Categories
Rambut

17 Penyebab Rambut Rontok Parah Berlebihan

Rambut rontok adalah sebuah masalah di mana memang penyebabnya bisa sangat bermacam-macam. Mulai dari anak hingga orang dewasa dapat mengalami gangguan seperti ini. Hanya saja, kerontokan rambut tidak lagi bisa dianggap normal apabila jumlahnya terlalu banyak dan berlebihan. Rontoknya rambut secara berlebihan bisa-bisa malah menjadi pemicu kebotakan.

Supaya bisa mengatasi rambut rontok, Anda perlu mengetahui penyebab rambut rontok parah itu apa saja. Bukan hal-hal ringan saja yang dapat memicu kerontokan rambut, penyakit yang cukup serius juga mampu mengakibatkan kerontokan yang luar biasa. Jadi, di bawah inilah beberapa faktor yang meningkatkan risiko rambut seseorang rontok dalam jumlah yang tak sedikit.

(Baca juga: penyebab rambut rontok pada pria)

1. Mengikat Rambut Terlalu Kencang

Biasanya yang memiliki kebiasaan mengikat rambut adalah para wanita di mana tujuannya adalah untuk meningkatkan penampilan. Namun ikatan rambut terlalu longgar bisa saja malah membuat penampilan kurang maksimal, tapi mengikat rambut terlalu kencang pun bisa berakibat buruk bagi akar rambut. Kerontokan bisa terjadi karena hal kecil ini.

Mengikat rambut memang sudah menjadi kebiasaan bagi beberapa orang, tapi masih ada juga yang tidak tahu bahwa mengikat terlalu kencang bisa berbahaya. Kalaupun ingin mengikat rambut kencang supaya terlihat rapi, pastikan bahwa ikatan rambut tersebut tidaklah lebih dari 2 jam. Selain memicu kerontokan rambut, Anda pasti lama-lama akan merasa pusing.

(Baca juga: manfaat ginseng untuk rambut)

2. Jarang Mencuci Rambut

Mencuci rambut atau keramas adalah salah satu cara membersihkan rambut dari segala kotoran dan merawatnya untuk tetap sehat. Jarangnya mencuci rambut tak hanya bisa menimbulkan ketombe ataupun produksi minyak berlebih, tapi juga mampu membuatnya rontok. Ini karena ketika rambut terkena pajanan sinar matahari, rambut bercampur bersama keringat Anda.

Rambut yang ada di bagian kulit kepala pun akhirnya malah terserap oleh folikel rambut sehingga membuat rambut kelihatan begitu lepek. Saat keramas pun jangan coba-coba memijatnya terlalu kasar karena folikel rambut Anda bisa menjadi cepat rusak. Rambut rontok dapat terjadi karena faktor yang mungkin Anda kerap anggap sebagai hal kecil ini.

(Baca juga: cara mencegah rambut rontok parah)

3. Kebiasaan Merokok

Berhenti merokok tak hanya menjadi cara merawat wajah agar tidak kusam, tapi juga mampu menjaga kesehatan rambut Anda. Merokok adalah kebiasaan yang bukan hanya merugikan organ paru-paru saja, melainkan juga merusak kulit serta rambut. Zat aditif di dalam rokok benar-benar mampu merusak setiap organ tubuh manusia.

Rokok pun dengan jahatnya dapat memengaruhi kesuburan rambut secara negatif. Ini dibuktikan melalui sebuah penelitian pada sebuah jurnal Archives of Dermatologi di mana disebutkan di sana bahwa suplai darah menuju folikel rambut dapat menjadi rusak karena rokok. Itulah mengapa Anda perlu memerhatikan kesehatan dengan menghindari rokok, baik tadinya sebagai perokok aktif atau pasif sebelumnya.

4. Paparan Sinar Matahari

Sinar ultraviolet bisa sangat membahayakan kulit tubuh Anda, begitu juga kulit kepala di mana sinar matahari mampu memicu kerontokan rambut. Terlalu lama berada di luar ruangan dalam cuaca yang panas dan kulit kepala terpapar sinar matahari bisa-bisa menurunkan kesehatan rambut.

Berkurangnya keratin rambut adalah contoh dari masalah rambut yang dimaksudkan di sini. Keratin sendiri adalah protein yang bisa dijumpai pada rambut setiap orang, gigi serta kuku. Keratin pada rambut memainkan peran penting sebagai penjaga kesehatan rambut supaya bisa tetap bercahaya. Ketika terlalu sering terkena sinar UV, keratin bisa rusak dan kerontokan rambut adalah masalah yang bakal ditimbulkan.

(Baca juga: manfaat urang aring untuk rambut)

5. Stres

Rontoknya rambut bisa juga dikarenakan tekanan dalam pikiran maupun batin, yaitu stres. Ketika stres berlebihan dialami oleh seseorang, hal ini tak hanya berimbas pada kesehatan tubuh yang memicunya mudah sakit. Kesehatan rambut pun juga ikut terkena efeknya.

