Jerawatan Setelah Lepas Krim Dokter? Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Jerawat di wajah memang dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk dapat mengurangi rasa percaya diri. Jerawat memang menjadi salah satu permasalahan kulit yang sangat serius, karena harus dirawat dengan ekstra agar bisa sembuh secara tuntas. Di antara berbagai sebab, wajah berjerawat juga dapat muncul setelah seseorang berhenti atau lepas dari penggunaan krim dokter.

Apalagi jika orang tersebut telah menggunakan krim dokter dalam jangka waktu lama, bisa saja jerawat yang muncul sangat parah di mana diperlukan usaha dan kesabaran ekstra untuk mengatasinya. Nah, pada artikel kali ini akan dibahas mengenai apa saja penyebab dan bagaimana cara mengatasi masalah jerawatan setelah lepas krim dokter yang perlu diketahui.

Apa saja penyebabnya?

Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab wajah muncul jerawat setelah melepaskan diri dari krim dokter, antara lain:

1. Kulit mengalami ketergantungan

Sama halnya dengan penggunaan cream yang mengandung mercury dan hidroquinon, cream dokter dapat membuat kulit ketergantungan. Bayangkan saja kulit wajah telah terbiasa dengan penggunaan krim dokter selama bertahun-tahun, kulit akan kehilangan kebiasaannya dan harus melakukan penyesuaian setelah lepas dari krim secara tiba-tiba.

2. Kulit tidak cocok dengan krim dokter

Pada dasarnya, skincare wajah itu bersifat cocok-cocokan dengan jenis kulit masing-masing termasuk krim dokter. Memakai krim dokter terkadang kulit wajah dipaksa cocok untuk memperoleh hasil yang diinginkan, sehingga barulah ketidakcocokan tampak dengan munculnya jerawatan setelah lepas krim dokter.

3. Kulit menjadi lebih sensitif

Penggunaan cream dokter yang biasanya dibarengi dengan berbagai jenis perawatan wajah lainnya bisa menyebabkan ciri ciri kulit wajah tipis jika dilakukan dalam waktu yang lama. Penipisan kulit ini bisa membuat kulit menjadi lebih sensitif, sehingga setelah lepas total bisa menyebabkan iritasi seperti jerawat bruntusan maupun mengelupas.

4. Penggunaan krim yang berlebihan

Menggunakan krim dokter dalam waktu lama secara terus menerus atau berlebihan, akan mengakibatkan penumpukan bahan kimia di kulit wajah. Sehingga biasanya kulit akan baik-baik saja selama masih menggunakan krim dokter, namun akan menimbulkan masalah besar salah satunya jerawat setelah lepas.

Bagaimana cara mengatasinya?

Salah satu cara menghilangkan jerawat bruntusan di jidat maupun seluruh wajah setelah lepas krim dokter diperlukan detoksifikasi. Yaitu proses mengeluarkan toksin dari seluruh pemakaian cream atau skincare dokter lain, lalu mengembalikan kondisi kulit. Ada beberapa hal yang harus dilakukan sebagai cara mengatasi jerawat, yaitu:

  • Mengistirahatkan wajah dari pemakaian krim apapun dan make up, agar kulit wajah mendapatkan waktu untuk bernapas lega.
  • Menghindari pemakaian make up juga menjadi salah satu cara mengatasi jerawatan dan cara menghilangkan bruntusan akibat krim dokter.
  • Minum banyak air putih untuk menjaga kulit wajah tetap terhidrasi dan tetap segar walaupun tidak menggunakan krim untuk sementara waktu.
  • Mengkonsumsi banyak sayur dan buah untuk memberikan nutrisi vitamin untuk kulit dari dalam.
  • Merawat kulit dengan bahan alami seperti masker alami dari buah atau lainnya sebagai cara mengatasi wajah terkelupas akibat cream dan membantu detoksifikasi.
  • Menghindari skincare dengan kandungan alkohol, parfum dan mineral oil yang bisa memicu iritasi kulit.
  • Menggunakan skincare organik yang sekarang ini banyak tersedia di pasaran, untuk merawat wajah secara alami.

Demikian informasi mengenai beberapa penyebab dan cara mengatasi jerawatan setelah lepas krim dokter yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.