6 Efek Tanam Bulu Mata dan Manfaatnya

Untuk mendapatkan tampilan wajah yang terlihat lebih sempurna khususnya di area mata, maka ada berbagai cara yang bisa dilakukan seperti memakai maskara, menggunakan penjepit bulu mata, sambung bulu mata, pengeriting bulu mata hingga tanam bulu mata. Semua ini rela dilakukan para wanita untuk mendapatkan tampilan bulu mata yang lebih lebat, panjang sekaligus lebih lentik sehingga bisa menambah rasa percaya diri. Namun dalam salah satu metode mempercantik bulu mata yakni tanam bulu mata, para wanita tidak hanya bisa mendapatkan tampilan bulu mata yang lebih sempurna, namun juga harus siap menghadapi beberapa efek tanam bulu mata sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk melakukan tanam bulu mata tersebut. Apa sajakah itu dan bagaimana efek buruk yang bisa terjadi?, berikut penjelasan selengkapnya untuk anda.

Proses Tanam Bulu Mata

Teknik tanam bulu mata merupakan pilihan terbaik untuk cara melentikan bulu mata tanpa maskara secara permanen. Sebelum melakukan tanam bulu mata, terlebih dulu pasien akan diperiksa di laboratorium khususnya tentang pembekuan darah yakni blending time dan juga clothing time. Tipe bulu mata yang bisa ditanam juga terdiri dari 3 tipe yakni sintetis, sutra dan juga dari bulu hewan cerpelai. Untuk ukurannya sendiri tersedia dari mulai 6 mm hingga 7 mm.

  1. Bulu Mata Menjadi Rontok

Sama seperti menggunakan sambung bulu mata, tanam bulu mata untuk cara menebalkan bulu mata ini juga membutuhkan perawatan khusus yang harus dilakukan dengan teratur. Jika perawatan sesudah tanam bulu mata tidak dilakukan, maka bisa membuat bulu mata alami menjadi tegang karena tekanan yang diperoleh dari proses tanam bulu mata tersebut. Jika ini terjadi, maka kerontokan bulu mata juga bisa terjadi yang tentunya bisa berbahaya.

  1. Menimbulkan Iritasi dan Alergi

Untuk anda yang memiliki jenis kulit wajah sensitif, sebaiknya juga berhati hati ketika akan melakukan tanam bulu mata meski ini merupakan salah satu cara membuat bulu mata lentik permanen. Segala bahan yang digunakan dalam tanam bulu mata seperti keratin, cat penambah warna hitam pada bulu mata, silicon pads dan lain sebagainya bisa membuat area mata mengalami iritasi atau alergi karena beberapa bahan tersebut. Nantinya, area di sekitar bulu mata bisa merah dan timbul seperti gelembung di dalam kulit yang terisi air.

  1. Merusak Bulu Mata Asli

Berbeda dengan sambung bulu mata yang memakai bulu mata sintetik, dalam tanam bulu mata untuk cara melebatkan bulu mata ini hanya menggunakan bulu mata asli. Untuk itu jika perawatan khusus tidak dilakukan dengan teratur, maka ini bisa merusak bulu mata anda dan bahkan kemungkinan bulu mata tidak tumbuh kembali juga bisa meningkat. Menurut pendapat beberapa orang yang sudah melakukan tanam bulu mata mengatakan jika mereka berusaha menumbuhkan kembali bulu mata mereka yang membutuhkan waktu cukup lama yakni sekitar 2 tahun.

  1. Merusak Mata

Selain bisa menyebabkan iritasi, alergi atau bulu mata rontok, tanam bulu mata juga bisa menyebabkan bakteri serta virus membuat bisa masuk ke dalam mata ketika terjadi peradangan yang disebut dengan konjungtivitis. Jika tingkat keparahan yang terjadi cukup tinggi, maka konjungtivitis tersebut bisa berpengaruh pada penglihatan yang semakin lama bisa semakin memburuk.

  1. Membutuhkan Perawatan Khusus

Memutuskan untuk melakukan tanam bulu mata untuk cara menumbuhkan bulu mata ini juga membuat penggunanya juga harus lebih teratur dalam merawat bulu mata tersebut. Kebiasaan mengucek mata terlalu keras secara berulang kali sesudah bangun tidur atau ketika mata sedang terasa gatal menjadi salah satu hal yang wajib dihindari. Penggunaan berbagai bahan yang digunakan dalam tanam bulu mata ini nantinya bisa lebih cepat hilang jika anda memperlakukan area mata dengan buruk. Selain itu ketika membersihkan wajah khususnya area mata, ini juga harus dilakukan dengan hati hati dan perlahan agar tidak merusak bentuk dari bulu mata tersebut.

  1. Tingkat Sensitivitas Mata Meningkat

Proses tanam bulu mata untuk cara melentikan bulu mata ini nantinya juga bisa menyebabkan kepekaan dan iritasi pada kulit di sekitar kelopak mata. Inilah sebabnya kenapa sangat penting untuk memeriksakan jenis kulit anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan tanam bulu mata. Jika kulit anda adalah sensitif, maka nantinya bisa menimbulkan ruam dan menyebabkan infeksi yang semakin lama bisa merusak mata sekaligus menyebabkan hilangnya penglihatan sebagai efek paling buruk dari tanam bulu mata.

Kelebihan Tanam Bulu Mata

Dibalik beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan, sebenarnya tanam bulu mata juga bisa memberikan banyak manfaat khususnya dari segi penampilan dan juga menghemat waktu. Beberapa kelebihan dari tanam bulu mata ini diantaranya adalah:

  1. Lebih Menghemat Waktu

Dengan tampilan bulu mata yang sudah terlihat lentik, panjang dan juga tebal, maka anda tidak lagi membutuhkan banyak waktu untuk menata tampilan bulu mata anda. Aktivitas merias wajah nantinya juga bisa dipersingkat yang tentunya sangat penting bagi para wanita sibuk dan wanita karir.

  1. Mata Terlihat Lebih Hidup

Terkadang, banyak wanita yang selalu menggunakan maskara dan juga eyeliner dengan tujuan untuk mempertegas area mata agar terlihat lebih bernyawa. Namun jika anda melakukan tanam bulu mata, maka anda tidak perlu repot lagi mengaplikasikan berbagai make up untuk mata agar tampilannya bisa terlihat lebih hidup termasuk untuk cara melentikan bulu mata bawah. Anda bisa selalu mendapatkan tampilan mata yang lebih hidup dan maksimal di setiap kesempatan.

Demikian ulasan singkat dari kami tentang efek tanam bulu mata sebagai tambahan informasi. Selain itu, perawatan pasca operasi tanam bulu mata juga harus dilakukan dengan baik seperti kompres mata memakai kasa lembab NaCl dingin selama semalam yang berguna untuk menghindari graft rambut menempel di bagian lain yang bisa membuat graft tersebut tercabut beserta dengan akarnya. Semoga ulasan kali ini bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan anda seputar bulu mata.