Lepas Krim Dokter Bruntusan? Begini 5 Cara Penanganannya !

Setelah lepas dari krim dokter, sebagian besar orang biasanya akan mengalami reaksi tertentu seperti bruntusan, jerawat atau lainnya. Hal ini disebabkan karena pada umumnya bahan-bahan yang terkandung di dalam krim dokter adalah bahan yang bisa memncerahkan kulit, mengurangi kelebihan minyak di wajah, mengatasi flek hitam dan melembabkan kulit dalam jangka waktu yang cukup singkat.

Masing-masing resep dokter menggunakan bahan yang berbeda, sehingga ada yang cocok ada yang tidak cocok juga ada yang bisa mengakibatkan bruntusan ada yang tidak setelah berhenti menggunakannya. Untuk menangani bruntusan yang muncul diperlukan proses detoksifikasi untuk menetralkan kulit dari toksin yang menjadi penyebab wajah bruntusan dan gatal. Nah pada artikel kali ini akan dijelaskan mengenai cara penanganan yang bisa dilakukan ketika seseorang lepas krim dokter bruntusan atau iritasi lain, antara lain:

1. Menghentikan pemakaian krim sementara waktu

Di samping berhenti menggunakan krim dokter, ketika wajah mengalami bruntusan sebaiknya mengurangi atau bahkan menghentikan krim wajah lainnya. Sebagai penggantinya lebih baik menggunakan pelembab wajah yang alami atau organik, dimana tidak memiliki kandungan kimia di dalamnya. Saat ini sudah banyak pelembab yang bisa dipilih dari berbagai brand skincare organik yang bisa digunakan sebagai cara menghilangkan bruntusan di wajah secara alami.

2. Rajin menggunakan masker wajah alami

Salah satu cara yang bisa membantu proses detoksifikasi wajah adalah dengan menggunakan masker wajah dari bahan alami secara rutin. Bisa dengan meracik sendiri masker dari buah-buahan, rempah-rempah atau menggunakan masker alami yang sudah banyak dijual contohnya menggunakan manfaat masker spirulina untuk wajah ataupun masker alami lainnya. Dengan cara ini bruntusan akan hilang secara bertahap namun pasti, sehingga kondisi wajah akan pulih secara optimal.

3. Menghindari skincare dengan kandungan tertentu

Setelah lepas krim dokter bruntusan, pada sebagian orang akan dibarengi dengan munculnya jerawat bandel yang susah dihilangkan. Pada masa menetralkan wajah ini sebaiknya dihindari menggunakan skincare yang memiliki kandungan alkohol, parfum atau mineral oil yang bisa mengakibatkan kondisi iritasi wajah semakin parah. Jadi sebaiknya gunakan skincare yang cocok digunakan untuk kulit sensitif atau yang bersifat organik.

4. Menerapkan pola makan yang sehat

Salah satu cara merawat kulit dari dalam secara permanen adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat. Saat lepas dari krim dokter sangat disarankan untuk banyak mengkonsumsi air putih, buah dan sayur mayur untuk melembabkan juga memenuhi nutrisi yang dibutuhkan kulit dari dalam. Tidak hanya bisa mendapatkan kulit yang cantik, dengan cara ini juga bisa meningkatkan kesehatan tubuh.

5. Menerapkan pola hidup yang sehat

Selain pola makan sehat, untuk mengembalikan kondisi kulit lebih cepat juga harus mengubah pola hidup yang lebih sehat. Maksud pola hidup sehat adalah menghindari kebiasaan yang bisa mempengaruhi kesehatan kulit seperti merokok, konsumsi alkohol atau begadang. Berolahraga dan memiliki waktu tidur yang teratur menjadi salah dapat membantu meningkatkan kualitas kulit secara tidak langsung yang sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Sebaiknya diimbangi juga dengan menghindari memakai make up berlebihan, yang mana juga bisa menentukan berapa lama menetralkan wajah dari cream pemutih dokter agar kulit wajah pulih seperti semula. Demikian beberapa cara penanganan yang bisa dilakukan setelah lepas krim dokter bruntusan, jerawatan atau reaksi iritasi lainnya.