7 Efek Laser Wajah Jangka Panjang Pada Kulit

Perawatan wajah sudah menjadi bagian dari gaya hidup para wanita modern saat ini. Seiring dengan perkembangan zaman, sekarang sudah banyak tersedia cara instan dan mudah untuk merawat wajah menggunakan teknologi paling canggih. Salah satu bentuk perawatan wajah paling canggih sekarang ini adalah metode laser, yang dipercaya dapat berkhasiat untuk menghilangkan berbagai masalah pada kulit wajah. Mulai dari menghilangkan flek hitam, jaringan parut, jerawat, flek hitam, memutihkan kulit wajah dan banyak lagi. Perawatan canggih yang membutuhkan biaya tidak murah ini dijamin akan memberikan hasil instan bagi para wanita yang tidak ingin direpotkan dengan masker dan perawatan rutin lainnya. Namun di sisi lain, perawatan laser wajah juga tidak bebas efek samping. Resiko dan efek laser wajah jangka panjang tetap saja bisa dialami seperti berikut ini.

1. Rasa Panas di Wajah

Efek laser wajah jangka panjang bisa memberikan rasa panas pada kulit karena sinarnya langsung menyentuh permukaan kulit wajah. Rasa panas sebagai efek samping laser wajah ini kemungkinan bisa dirasakan saat proses penyinaran berlangsung dan membuat wajah memerah setelahnya. Tingkat kemerahan wajah tergantung pada kedalaman perawatan laser yang dilakukan. Efek pada wajah berupa kemerahan ini  bisa bersifat intens hingga berlangsung selama beberapa bulan. Kondisi ini bisa diperparah dengan adanya masalah pada kulit sebelumnya seperti rosacea.

2. Iritasi Wajah Ringan

Efek laser wajah jangka panjang bisa menyebabkan kulit mengalami iritasi ringan ketika sudah memasuki tahap pemulihan. Resiko  terutama dialami Anda yang memiliki ciri – ciri kulit sensitif yang juga bisa dialami sebagai efek samping laser wajah flek hitam. Sebagian orang lainnya bisa mengalami kulit mengelupas, pedih, muncul bentol – bentol dan bahkan gatal – gatal setelahnya. Dokter biasanya akan memberikan krim anti iritasi setelah perawatan laser untuk mengatasinya, dan selama periode pemulihan ini Anda harus menahan diri agar tidak menyentuh atau menggaruk wajah.

3. Perubahan Warna Pada Kulit

Efek laser wajah jangka panjang bisa terjadi perubahan warna seperti hiperpigmentasi yang terjadi karena kulit sedang berusaha memberikan perlindungan lebih.  . Untuk menghindari hiperpigmentasi pada kulit yang sedang dalam kondisi sensitif, hindari sinar matahari selama dua minggu terutama pada jam 9 pagi hingga 4 sore. Paparan sinar matahari bisa membuat kulit menghitam karena produksi melanin yang bertambah. Jangan lupa menggunakan tabir surya sebelum beraktivitas untuk mencegah kulit menjadi gelap setiap harinya. Hiperpigmentasi akan lebih umum terjadi pada orang yang memiliki warna kulit lebih gelap. Selai hiperpigmentasi, sebagian orang akan mengalami hipopigmentasi atau warna kulit yang lebih terang daripada warna aslinya.

4. Timbul Jerawat

Penggunaan krim dan ramuan lainnya pada wajah yang dilakukan setelah perawatan dengan laser untuk penghilang bopeng dengan cepat dan cara menghilangkan keloid bisa memperburuk kondisi wajah yang sebelumnya sudah rentan berjerawat. Efek laser wajah jangka panjang juga bisa menyebabkan kemunculan sementara, yaitu benjolan putih kecil pada kulit yang disebut milia. Setelah perawatan laser wajah masih ada sedikit resiko timbulnya bekas luka atau jaringan parut pada wajah setelah melakukan perawatan laser. Bekas luka atau jaringan parut ini mungkin akan sulit dihilangkan.

4. Mengalami Infeksi

Efek laser wajah jangka panjang untuk cara menghilangkan selulit di paha bisa menimbulkan resiko terjadinya infeksi bakteri, infeksi virus atau infeksi jamur. Infeksi virus herpes adalah infeksi yang paling umum terjadi setelah perawatan laser, dan menyebabkan munculnya lecet atau lesi pada kulit wajah. Virus herpes dalam kondisi yang tidak aktif pada kebanyakan kasus memang telah ada pada kulit dan perawatan laser yang dilakukan justru membuat virus tersebut menjadi aktif.

6. Kulit Wajah Kering

Kulit wajah yang menjadi kering juga bisa terjadi selama masa perawatan sebagai efek laser wajah jangka panjang. Untuk mencegahnya, banyak ahli menyarankan agar pasien perawatan laser mengonsumsi air putih sebanyak mungkin selama masa perawatan. Konsumsi air putih yang banyak bisa membantu melancarkan peredaran darah dan menjaga kelembapan kulit wajah. Anda juga bisa menggunakan pelembap wajah yang cocok untuk jenis kulit wajah untuk memelihara kelembapan pada wajah.

7. Pembengkakan Wajah

Efek laser wajah jangka panjang biasanya akan muncul berupa gatal – gatal di kulit wajah karena perawatan laser bisa menjadi penyebab kulit sensitif walaupun hanya sementara. Tidak hanya rasa gatal saja, efek sampingnya terkadang membuat wajah akan mengalami bengkak di area tertentu. Namun Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan pembengkakan wajah ini, karena para ahli menyatakan kondisi ini biasanya akan pulih dengan sendirinya dalam waktu kurang dari sebulan.

Efek laser wajah jangka panjang bisa saja terjadi jika beberapa tahap dalam proses laser tidak dikerjakan dengan tuntas dan sesuai prosedur. Misalnya, terapis yang melakukannya tidak menguasai teknik laser, peralatan yang digunakan tidak steril, prosedur yang salah urutannya, dan lain sebagainya. Jika Anda sering melakukan perawatan yang berulang dengan laser di tempat yang sama, dan mengalami berbagai kesalahan tersebut berulangkali tanpa disadari, maka efek jangka panjang bisa saja terjadi. Bahaya yang paling buruk adalah terjadinya kerusakan kulit  secara permanen karena perawatan laser yang gagal. Agar tidak sampai mengalami efek buruk tersebut, pastikan Anda sudah memilih tempat perawatan yang bonafid dan terjamin sejak awal. Jangan ragu untuk melakukan riset dengan mendetil mengenai satu tempat yang diminati sebelumnya.