Categories
Kulit

Profhilo : Pengertian, Efek, Indikasi, dan Proses Terapi

Apakah sudah pernah mendengar tentang profhilo? Apa sebenarnya profhilo itu? Profhilo sejatinya merupakan salah satu jenis perawatan untuk kecantikan wanita. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah pemaparan lengkap mengenai profhilo:

Pengertian Profhilo

Hal pertama yang harus dipahami terlebih dahulu adalah pengertian dari profhilo. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa profhilo adalah salah satu jenis perawatan untuk kecantikan kulit.

Namun, perawatan yang bagaimana? Profhilo adalah perawatan non-operasi untuk membuat kulit wajah seperti mendapatkan perawatan facelift, yang mana termasuk dalam perawatan badan dengan teknologi.

Walaupun bisa saja mengencangkan kulit wajah dengan cara yang alami dan tidak mengonsumsi jenis makanan yang harus dihindari agar awet muda, namun cara ini tentu memakan waktu yang tidak sebentar.

Profhilo sendiri telah dikenalkan dalam dunia kecantikan sejak tahun 2019 dan digadang-gadang telah memenangkan berbagai penghargaan estetika atas hasil perawatannya yang luar biasa.

Profhilo juga amat digemari oleh para pakar dan klinik kecantikan, karena dianggap dapat memberikan hasil yang memuaskan secara instan, namun cukup tahan lama.

Beda Profhilo dengan Skin Booster

Sebenarnya, terdapat beberapa persamaan antara profhilo dengan skin booster, yakni prosesnya sama-sama dilakukan dengan melakukan injeksi atau suntikan pada kulit. Suntikan tersebut berisi cairan hyaluronic acid atau biasa disingkat dengan HA. Namun, tentu terdapat perbedaan antara kedua jenis perawatan tersebut.

Skin booster bisa dikatakan sebagai jenis perawatan yang lebih tradisional, dibandingkan dengan profhilo. Injeksi pada skin booster hanya mengandung HA saja, namun juga dapat memberikan dampak yang baik untuk kulit, seperti:

  • Kelembaban kulit yang terjaga, bahkan meningkat
  • Terstimulasinya produksi kolagen pada lapisan dermis
  • Terjadi proses peremajaan kulit
  • Kulit terasa kenyal dan elastis
  • Kulit wajah nampak cerah

Namun, kelemahan skin booster adalah lebih banyaknya injeksi yang harus dilakukan, karena cairan HA tidak bisa langsung menyebar di dalam kulit. Oleh karenanya, profhilo hadir untuk melengkapi kekurangan dari skin booster tersebut.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa efek yang terasa pada wajah akan nampak seperti melakukan facelift, di mana akan terjadi proses face remodelling atau kulit wajah seperti dirombak seperti baru, namun tanpa operasi.

Profhilo juga lebih modern dari pada skin booster biasa, yakni telah menggunakan teknologi yang dipatenkan, sehingga cairan HA yang diinjeksikan dapat menyebar ke daerah kulit yang membutuhkan, hingga radius 2 cm.

Untuk itulah, profhilo membutuhkan lebih sedikit injeksi daripada skin booster. Selain itu, kandungan HA dalam injeksi profhilo juga dinilai lebih tinggi dari skin booster, sehingga manfaat HA pada kulit akan jauh lebih terasa.

Efek yang Didapat setelah Terapi Profhilo

Profhilo akan memberikan efek yang mirip dengan prosedur facelift pada wajah. Facelift, atau yang biasa juga dikenal dengan sebutan rhytidectomy, merupakan sebuah tindakan operasi pada kulit wajah karena adanya tanda-tanda penuaan.

Setelah terapi profhilo. wajah akan terasa seperti terangkat, kencang, berseri, lembut dan lembab, dengan hasil yang lebih natural dibandingkan dengan wajah yang melakukan facelift. Meski begitu, profhilo juga mempunyai sedikit efek samping, yakni resiko memar, kemerahan atau bengkak pada bagian wajah yang diinjeksi, namun efek ini dapat hilang dalam beberapa hari saja.

