4 Bahaya Make Up Palsu Berdasarkan Kandungan Kimianya

Sponsored Links

Setiap wanita pastinya ingin terlihat cantik dan menarik di depan umum, ya. Supaya tampak cantik dan menarik ini, biasanya wanita suka menggunakan make up di wajahnya. Make up yang digunakan banyak macamnya, mulai dari bedak, lipstik, blush on, eye liner, foundation, eye shadow, dan masih banyak lagi.

(Baca juga : Cara Make Up Natural untuk Wajah Bulat, Manfaat Eksfoliasi untuk Wajah)

Beragam pilihan merk dan variasi make up yang beredar di pasaran juga cukup banyak. Sehingga kita seringkali bingung memilih-milih make up pada saat mau membelinya. Tapi sayangnya, dari sekian banyak make up yang beredar ternyata terdapat make up- make up palsu yang beredar.  Bahkan ada make up palsu yang banyak dibuat seperti aslinya untuk menipu konsumen. Beredarnya make up palsu ini semata-mata karena produsen ingin mendapatkan untung yang besar. Padahal penggunaan make up palsu mempunyai efek samping dan berbahaya untuk kesehatan kita.

(Baca juga : Manfaat Aqua Skin Whitening untuk Perawatan Kulit, Cara Mencegah Penuaan Dini untuk Kulit dan Wajah)

Dalam make up palsu biasanya mengandung bahan kimia yang berbahaya, yaitu :

1. Merkuri

Merkuri atau yang dikenal sebagai air raksa ini, sangatlah berbahaya jika digunakan secara teratur atau dalam jangka waktu yang lama. Penggunaan make up yang mengandung merkuri walaupun hanya dipoles sedikit seperti lipstik di bibir, tapi ternyata dapat meresap melalui pori-pori. Kandungan merkuri ini akan terbawa aliran darah dan masuk mengendap di dalam organ tubuh kita.

Bahaya yang ditimbulkan bila memakai make up yang mengandung merkuri adalah akan timbul jerawat kecil-kecil  dan gatal atau bintik-bintik hitam, bahkan lama-kelamaan wajah bisa berubah menjadi abu-abu atau kehitaman. Gejala yang ditimbulkan dari penggunaan make up mengandung merkuri bisa dilihat dari gejala keracunan metabolisme tubuh, seperti : pusing, mual-mual, susah tidur, gangguan penglihatan, gangguan emosi, dan pelupa (pikun). Bahkan penggunaan jangka panjang bisa menyebabkan resiko penyakit kanker kulit bahkan sampai kematian.

Sponsors Link

Pada wanita hamil, merkuri yang terserap dalam tubuh dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terhambat, cacat lahir, hingga kematian pada janin.

2. Asam retinoat

Asam retinoat disebut juga tretinoin yang merupakan retinoid aktif turunan vitamin A dalam bentuk asam yang dibentuk dari all trans retinol atau retinoid dalam bentuk alkohol.

Bahayanya menggunakan make up yang mengandung asam retinoat adalah dapat menimbulkan iritasi kulit maupun peradangan kulit. Gejala yang sering m uncul adalah terasa panas di kulit, menyengat, kulit menjadi kemerahan, eritema sampai pengerasan kulit. Asam retinoat yang digunakan dalam jangka panjang bahkan dapat berpotensi menjadi zat karsinogen yang menjadi menyebab penyakit kanker.

Pada ibu hamil, bila menggunakan make up yang mengandung asam retinoat sebanyak 2 kali sehari, bisa mempengaruhi janin yang dikandungnya, seperti kecac atan langit-langit mulut, bibir sumbing, celah kelopak mata menyatu, serta kelainan sistem syaraf.

3. Hidroquinon

Hidroquinon merupakan sejenis obat keras yang biasanya ditambahkan pada kandungan make up yang fungsinya untuk memutihkan kulit. Karena hidroquinon dapat menghilangkan flek gelap atau warna tak merata di kulit wajah. Hidroquinon dapat menghalangi pengeluaran melanin oleh melanosit yang terletak di lapisan epidermis kulit, menembus lapisan kulit dan menebalkan lapisan kolagen. Penggunaan hidroquinon biasanya harus dengan resep dokter, dan pemakaiannya tidak boleh lebih dari 2%.