Otot saraf pada bagian kepala bakal menegang sakit stresnya, dan ketegangan tersebutlah yang menjadi faktor penyebab dari melemahnya saraf rambut. Saat saraf rambut menjadi lemah, tentunya kerontokan akan sangat mudah terjadi. Itulah mengapa mengetahui bagaimana mengelola emosi dan stres yang tepat sangat penting bagi setiap orang supaya hal semacam kerontokan rambut dapat dicegah.

6. Efek Samping Obat Tertentu

Ada jenis obat tertentu yang memberikan efek samping terhadap tubuh, salah satunya seperti kerontokan rambut. Bagi para penderita depresi, obat antidepresan bakal diberikan untuk mengobati depresi tersebut. Tapi nyatanya, justru antidepresan itu malah bisa berisiko meningkatkan kerontokan rambut. Selain itu masih ada juga obat kemoterapi, obat untuk mengencerkan darah, serta kontrasepsi.

(Baca juga: cara menyuburkan rambut)

7. Kurang Nutrisi

Tubuh yang asupan nutrisinya kurang terpenuhi dengan baik mampu menyebabkan yang namanya kerontokan rambut. Gizi dan nutrisi tak hanya dibutuhkan oleh organ dalam tubuh kita, tapi juga dibutuhkan oleh kulit kepala serta rambut. Kekurangan nutrisi bakal menjadi pemicu akan kerontokan rambut parah.

Mudahnya rambut menjadi rontok bisa dikarenakan menipisnya helaian rambut yang tubuh dan menjadi lebih gampang rapuh. Itulah sebabnya, menjalankan program diet sehat dan seimbang di mana tubuh memperoleh vitamin dan mineral cukup adalah hal vital. Mengatur keseimbangan makanan Anda mulai dari sekarang dapat menjadi cara mengatasi rambut rontok ampuh.

8. Hormon Terganggu

Seseorang dengan hormon yang tak stabil juga dapat mengalami kerontokan rambut yang cukup parah. Hormon DHT atau Hormon Dihydro Testosterone, Hormon Alopesia Androgenetik, dan juga Hormon Alopesia Areata adalah tiga jenis hormon penyebab kerontokan rambut. Hormon Alopesia Androgenetik pun tak ketinggalan mampu memicu penyebab rambut rontok parah.

Justru jenis hormon yang terakhir tersebut adalah yang menjadi pemicu banyaknya terjadi kebotakan dengan persentase 40 persen pada wanita dan 70 persen pada pria. Hormon yang terganggu ini dapat terjadi pada siapa saja, namun khususnya dialami oleh para remaja serta dewasa muda. Periksakan diri untuk dapat mengatasi masalah gangguan hormon pemicu rambut rontok ini bila diperlukan.

(Baca juga: cara merawat rambut rontok dan kering)

9. Kehamilan

Cukup banyak wanita yang mengeluhkan soal rontoknya rambut mereka ketika tengah masa kehamilan atau bahkan sesudah persalinan. Sebabnya sendiri tentu sangatlah alami dan biasanya bakal secara mudah kembali lewat 3 bulan. Namun tak sedikit juga para wanita yang rambutnya masih rontok sesudah masa tersebut, hanya saja tingkat keparahannya sudah jauh menurun.

10. Penggunaan Alat Penata Rambut

Menata rambut menggunakan alat memang sudah menjadi hal yang tak aneh lagi, tapi setiap penggunanya jangan sampai mengabaikan efek dari alat penata rambut. Alat pengeriting dan alat catok biasanya bakal berdampak buruk bagi kesehatan rambut. Akar rambut dapat menjadi lebibh kering dan mudah patah karena menggunakan alat pencatokan.

Alat pengering rambut pun jangan dianggap enteng, efeknya pun mampu membuat rambut mudah kering. Karena saking keringnya, akar rambut dapat patah sehingga rontoknya rambut menjadi terjadi lebih cepat. Kurangi pemakaian alat-alat seperti itu demi kesehatan rambut Anda; gunakan cara-cara alami sederhana untuk mengeriting, meluruskan atau mengeringkan rambut.

(Baca juga: manfaat conditioner rambut)

11. Bahan Kimia

Merawat rambut menggunakan bahan kimia tampaknya sudah banyak dilakukan, baik oleh para wanita maupun para pria. Jangan heran bila produk perawatan berbahan kimia adalah salah satu penyebab rambut rontok. Kerontokannya dapat menjadi makin parah ketika bahan-bahan tersebut secara terus-menerus digunakan.

Bahan kimia yang dimaksud di sini adalah bahan pewarna rambut, pengeriting rambut atau rebonding. Bila sebelumnya sudah pernah mengalami kerontokan rambut, menggunakan zat-zat kimia tersebut justru mampu menambah tingkat keparahan dari rontoknya rambut. Karena alasan tersebutlah, Anda sebaiknya menjauhi zat-zat kimia untuk tujuan apapun demi menjaga kekuatan dan kesehatan rambut.

