kuman menempel pada kornea mata.
  3. Jangan menggunakan lensa ketika sedang mandi atau berenang karena resiko dari organisme yang disebut acanthamoeba yang bisa menyebabkan infeksi mata serius.
  4. Jangan menggunakan larutan khusus berulang – ulang. Ketika sudah digunakan sekali maka manfaat disinfektan dari larutan tersebut akan habis. Gunakan larutan baru setiap kali akan menyimpan softlens di wadahnya.
  5. Jangan gunakan larutan garam untuk membersihkan lensa kontak, karena air garam tidak akan mensterilkan atau mendisinfeksi softlens Anda.
  6. Ganti wadah lensa kontak Anda setiap dua atau tiga bulan sebagai tips menggunakan softlens yang aman. Walaupun dibersihkan setiap hari dengan benar, wadah lensa tetap dapat terkontaminasi dengan kuman yang bisa menyebabkan infeksi mata. Hal ini berlaku untuk macam – macam softlens.
  7. Copot softlens apabila terasa tidak nyaman untuk menghindari iritasi mata. Ketahui cara membedakan softlens kanan dan kiri agar tidak salah penggunaan.
  8. Jangan pernah menggunakan ludah untuk membasahi lensa kontak.
  9. Cuci tangan dengan air dan sabun sebelum menyentuh lensa kontak karena kuman dari tangan bisa berpindah dan menyebabkan infeksi mata. Beberapa kuman penyebab infeksi juga dapat ditemukan di dalam air, jadi sangat penting bahwa Anda juga mengeringkan tangan sebelum menyentuh lensa kontak.
  10. Ganti lensa kontak Anda seperti yang diharuskan untuk tips menggunakan softlens yang aman. Mengganti softlens secara teratur akan mengurangi resiko infeksi karena penumpukan kotoran pada lensa kontak dan menyebabkan iritasi serta ketidak nyamanan pada mata.
  11. Gunakan larutan lensa kontak yang direkomendasikan oleh dokter dan jangan menggunakan larutan sembarangan untuk lensa kontak yang tidak cocok. Jangan biarkan ujung botol larutan terkontaminasi dengan permukaan apapun.
  12. Bersihkan, bilas dan keringkan lensa Anda setiap kali dikeluarkan dari mata untuk cara memakai softlens yang benar. Selalu gunakan obat tetes mata khusus setiap kali diperlukan.
  13. Siapkan cadangan softlens untuk setiap kali Anda membutuhkannya, apakah karena lensa terlalu kotor, jatuh, hilang atau sebagainya, siapkan juga kaca mata sebagai pengganti apabila mata perlu beristirahat dari pemakaian lensa kontak.
  14. Gunakan lensa kontak sebelum Anda membubuhkan make up, gunakan make up yang bersifat non allergenik. Hindari maskara atau make up mata berglitter yang bisa mengiritasi lensa.
  15. Konsultasikan lebih dulu jika Anda ingin menggunakan softlens yang bersifat dekoratif kepada dokter mata dan bukan kepada penjual di optik untuk mengetahui merk softlens yang bagus.

Tanda – tanda yang harus diperhatikan

Selain itu sebagai tips menggunakan softlens yang aman, copot lensa kontak Anda atau jangan digunakan jika Anda mengalami beberapa gejala berikut ini:

  • Penglihatan yang berubah atau berkurang ketika menggunakan softlens.
  • Rasa sakit di dalam mata atau sekitar mata yang bertahan selama lebih dari satu jam.
  • Adanya penyakit mata apapun, cedera atau abnormalitas yang mempengaruhi kornea, konjungtiva atau kelopak mata.
  • Adanya diagnosa sebelumnya yang membuat pemakaian softlens tidak nyaman.
  • Mata yang sangat kering
  • Mengalami corneal hypoesthesia
  • Alergi terhadap bahan yang ada pada larutan lensa kontak
  • Mata menjadi merah dan iritasi
  • Adanya penyakit sistemik yang mempengaruhi mata atau semakin parah dengan pemakaian lensa kontak

Masalah dengan lensa kontak bisa menyebabkan cedera serius pada mata. Tips menggunakan softlens yang aman perlu dilakukan dalam semua hal termasuk pada lensa, larutan, cara pakai dan wadahnya agar dapat menghindari resiko tersebut. Perhatikan juga tips membeli softlens dan cara membuka softlens baru dengan aman. Masalah pada mata dapat berkembang sangat cepat dan mengarah kepada konsekuensi serius kehilangan kemampuan penglihatan. Resiko infeksi pada kornea lebih besar pada orang yang memakai lensa kontak jangka panjang daripada yang memakai lensa kontak harian. Untuk mencegahnya, selalu temui dokter mata Anda secara berkala dan jangan mengabaikan urutan perawatan lensa kontak yang benar.