5 Cara Menyimpan Sisa Masker Susu Beruang Agar Tidak Basi

Susu beruang yang bernama asli Bear Brand ini terbuat dari 100 persen susu murni dari sapi yang berkualitas tinggi dan mengalami proses sterilisasi diatas titik didih sehingga bebas kontaminasi tanpa ada penambahan pengawet, gula, dan perasa. Susu beruang kemasan kaleng putih sudah lama dikenal dan walaupun sekarang ini muncul dua varian baru dengan rasa berbeda, susu beruang putih ini tetap digemari. Bahkan digunakan sebagai bahan wajib untuk memutihkan kulit wajah.

Masker susu beruang sekarang sedang menjadi salah satu item kecantikan yang naik daun setelah seorang beauty influencer menggunakannya untuk cara memutihkan kulit dengan susu beruang pada wajah, juga sebagai cara memutihkan badan dengan susu. Yang digunakan untuk perawatan wajah tentu saja adalah susu beruang putih yang tidak memiliki tambahan perasa apapun. Terkadang, tidak semua isi kemasan susu beruang yang digunakan sebagai masker wajah tidak dapat digunakan sekaligus dan masih tersisa. Jika demikian, tentunya sayang untuk dibuang karena masih dapat digunakan lagi. Agar sisa masker susu beruang bisa Anda gunakan lagi, maka simaklah cara menyimpan sisa masker susu beruang berikut ini.

1. Simpan di dalam kulkas

Penyimpanan sisa masker susu beruang setelah digunakan sebagai cara memutihkan wajah dengan susu beruang dan cara membuat wajah glowing dengan susu beruang sebaiknya disimpan pada suhu 1 – 4 derajat celcius di bagian dalam kulkas. Jangan menyimpan susu di bagian pintu kulkas karena suhunya masih berubah – ubah dan bisa membuatnya cepat basi sehingga tidak lagi bisa digunakan.

2. Memasaknya lebih dulu

Susu beruang yang tidak ditambahi pengawet akan cepat basi dan tidak tahan lama jika Anda tidak menyimpannya dengan benar setelah melakukan cara memutihkan badan dengan susu beruang dan cara memakai masker susu beruang. Cara menyimpan sisa masker susu beruang bisa Anda lakukan dengan memasaknya lebih dulu. Panaskan susu sampai bagian atasnya mengendap. Setelah dimasak, jangan langsung masukkan ke dalam lemari es dalam keadaan panas. Diamkan sampai dingin, lalu simpan ke dalam lemari es dalam wadah kedap udara.

3. Simpan pada wadah tertutup

Wadah susu beruang yang sudah dibuka tidak lagi ditutup oleh kebanyakan orang ketika menyimpan karena takut susu menjadi rusak. Tetapi membiarkan wadah susu dalam kondisi terbuka akan membuat rasa dan aromanya menjadi tercemar sehingga tidak lagi dapat dikonsumsi, apalagi untuk digunakan sebagai lulur. Aroma dari berbagai bahan lain yang disimpan di lemari es juga akan mempengaruhi susu yang tidak ditutup tersebut, karena susu bersifat mudah menyerap aroma di sekitarnya.

4. Ganti wadah susu

Pindahkan kemasan susu dari kaleng ke dalam wadah tertutup berupa botol plastik yang sudah disterilkan. Hindari untuk menyimpannya dalam botol kaca karena ada resiko kandungan asam amino seperti triptopan, tirosin, vitamin A dan riboflavin di dalam susu menjadi mudah rusak. Jangan gunakan susu beruang yang sudah rusak untuk menghindari bahaya memutihkan wajah dengan susu beruang.

5. Masukkan baking soda

Cara menyimpan sisa masker susu beruang berikutnya adalah dengan menambahkan baking soda ke dalamnya untuk mencegah kerusakan kandungan zat di dalam susu. Tambahkan sedikit saja baking soda ke dalam susu beruang yang akan disimpan agar tahan lebih lama. Siapkan panci dan tuangkan susu murni ke dalamnya, lalu masukkan setengah sendok baking soda ke dalamnya. Panaskan susu sampai mendidih dan matikan apinya. Biarkan mendingin dalam suhu ruangan, lalu simpan di dalam lemari es atau di luar. Dengan cara ini  susu akan tahan lebih lama.

Tips Penyimpanan Susu Murni 

Susu murni tanpa tambahan pengawet seperti susu beruang tidak dapat bertahan lama setelah dibuka. Bahkan dengan penyimpanan di dalam lemari es dengan suhu 4 derajat celcius pun tetap saja susu murni hanya akan bertahan selama 2-3 hari. Berapa lama waktu penyimpanan susu harus Anda perhatikan.

  • Susu dapat bertahan selama lima jam setelah diperah dari seekor sapi. Jika tidak segera dimasak, maka lima jam adalah usia layak konsumsi untuk susu murni. Jadi sebaiknya Anda langsung memanaskan susu yang baru diperah dari sapi agar bisa diminum setelah melewati batas waktu lima jam.
  • Susu murni bisa langsung dikonsumsi setelah dimasak hingga mendidih jika tidak akan langsung dikonsumsi. Setelah dimasak, dinginkan pada suhu ruangan dan simpan di dalam lemari es dengan suhu 4 hingga 10 derajat celcius. Jika susu telah dimasak dan tidak segera disimpan dalam lemari es, maka susu akan beresiko mengalami kerusakan dalam waktu 12 jam. Susu akan tampak pecah dan tidak layak konsumsi.
  • Susu murni yang sudah dimasak dan disimpan dalam freezer bisa bertahan selama tiga hari. Tetapi Anda perlu memanaskannya lagi ketika akan digunakan. Perlu diketahui bahwa sebaiknya tidak menyimpan susu lebih lama daripada waktu yang dianjurkan yaitu 3 hari karena kesegarannya akan berkurang.

Walaupun Anda sudah melakukan cara menyimpan sisa masker susu beruang yang benar, namun pengecekan kembali pada susu yang disimpan sangat diperlukan. Kenali tanda – tanda susu basi dan tidak lagi layak digunakan, apalagi diminum. Tekstur susu yang pecah dan berkerak, bergumpal seperti santan yang pecah, berubah warna dari putih tulang, beraroma masam dan tidak sedap, terasa masam juga, maka susu tersebut sudah basi dan Anda harus segera membuang susu tersebut. Cara menyimpan sisa masker susu beruang ini hanya berlaku jika Anda tidak menambahkan bahan lain ke dalam masker susu tersebut. Jika Anda menambahkan bahan lain seperti putih telur, lemon, madu dan lain sebagainya, sebaiknya tidak menyimpan sisa masker untuk digunakan kembali. Penambahan bahan – bahan lain beresiko menambahkan kontaminasi bakteri pula pada susu, yang dapat memberikan efek merugikan pada kulit wajah Anda.