7 Tips Memilih Hair Dryer yang Bagus dan Tepat

Para wanita tentu tidak asing dengan penggunaan hair dryer. Rambut wanita yang rata – rata lebih panjang dari pria memang memerlukan waktu lebih lama untuk mengering setelah dikeramas, dan terkadang membutuhkan bantuan pengering rambut untuk mengeringkannya. Sehubungan dengan pemilihan hair dryer, berinvestasi pada model yang memiliki kualitas tinggi yang cocok untuk model rambut Anda bisa meningkatkan kesehatan rambut secara signifikan. Pengering rambut yang tepat akan menurunkan kesempatan Anda untuk berakhir dengan rambut yang kusut dan terbakar. Kunci utama untuk difokuskan ketika Anda berbelanja untuk membeli pengering rambut adalah bahan pembuatnya, tingkat kelistrikan, berat, dan khususnya fitur – fitur yang akan membuat proses mengeringkan rambut menjadi lebih mudah. Tips memilih hair dryer berikut ini bisa menjadi panduan yang tepat untuk Anda.

Memilih Hair Dryer yang Tepat

Tips memilih hair dryer perlu Anda pertimbangkan dari segi bahan pembuatnya dan juga kondisi rambut Anda. Berikut ini adalah beberapa jenis hair dryer yang dapat menjadi pertimbangan Anda dalam memilih.

1.Hair Dryer Tourmaline

Jenis hair dryer ini berguna untuk rambut yang tebal dan mengembang. Tourmaline adalah bahan semi logam yang memberikan manfaat ion paling intens, dan bisa lebih mahal daripada hair dryer ionic biasa. Hair dryer ionic atau turmalin akan memberikan ion negatif yang akan membantu memecah butiran air pada rambut untuk pengeringan lebih cepat. sebagai hasilnya, rambut akan tidak mudah menjadi mengembang setelah dikeringkan, atau menjadi sulit dikeringkan seperti biasanya. Jika Anda memiliki rambut yang tebal dan mudah mengembang maka jenis ini adalah pilihan yang tepat untuk cara mengatasi rambut mengembang.

2. Hair Dryer Keramik/Porselen

Jenis hair dryer ini bisa Anda gunakan dalam tips memilih hair dryer jika Anda memiliki rambut tipis atau kering. pengering rambut yang menggunakan cangkang plastik atau logam yang dilapis keramik atau porselen menyediakan panas yang lebih kuat dan konsisten, jadi merupakan pilihan bagus untuk rambut halus atau kering yang mudah dehidrasi, bahkan bisa digunakan untuk semua jenis rambut. Tipe ini menggunakan ion negatif untuk mencegah kusut dan mempercepat pengeringan, beberapa bahkan ada yang menggunakan teknologi infra merah.

3. Hair dryer titanium

Hair dryer yang terbuat dari titanium dapat menyediakan panas yang stabil. Walaupun demikian, jenis ini cenderung mudah panas jadi tidak bagus untuk rambut halus atau rusak. Namun jika Anda memiliki rambut yang sangat tebal atau banyak, titanium dapat membantu waktu pengeringan secara drastis. Beratnya lebih ringan daripada keramik atau porselen sehingga lebih nyaman digenggam. Bagi Anda yang memiliki rambut mengembang, gunakan shampo untuk rambut mengembang sebagai cara merawat rambut agar tidak mengembang yang tepat.

4. Pilih Tingkat Kelistrikannya

Tips memilih hair dryer berikut adalah untuk memilih yang tingkat kelistrikannya berkisar 1500 watt atau lebih. Tingkat kelistrikan atau watt dari pengering rambut akan menentukan seberapa cepat motornya bekerja. Semakin tinggi wattnya, rambut akan lebih cepat kering. Pengering dengan tingkat watt yang rendah biasanya lebih murah tetapi Anda akan perlu menggantinya lebih sering daripada yang memiliki tegangan watt tinggi. Jika rambut Anda sangat tebal dan sulit kering, pilih yang tegangannya berkisar 1800 – 2000 watt, sama dengan  yang digunakan di salon.

5. Pilih yang Ringan

Tips memilih hair dryer berikut mungkin terlihat tidak penting tetapi pemilihan beratnya juga lumayan mempengaruhi. Anda pasti akan menginginkan model yang lebih ringan untuk dipegang sementara mengeringkan rambut agar lengan tidak cepat lelah. Carilah yang memiliki berat sekitar 0,45 kg atau sesuaikan dengan kondisi Anda. Bagi Anda yang bermasalah dengan rambut kering, pilih shampo yang cocok untuk rambut kering sebelum menggunakan hair dryer, dan gunakan vitamin rambut yang bagus setelahnya.

6. Pilih Fungsinya

Anda juga perlu melakukan tips memilih hair dryer yang memiliki setting panas berbeda agar mudah disesuaikan dengan keperluan. Carilah pengering rambut yang memiliki tingkat kepanasan rendah, medium dan tinggi sehingga Anda dapat menggunakan jumlah panas yang tepat yang dibutuhkan rambut. Untuk rambut tipis dan kering, panas rendah akan bekerja dengan baik. Sedangkan rambut normal memerlukan panas medium, dan rambut tebal memerlukan panas maksimal. Pilih juga yang memiliki setting dingin untuk sentuhan akhir pada rambut agar tidak overheat. Panas yang terlalu tinggi bisa menjadi penyebab rambut kering dan penyebab kerusakan pada rambut.

7. Memilih Fungsi Tambahan

Sebuah hair dryer kerap memiliki tambahan diffuser yang dapat mendistribusikan udara panas pada area lebih besar tanpa membuat rambut beterbangan ke segala arah. Alat ini terutama berguna jika Anda memiliki rambut keriting atau berombak karena akan membantu mempertahankan teksturnya. Diffuser biasanya ditempelkan pada ujung blow dryer dan bisa dicopot sehingga bisa digunakan hanya ketika diperlukan. Ada juga yang memiliki nozzle yang berfungsi untuk meluruskan rambut dan dipasang pada ujung hairdryer seperti diffuser, atau juga yang memiliki sisir di ujungnya untuk menciptakan rambut yang halus.

Selain tips memilih hair dryer yang sudah disebutkan diatas, Anda juga perlu memperhatikan harganya. Membeli yang berharga murah mungkin memang menjadi solusi yang tepat bagi budget terbatas, tetapi juga harus diperhatikan mutu dari produk tersebut. Banyak pengering rambut berharga murah ternyata juga dibuat dari bahan – bahan yang kurang bermutu dan tidak dapat bertahan lama, bahkan beresiko menimbulkan kerusakan seperti korslet dan overheat. Tidak dapat dipungkiri bahwa membeli hair dryer yang berharga lebih mahal berarti menginvestasikan pada produk yang akan bertahan lama, bahkan mungkin hingga bertahun – tahun.