Bahaya pemakaian secara berlebihan make up yang mengandung hidroquinon adalah dapat menyebabkan iritasi kulit, kulit menjadi merah dan wajah terasa seperti terbakar. Untuk pemkaian jangka panjang bahkan bisa mengakibatkan penuaan dini, kelainan pada ginjal, kanker darah, dan kanker hati.

(Baca juga : Krim Pemutih Palsu – Ciri dan Kandungan Berbahaya, Bahan Pemutih Wajah yang Berbahaya)

4. Rhodamin B

Rhodamin B biasanya terdapat pada pewarna tekstil, kertas, ataupun tinta. Rhodamin B ini banyak di pakai sebagai pewarna untuk lipstik palsu. Lipstik yang tentu saja di pakai di bibir ini, beresiko dapat ikut tertelan bersama makanan, minuman ataupun ludah. Padahal rhodamin B sangat berbahaya jika masuk ke dalam organ tubuh kita.

Apabila lipstik yang mengandung rhodamin B ini dipakai secara terus menerus, akibatnya adalah  bisa menimbulkan iritasi di bibir ataupun bibir menjadi bengkak. Sedangkan bila digunakan dalam jangka waktu yang lama, bisa mengganggu saluran pencernaan, liver hingga kanker. Sebab rhodamin B ini mengandung zat karsinogenik penyebab kanker.

Pada tahun 2006 pemerintah sudah mengeluarkan larangan untuk tidak menggunakan rhodamin B dalam lisptik lagi. Tetapi sayangnya masih banyak produsen nakal yang tetap menggunakan rhodamin B untuk lipstik palsu dengan alasan untuk mendapatkan keuntungan semata. (Baca juga : Cara Memilih Lipstik Sesuai dengan Warna Bibir)

sponsored links

Selain keempat bahan kimia di atas, masih ada beberapa bahan berbahaya lain yang terkandung di  dalam make up palsu, seperti timah, tembaga, arsen, kadmiun, dan lainnya. Pada dasarnya make up palsu ini diproduksi secara bebas sehingga tidak ada dalam pengawasan BPOM. (Baca juga : Bahan Kosmetik Berbahaya)

Untuk itu agar kita terhindar dari pemakaian make up palsu ini, ada baiknya sebelum membeli kita perhatikan hal-hal berikut ini :

  • Belilah perlengkapan make up di gerai resmi, seperti supermarket, hypermarket ataupun toko obat dan kosmetik terpercaya. Walaupun beli di tempat seperti belum tentu dijamin asli 100%, tapi sangat kecil kemungkinannya mereka melakukan pemalsuan produk.
  • Pembeliaan secara online perlu berhati-hati juga karena kita hanya bisa melihat gambarnya, tidak bisa melihat secara langsung produknya. Pemalsuan banyak terjadi pada pembelian online. Kalau mau aman berbelanja online, lebih baik beli di website resmi produk tersebut.
  • Perhatikan harga jualnya. Apabila harga yang dijual terlalu murah kadang-kadang perlu dicurigai. Bisa jadi produknya palsu.
  • Pilih merk produk make up yang sudah cukup dikenal di pasaran. Saat ini banyak produk make up murah dari Cina atau Korea. Kita perlu waspada jangan hanya tergiur produk murah dan varian yang menarik, tapi kalau merk belum dikenal belum tentu peredarannya terdaftar di badan BPOM.
  • Cek nomer registrasi produk dan nomor BPOM-nya, lalu cek nomer BPOM tersebut ke website www.pom.go.id. Sehingga produk yang dibeli jelas dan sudah terdaftar di BPOM, yang artinya tidak mungkin palsu.
  • Cek kandungan produknya. Biasanya di balik kemasan produk make up tertera kandungan bahan pembuatnya. Cermati bahan-bahannya apabila ada bahan berbahayanya, seperti merkuri, rhodamin B, dan lainnya, maka sebaiknya tidak perlu dibeli. (Baca juga : Bahaya Kandungan Paraben pada Kosmetik)

Sebagai pembeli yang cerdas, kita harus pintar-pintar memilih produk make up yang asli. Jangan sampai kita tertipu dengan produk make up palsu. Sebab make up yang palsu bukan membuat kita jadi makin cantik tapi malah bisa merusak wajah kita, bahkan  bisa membahayakan kesehatan tubuh kita.

Sponsored Links

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , ,
Post Date: Friday 29th, April 2016 / 07:53 Oleh :
Kategori : Make Up