6 Cara Perawatan Kuku Setelah Nail Art

Apa itu nail art? Sekarang ini semakin banyak tempat, seperti salon, yang tidak hanya menyediakan perawatan untuk rambut, tapi juga melayani jasa nail art. Nail art sendiri merupakan suatu tindakan untuk mempercantik kuku. Tak hanya di salon, dapat dilkakukan dengan cara membuat nail art sendiri dengan mudah.

Tidak hanya memakai kuteks dengan warna polos, nail art juga mengandung unsur seni. Kuku akan dipercantik dengan warna-warna yang menarik, serta motif atau design yang dekoratif.

Bahkan, tak sedikit pula nail art yang menggunakan aksesoris, seperti gliter atau batu-batu kecil yang cantik. Para penikmat nail art dapat memilih design kuku berdasarkan kepribadian masing-masing atau dapat juga disesuaikan dengan acara khusus yang akan dihadiri.

Untuk nail art yang sukses dan tahan lama, perlu dilakukan perawatan khusus pada kuku. Berikut adalah hal-hal yang dapat dilakukan untuk merawat kuku setelah nail art:

1. Sarung Tangan

Memakai sarung tangan adalah hal pertama yang wajib dilakukan setelah nail art. Sarung tangan akan melindungi kuku dari apapun yang dapat menyebabkan kerusakan. Sarung tangan memiliki banyak jenis, namun pilih sarung tangan berikut ini untuk melindungi kuku setelah nail art :

  • Sarung tangan karet

Sarung tangan karet memang biasa dipakai oleh tenaga medis, namun dapat pula dengan mudah didapatkan di pasaran. Sarung tangan karet umumnya dapat menyesuaikan bentuk tangan. Dengan memakai sarung tangan karet, nail art akan terlindung dari hal-hal yang dapat menyebabkan kerusakan seperti bahan-bahan kimia yang dapat melarutkan cat kuku. Sangat disarankan untuk menggunakan sarung tangan karet apabila sedang mencuci pakaian.

  • Sarung tangan kain

Sarung tangan kain juga sering dijumpai di pasaran. Biasanya, sarung tangan kain ini terbuat dari bahan katun atau benang rajutan. Sarung tangan jenis ini cocok digunakan pada saat melakukan kegiatan sehari-hari, misalnya berkebun, menyetrika, dll.

Apabila udara sedang dingin, pakailah juga sarung tangan kain ini. Menggunakan sarung tangan saat udara dingin dapat menjaga peredaran darah pada area telapak tangan, sehingga kuku nail art tidak menjadi kering.

2. Tangan Kering

Mencuci tangan setelah nail art tidak boleh sembarangan. Berikut tips mencuci tangan setelah nail art:

  • Cuci menggunakan air hangat.
  • Gunakan sabun lembut dan aplikasikan pada tangan dan jari secara perlahan selama 15 detik.
  • Bilas hingga bersih.
  • Keringkan tangan menggunakan handuk. Hal ini penting karena tangan, terlebih kuku, harus dikeringkan secara sempurna dan handuk merupakan alat terbaik untuk menyerap air.
  • Boleh menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol, namun hanya aplikasikan di telapak tangan, sela-sela jari dan pergelangan tangan. Pastikan juga untuk menggosok-gosok hand sanitizer hingga benar-benar kering.

3. Hand Cream

Hand cream sejatinya merupakan pelembab, mirip dengan body lotion. Hanya saja, hand cream dikhususkan untuk melembabkan area tangan. Dibandingkan dengan body lotion, kandungan hand cream lebih kaya dan teksturnya pun lebih kental. Hal ini karena orang-orang yang membutuhkan hand cream biasanya mempunyai kondisi kulit tangan yang sangat kering.

Karena kandungannya yang lebih kaya itulah, maka pengguna nail art dapat pula menggunakan hand cream untuk merawat kuku setelah nail art. Hand cream akan membantu melembutkan kulit di sekitar kuku dan akan lebih baik lagi jika menggunakan hand cream yang ddapat juga melindungi dari sinar UV.

4. Pijat

Selain menggunakan hand cream, memijat ujung jari secara lembut juga diperlukan untuk merawat kuku setelah nail art. Pakailah minyak kutikula atau cuticle oil saat memijat. Minyak kutikula sendiri merupakan produk pelembab yang khusus untuk kuku dan kutikula. Minyak ini sebenarnya terbuat dari minyak sayur, namun disertai pula dengan kandungan vitamin dan asam sitrat.

Menggunakan minyak kutikula akan membuat peredaran darah pada kuku menjadi lebih lancar, serta akan membuat kuku menjadi lebih kuat dan sehat. Pada kuku nail art, minyak kutikula akan membantu melindungi agar nail art dapat bertahan lebih lama.

