6 Efek Samping Baby Oil Untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Emolien adalah zat yang dapat melembutkan dan melembapkan kulit. Topikal emolien digunakan untuk mengobati atau mencegah kulit kering, salah satunya adalah baby oil. Baby oil terkadang menjadi salah satu bahan dalam produk yang ditujukan untuk mengobati jerawat, bibir yang kering dan pecah – pecah, ruam popok, dan iritasi kulit minor lainnya. Baby oil terbuat dari mineral oil, yaitu suatu zat yang sama sekali asing bagi tubuh manusia. Mineral oil adalah minyak sintetis yang merupakan produk sampingan dari hasil penyaringan bahan bakar, yaitu dari minyak mentah.

Selain itu juga ada tambahan lanolin, sejenis lilin yang dihasilkan oleh kelenjar minyak domba yang dicampur dengan bahan pewangi buatan. Dengan kandungannya tersebut maka baby oil bisa digunakan sebagai pelembab kulit, dan tidak hanya bermanfaat bagi anak – anak tetapi juga untuk orang dewasa. Baby oil untuk orang dewasa bisa digunakan untuk mengatasi kulit kering, bahkan digunakan sebagai pembersih wajah dan dioleskan semalaman di area wajah. Akan tetapi, penggunaan baby oil untuk orang dewasa biasanya tidak disarankan untuk digunakan pada area wajah karena bisa menyebabkan beberapa efek samping baby oil untuk wajah berikut ini.

1. Menyumbat pori – pori

Kandungan minyak yang hampir sejumlah 100% pada baby oil membuatnya rentan menyumbat pori – pori kulit. Baby oil yang berbahan dasar minyak mineral seringkali dinyatakan sebagai produk comedogenic, yang berarti produk tersebut beresiko menyumbat pori – pori. Kadar mineral yang tinggi akan menyebabkan efek samping baby oil memperlambat kemampuan kulit untuk membuang semua kotoran dan racun di pori – pori wajah. Karena itu, daripada membersihkan wajah, baby oil justru berpotensi untuk timbul jerawat, komedo dan pigmentasi pada kulit wajah. Walaupun ada tips mengenai cara memutihkan kulit dengan baby oil, cara  menghilangkan flek hitam dengan baby oil dan cara membuat wajah glowing dengan baby oil, Anda tetap perlu mempertimbangkan resiko efek samping ini.

2. Kulit menjadi tebal dan kasar

Baby oil memang aman untuk kulit bayi dan juga sekaligus untuk membersihkan sisa kosmetik yang sulit dibersihkan. Perlu diketahui bahwa menurut sebagian ahli, baby oil adalah produk untuk bayi yang juga aman digunakan oleh orang dewasa, tetapi bukan untuk digunakan di kulit wajah. Jika baby oil digunakan terus menerus pada kulit wajah wanita dewasa maka kulit bisa menjadi tebal dan teksturnya kasar. Efek samping baby oil untuk wajah ini bisa terjadi terutama jika digunakan dalam waktu lama karena kandungan mineralnya yang tidak cocok bagi kulit wajah.

3. Mengurangi kelembaban alami pada kulit

Penggunaan baby oil yang mengandung minyak mineral mungkin akan bermanfaat untuk melembabkan kulit bagi orang – orang yang tinggal di daerah beriklim dingin. Tetapi untuk orang yang tinggal di daerah tropis, penggunaan baby oil yang rutin di wajah justru akan mengurangi kelembapan kulit, terutama di area sekitar mata. Walaupun memiliki fungsi untuk melembapkan, baby oil tergolong sebagai pelembab oklusi, yaitu yang memiliki kecenderungan tekstur lengket dan bisa menyebabkan kulit terasa panas sehingga tidak cocok untuk kulit wajah.

4. Menyebabkan iritasi kulit

Baby oil pada umumnya mengandung tambahan pewangi buatan yang aman dan lembut aromanya walaupun tidak banyak, namun tetap beresiko menimbulkan iritasi pada kulit. Terutama pada kulit wajah yang sensitif jika digunakan terus menerus dan pada area mata. Iritasi ini akan diawali dengan rasa gatal, kemerahan pada kulit, terasa panas dan lama kelamaan area yang mengalami iritasi tersebut akan menghitam.

5. Menyebabkan reaksi alergi

Efek samping baby oil untuk wajah juga bisa menimbulkan reaksi alergi seperti ruam, gatal – gatal, kulit kemerahan, membengkak, pecah – pecah atau mengelupas dan lain sebagainya. Efek samping ini bisa didapatkan dari kandungan mineral oil atau pewangi didalamnya yang belum tentu cocok untuk kulit wajah orang dewasa. Kulit bayi yang cenderung normal berbeda dengan kulit orang dewasa yang sudah mengalami berbagai masalah seperti kulit berminyak, jerawat dan lainnya. Itu sebabnya baby oil kurang cocok digunakan sebagai bahan untuk melembapkan atau membersihkan wajah.

6. Sulit dibersihkan

Mengoleskan baby oil pada wajah misalnya untuk cara menghilangkan komedo dengan baby oil akan menciptakan efek lapisan pada kulit. Baby oil tidak bisa larut dalam air, itu sebabnya akan sulit untuk dibersihkan. Lapisan baby oil akan menempel di kulit hingga dibersihkan oleh produk pembersih wajah. Mungkin Anda bahkan harus menggosoknya agar bersih, yang juga bisa menyebabkan kulit menjadi iritasi.

Sampai saat ini penggunaan baby oil untuk kulit wajah orang dewasa masih diperdebatkan. Efek samping baby oil untuk wajah memang bisa terjadi karena kondisi, jenis dan ketebalan lapisan kulit antara bayi serta orang dewasa akan berbeda sehingga kurang ideal pula untuk digunakan pada kulit wajah orang dewasa. Termasuk juga kebiasaan mengoleskannya di sekitar mata untuk melembapkan, tetapi hasil yang didapatkan biasanya berupa kebalikannya. Untuk itu, sebaiknya Anda memilih produk pembersih yang memang diformulasikan khusus untuk wajah dan mata sehingga tidak perlu mengambil resiko dengan menggunakan produk yang bukan peruntukannya. Anda tetap bisa menggunakan baby oil untuk keperluan perawatan tubuh lain, seperti pelembab kulit di bagian yang kering, pijat, pelumas untuk manikur dan pedikur, mencegah stretch mark, cara memutihkan ketiak dengan baby oil, cara menghilangkan ketombe dengan baby oil,  juga menggunakan manfaat baby oil untuk alis.