12. Infeksi Jamur di Kulit Kepala

Kerontokan rambut juga dapat disebabkan oleh timbulnya infeksi jamur pada kulit kepala Anda. Ketika kurap muncul, jangan anggap remeh karena ini bisa menjadikan rambut gampang rontok. Dengan obat antijamur sebenarnya bisa mengatasi infeksi tersebut secara efektif, ini juga menjadi solusi supaya rambut yang rontok dapat kembali tumbuh seperti normalnya.

13. PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome

Penyakit pun mampu menjadi salah satu faktor dari terjadinya kerontokan rambut, salah satunya PCOS ini. Jenis penyakit ini lebih cenderung dialami oleh para wanita di mana hanya ada 12 folikel yang terkandung dalam satu indung telur. Gangguan reproduksi ini berefek buruk bagi rambut.

Masalah kerontokan terjadi pada penderita penyakit ini dan tak hanya itu, ada beberapa kelainan lainnya yang bisa ditemukan dalam beberapa kasus. Tumbuhnya rambut di wajah juga merupakan tanda kelainan unik akan PCOS. Biasanya, karena siklus datang bulan tidak teraturlah yang menyebabkan penyakit ini muncul. Namun cukup mengerikan karena mampu menimbulkan risiko terkena kista di bagian ovarium.

(Baca juga: penyebab kerusakan pada rambut)

14. Penyakit Lupus

Tanda-tanda dari penyakit Lupus biasanya adalah kulit seseorang yang menua meski usianya masih tergolong masih muda. Kulit mengeriput seperti demikian biasanya dikatakan sebagai kondisi kanker kulit yang dikarenakan oleh pola makan yang buruk. Makanan-makanan bernatrium siklamat tinggi adalah yang menjadi penyebab dari kondisi tersebut.

Kondisi penyakit serta pengobatan penyakit inilah yang cukup keras sehingga mampu memengaruhi kesehatan kulit. Kerontokan rambut jelas menjadi salah satu efek sampingnya. Apabila terjadi secara jangka panjang, kebotakan permanen adalah risiko yang perlu ditanggung oleh penderita dari penyakit Lupus ini.

15. Penyakit Trichotillomania

Bagi yang belum begitu tahu, penyakit yang bernama trichotillomania ini bisa menyebabkan kerontokan rambut parah. Kondisi ini adalah sebuah gangguan kompulsif yang dapat dengan mudah menjadikan merontokkan rambut. Ini karena kesehatan kulit kepala sudah terkena efek buruknya, bahkan efeknya pun tak hanya rambut di bagian kepala saja yang dapat rontok.

Penderita penyakit ini juga kemungkinan besar akan mengalami kerontokan alis serta bulu mata yang memang cukup mengerikan. Kerontokan rambut jenis ini termasuk serius dan parah sehingga jangan dianggap enteng. Segera cari cara mengatasi rambut agar tidak rontok semakin banyak dengan mengonsultasikan dengan dokter atau mencari cara alami sebagai solusinya.

(Baca juga: manfaat alkohol untuk rambut)

16. Anemia

Kurangnya darah di dalam tubuh dapat membuat tubuh seseorang menjadi cepat lemas dan lelah ketika melakukan kegiatannya. Sel darah merah sangat penting bukan hanya sebagai energi tubuh tapi terlebih untuk membantu pengedaran oksigen ke seluruh tubuh. Kulit yang pucat yang disertai dengan rasa pusing adalah tanda-tanda dari anemia.

Ketika hemoglobin dirasa tak bisa mencukup proporsi tubuh pada kondisi normal, ini menjadi efek buruk bagi sel folikel tubuh manusia, termasuk pada rambut. Tentu saja anemia pun dianggap memiliki kaitan erat dengan kerontokan pada rambut. Pada kondisi seperti ini, penderita anemia perlu mendapatkan zat besi lebih supaya sel darah normal terproduksi normal.

(Baca juga: jenis perawatan rambut di salon)

17. Hipotiroidisme

Penyakit selanjutnya yang juga berhubungan erat dengan kondisi kerontokan rambut sebagai akibatnya adalah hipotiroidisme. Penyakit di bagian tiroid ini memang lebih banyak terjadi pada para wanita di mana hormon tiroid yang dihasilkan lebih sedikit dari yang seharusnya. Hormon ini padahal sangat berperan dalam proses metabolisme tubuh setiap manusia.

Kaitannya dengan rambut rontok adalah dalam cara kerjanya, tubuh memerlukan hormon tiroid untuk mengantarkan suplai oksigen dan tenaga ke bagian rambut. Jadi intinya, rambut tumbuh semakin baik ketika kadar hormon tiroid seseorang ada dalam kadar yang banyak. Waspadai akan kerontokan rambut ini karena mampu berujung pada kebotakan.

(Baca juga: manfaat pisang untuk rambut)

Dari penyebab rambut rontok parah tersebut, Anda bisa menentukan solusi atau cara mengatasi rambut rontok dan kering seperti apa yang harus Anda lakukan. Tak ada salahnya memeriksakan diri demi mendapat diagnosa tepat tentang masalah kerontokan rambut Anda.