Filler Hidung Bertahan Berapa Lama dan Bahan Pembuatnya

Filler menjadi salah satu dari 5 prosedur aesthetic yang paling diminati di Amerika dan juga Eropa. Filler sendiri merupakan bahan berbentuk gel dengan tingkat kekentalan bervariasi yang berguna untuk mengoreksi atau menambah jaringan lunak pada atrofi atau kekosongan jaringan. Filler ini nantinya akan digunakan untuk mengisi beberapa bagian tubuh yang perlu diperbaiki seperti meninggikan hidung, menambah atau memperbesar volume hidung, menghilangkan garis senyum, mengisi jaringan parut bekas jerawat, scars atau cacar, mengisi kantung mata yang cekung, cara menghilangkan kantung mata dalam 3 hari dan lain sebagainya.

Kelebihan Filler

Ada beberapa alasan mengapa filler saat ini banyak digandrungi dan dijadikan solusi cepat untuk memperbaiki beberapa bagian tubuh khusus wajah seperti hidung, beberapa kelebihan tersebut diantaranya adalah:

  • Proses filler hanya membutuhkan waktu yang singkat yakni sekitar 30 hingga 45 menit saja sehingga menjadi salah satu cara memancungkan hidung dalam 2 minggu yang bisa dilakukan.
  • Hasilnya bisa langsung terlihat saat itu juga meski hasil terbaik membutuhkan waktu antara 3 hingga 5 hari sesudah filler dilakukan.
  • Pasien akan merasa nyaman selama prosedur filler dilakukan dengan rasa sakit yang masih bisa ditoleransi.
  • Risiko terbilang kecil seperti filler jenis hydro gel polymer sampai jenis filler paling berisiko hanya memiliki 0.6% kasus komplikasi jauh lebih kecil dibandingkan dengan rekonstruksi wajah memakai operasi.
  • Harga lebih terjangkau dibandingkan dengan tindakan operasi.

Bahan Pembuatan Filler

Bahan pembuatan filler sendiri terdiri dari beberapa bahan dari bahan yang paling modern, filler paling tua, paling bertahan lama dan sebagainya.

  1. Golongan Hyaluronic Acid

Ini merupakan filler terbaru atau modern yang sangat diminati saat ini. Filler ini sangat mudah untuk diserap dan mempunyai antidote hyaluronidase. Sedangkan untuk merk yang dari era tahun 90 hingga sekarang masih bertahan adalah Restylene Perlene. Ini merupakan monomer polysaccharides yang memang juga sudah ada dalam tubuh sehingga mempunyai efek alergi atau penolakan yang juga tergolong kecil. Kekurangan dari jenis filler untuk cara memancungkan hidung pesek ini adalah mudah berpindah sekaligus mudah diserap tubuh sehingga tidak tahan lama dan harus diulang sekitar 6 hingga 8 bulan sekali.

  1. Calcium Hydroxylapatite

Filler ini diklaim memiliki beberapa keunggulan lebih banyak dibandingkan filler sebelumnya. Filler ini bisa bertahan antara 12 hingga 16 bulan yang juga dikatakan bisa merangsang pembentukan kolagen baru sesudah filter hilang dan bisa dicampur dengan cairan anestesi. Kebanyakan komplikasi yang terjadi pada penggunaan filler ini adalah di area bibir saja.

  1. Hydrogel Polymers

Hydrogel polymers termasuk dalam jenis filler untuk cara membuat hidung mancung yang paling tahan lama sekitar 2 tahun dan bahkan diklaim bisa bertahan sampai 5 tahun hingga seumur hidup dengan kemampuan membentuk membrane capsule sesudah 0.02 mm. Filler ini namun tidak disarankan untuk mengkoreksi mukosa bibir karena risikonya terbilang tinggi.

  1. Poly L Lactic Acid

Filler jenis ini memiliki sejarah yang lumayan panjang dimulai sejak tahun 1950 dengan bahan utama yang digunakan seperti materi untuk benang jahit kulit, facture fiction dan juga screws dan terdapat beberapa jenis merk yang populer digunakan di seluruh dunia.

Berapa Lama Filler Hidung Bisa Bertahan?

Hal yang sering dipertanyakan banyak orang sebelum melakukan prosedur ini salah satunya adalah filler hidung bisa bertahan berapa lama sebagai cara memancungkan hidung pesek lebar. Seberapa lama filler hidung bisa bertahan tergantung dari beberapa faktor seperti teknik suntikan dan semakin dalam efek filler maka akan semakin mudah hilang sebab juga mudah diserap oleh tubuh.

Untuk filler permanen bisa bertahan hingga 10 tahun dan untuk semi permanen bisa bertahan antara 3 hingga 5 tahun. Sedangkan untuk filler sementara bisa bertahan antara 8 hingga 12 bulan.

Suntikan filler ini juga dikatakan aman untuk semua umur. Namun akan lebih optimal jika digunakan antara umur 30 hingga 40 tahun. Sedangkan untuk usia yang lebih tua membutuhkan beberapa kali suntikan filler agar mendapatkan hasil yang maksimal. Pasien nantinya bisa langsung beraktivitas sesudah 12 hingga 24 jam sesudah prosedur filler dilakukan. Namun untuk perawatan filler hidung tidak disarankan untuk meraba atau memijat area wajah tempat filler dilakukan. Selain itu, beberapa aktivitas seperti olahraga dan sauna juga tidak disarankan agar bentuk filler yang baru saja dilakukan bisa terjaga dengan baik.