Profhilo juga tidak disarankan untuk dilakukan oleh wanita yang sedang hamil, menyusui, maupun yang memiliki alergi terhadap HA.

Indikasi Profhilo dan Seberapa Sering Terapi

Apa saja indikasi profhilo:

  • Kulit telah terdampak bahaya sinar UV sejak usia muda
  • Telah berusia 30 tahun atau lebih
  • Terdapat berbagai permasalahan kulit, seperti kulit sangat kering atau kaku, garis halus dan memerlukan cara mengatasi kerutan di wajah

Sementara itu, seberapa sering seseorang melakukan terapi atau perawatan profhilo adalah tergantung pada kondisi kulit masing-masing. Umumnya, seseorang akan mendapatkan dua sesi terapi profhilo, dengan interval atau jarak tiap terapi adalah selama kurang lebih empat minggu.

Setelahnya, akan dilakukan pengecekan secara berkala tiap tiga atau enam bulan. Lamanya terapi ini tentu bukan merupakan keputusan sendiri, namun harus didiskusikan terlebih dahulu dengan tenaga medis pada klinik profhilo.

Proses Terapi Profhilo

Proses terapi profhilo sebenarnya cukup mudah dan tidak memakan waktu yang lama, yakni maksimal hanya sekitar 30 menit saja, tergantung seberapa banyak injeksi yang diperlukan. Proses terapinya yakni sebagai berikut:

  • Pertama, dokter atau terapis akan melihat terlebih dahulu kondisi wajah, kemudian menentukan berapa banyak injeksi yang diperlukan.
  • Karena radius penyebaran HA dalam kulit pada profhilo ini mencapai 2 cm, maka maksimal injeksi yang akan dilakukan pada wajah adalah hanya sekitar sepuluh injeksi saja.
  • Selanjutnya, orang yang menerima terapi profhilo diharuskan beristirahat terlebih dahulu kurang lebih 30 menit, sebelum melanjutkan aktivitas seperti biasanya.

Namun, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah melakukan profhilo yang mirip dengan perawatan setelah suntik botox, yakni:

  • Menggunakan make up, minimal dalam 24 jam ke depan
  • Melakukan aktivitas fisik yang berat, misalnya mengunjungi gym atau berolahraga berat lainnya, minimal dalam 24 jam
  • Tidak direkomendasikan mengunjungi spa atau mandi uap pada hari-hari pertama setelah terapi
  • Hindari terpapar sinar UV hingga empat hari ke depan

Cara Memilih Dokter Klinik untuk Melakukan Treatment Profhilo

Memilih dokter klinik yang tepat untuk melakukan treatment apapun pada wajah memang merupakan suatu keputusan yang gampang-gampang susah. Termasuk juga profhilo, di mana treatment ini membutuhkan injeksi ke kulit, maka proses pencarian dokter dan kliniknya haruslah secara hati-hati.

Inti dari proses pencarian dan pemilihan dokter klinik ini adalah dengan mencari sebanyak-banyaknya informasi. Informasi ini bisa banyak didapatkan dari media sosial, review di internet, atau rekomendasi dari kerabat dekat.

Jika sudah menemukan beberapa rekomendasi dokter dan klinik, selanjutnya cari tahulah mengenai hal-hal berikut ini:

  • Cari informasi mengenai kualifikasi dan pengalaman dokter tersebut. Pastikan dokter tersebut terakreditasi baik dan sudah terdaftar secara resmi.
  • Selanjutnya, bisa coba konsultasi atau bertanya-tanya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan treatment.
  • Tanyakan beberapa hal seperti:
    • Apa yang akan dokter tersebut lakukan untuk meminimalisasi rasa sakit saat treatment
    • Apakah akan ada treatment lanjutan setelah treatment yang pertama
    • Tanyakan apa saja penanganan untuk kulit setelah terapi dilakukan
  • Jika ragu terhadap jawaban dokter atau terhadap kliniknya, jangan ragu untuk segera mencari alternatif dokter klinik yang lainnya.