Cara menggunakannya pun mudah:

  • Ambil beberapa tetes minyak kutikula
  • Aplikasikan minyak pada kutikula, bisa ditepuk menggunakan kapas atau dioleskan menggunakan kuas make up
  • Ingat untuk selalu berhati-hati saat mengaplikasikan minyak kutikula
  • Pijat perlahan selama beberapa menit

5. Pelindung Kuku

Untuk melindungi kuku nail art, dapat menggunakan cat pelindung kuku atau disebut juga dengan nail sealer. Cat pelindung kuku berbentuk cair, seperti cat kuku pada umumnya, namun berwarna bening. Sangat disarankan untuk menggunakan cat pelindung kuku sebanyak dua hari sekali. Hal ini dilakukan untuk melindungi kuku nail art secara maksimal, membuat nail art bertahan lebih lama, serta mencegah perubahan warna.

Cara memakai cat pelindung kuku adalah sebagai berikut:

  • Cuci tangan terlebih dahulu menggunakan air dan sabun
  • Aplikasikan cat pelindung kuku dalam olesan yang tipis saja
  • Tunggu hingga kering
  • Setelah kering, dapat pula mengaplikasikan cat pelindung kuku lagi sebanyak 2 – 3 lapisan

6. Makanan Bergizi

Berikut adalah berbagai nutrisi dan makanan yang dapat membantu merawat kuku setelah nail art:

  • Biotin

Nama lain dari biotin adalah vitamin B kompleks. Vitamin ini akan membantu pertumbuhan sel baik yang sangat penting untuk pertumbuhan kuku. Biotin dapat dijumpai pada hati, kuning telur, produk olahan susu, ragi, salmon, alpukat, ubi, kacang-kacangan dan biji-bijian.

  • Vitamin B

Vitamin B lainnya yang tak kalah penting untuk menjaga kesehatan kuku adalah vitamin B12 dan B9. Vitamin B12 akan membantu penyerapan zat besi dan pembentukan sel darah merah.

Sementara itu, kekurangan vitamin B9 akan menyebabkan perubahan pigmen pada kuku, serta membuat kuku menjadi keras, namun mudah patah. Untuk itu, konsumsilah makanan yang mengandung vitamin B12 seperti daging, unggas, ikan, telur dan produk olahan susu.

Untuk vitamin B9 didapatkan dari sayuran berwarna hijau tua, jeruk, kacang polong dan kacang-kacangan lainnya, biji-bijian, serta alpukat.

  • Zat besi

Zat besi merupakan inti penyusun sel darah merah, yang mana akan membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk kuku. Makanan yang mengandung zat besi antara lain daging, ayam, ikan, telur, sayuran berdaun hijau tua, kacang-kacangan dan biji-bijian.

  • Magnesium

Magnesium adalah suatu mineral yang penting juga untuk pertumbuhan kuku. Apabila tubuhkekurangan magnesium, maka akan muncul garis-garis pada kuku. Untuk mendapatkan asupan magnesium secara maksimal, dapat mengonsumsi makanan seperti gandum, sayuran berdaun hijau tua, quinoa, almond, kacang mete, kacang tanah, edamame dan kacang hitam.

  • Protein

Kuku sebenarnya terbuat dari jaringan pembentuk protein yang bernama keratin. Mengonsumsi cukup protein akan membantu kuku untuk tetap kuat dan tidak mudah stress. Makanan tinggi protein antara lain daging, unggas, ikan, telur, produk olahan susu, kedelai, kacang polong dan kacang-kacangan lainnya, biji-bijian, serta gandum.

  • Omega-3

Omega-3 akan menjaga kelembaban kuku, serta memberinya efek berkilau. Maka, konsumsilah ikan-ikanan seperti salmon, trout, makarel, tuna dan sarden, serta makanan lain seperti kenari, kedelai, telur dan biji chia.

  • Vitamin C

Vitamin C merupakan bahan utama untuk pembentukan kolagen dalam tubuh. Kolagen inilah yang nantinya berperan penting untuk pertumbuhan kuku, yaitu menjaga bentuk dan kekuatan kuku. Selain jeruk, makanan yang yang patut dikonsumsi untuk mendapatkan asupan vitamin C yang cukup antara lain stroberi, kiwi, paprika, sayuran hijau dan tomat.

  • Zinc

Zinc sangat diperlukan oleh tubuh untuk melakukan pertumbuhan dan pembelahan sel, di mana sel-sel pembentuk kuku merupakan jenis sel yang tumbuh dan membelah diri secara cepat. Maka, diperlukan asupan zinc yang cukup untuk membantu sel-sel pada kuku tersebut.

Makanan yang kaya akan zinc, yaitu daging, unggas, ikan, telur, kedelai, buncis, kacang hitam, almond, kacang mete dan biji-bijian.

  • Air

Sudah menjadi rahasia umum bahwa meminum air yang cukup akan membawa dampak baik atau manfaat bagi tubuh. Pada kuku, air akan membantu menjaga keoptimalan kesehatannya.

Selain itu, air akan membantu kuku menjadi kuat dan tumbuh lebih cepat. Maka, minumlah air yang cukup, yaitu antara 2 – 3.5 liter setiap hari.

Namun, sesuaikan kembali dengan aktivitas yang dijalani. Apabila sedang melakukan aktivitas yang berat, asupan air perlu juga ditambah.