9 Cara Mengetahui Rambut Sehat Atau Tidak Dengan Pasti

Kriteria rambut normal dan sehat hingga kini masih banyak diperdebatkan karena masing – masing memiliki pendapat yang berbeda mengenai bagaimana rambut sehat seharusnya terlihat. Ada yang berpendapat bahwa rambut sehat normal adalah rambut yang panjang, orang lain menganggap rambut tebal sebagai rambut sehat yang normal, atau rambut yang berkilau dan lain sebagainya. Semua ini penting untuk diketahui jika Anda ingin menentukan apakah rambut Anda sehat atau tidak.

Mampu mengenali tanda kerusakan rambut juga sangat penting. Ujung bercabang, rambut rapuh dan rontok serta helaian yang tipis dan mudah patah adalah masalah yang akan merugikan bagi rambut kita. Berenang di kolam yang mengandung klorin, menggunakan alat penata rambut bersuhu panas, dan sering mengecat rambut juga akan mempengaruhi kondisi rambut kita. Karena banyaknya faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan rambut, maka sangat penting untuk mengenali bagaimana cara mengetahui rambut sehat atau tidak.

1. Kerontokan rambut minimal

Perhatikan pada jumlah rambut yang rontok ketika kita mandi atau keramas, di bantal ketika kita tidur atau pada sisir dan sikat rambut. Kehilangan sejumlah rambut setiap hari sangat wajar, tetapi sangat penting untuk mengetahui seberapa banyaknya. Teori menyatakan sekitar 80 helai sehari adalah jumlah normal kerontokan rambut. Jika rambut Anda hanya rontok sekitar jumlah itu, maka kemungkinan besar dengan tanda itu Anda dapat melihat cara mengetahui rambut sehat atau tidak, bagaimana akibat rambut rontok serta cara menguatkan akar rambut.

2. Tekstur rambut halus

Anda pasti tidak ingin mengalami jari yang menyangkut pada rambut kaku ketika sedang menyisirnya dengan jari. Rambut normal dan sehat tidak pernah terasa kering dan rapuh. Umumnya rambut panjang berarti tumbuh dengan sehat, tetapi Anda juga bisa memiliki rambut panjang yang rusak dan rapuh. Ketika rambut mendapatkan kelembapan dengan baik, rasanya akan lembut dan halus ketika disentuh. Anda perlu tahu cara merawat rambut agar lembut misalnya dengan manfaat timun untuk rambut.

3. Kelembapan tidak mempengaruhi rambut

Cuaca yang lembap dapat terlihat dari kondisi rambut kita. helaian rambut yang berpori bisa menyebabkan rambut rusak kehilangan kemampuannya bertahan terhadap kelembapan. Ketika ada kelembapan di udara, helaian rambut rusak akan menahan kandungan air dan meresponnya dengan menjadi keriting. Rambut akan mengambil tekstur alaminya ketika dihadapkan dengan kelembapan yang berlebihan di udara. Jadi jika rambut Anda lurus alami maka kondisinya akan tetap demikian, sedangkan jika keriting maka juga akan tetap seperti itu jika rambut normal dan sehat.

4. Bebas ketombe

Ketombe tentu saja bukan merupakan ciri – ciri rambut sehat. Serpihan putih yang mengganggu ini adalah tanda yang paling jelas bahwa kulit kepala Anda tidak sehat. Kulit kepala yang sehat seharusnya memiliki pigmen warna yang bagus dan sewarna dengan kulit wajah atau bagian tubuh lainnya dengan tidak ada iritasi atau kemerahan dan perubahan warna apapun di kulit kepala tersebut. Penyebab rambut ketombe perlu diatasi dengan cara menghilangkan ketombe yang benar.

5. Tidak mudah patah

Satu lagi ciri – ciri rambut sehat adalah ketika ditarik maka akan mudah kembali ke bentuk aslinya. Anda harus dapat menarik rambut dan ia akan memantul balik kepada bentuk alaminya, tidak patah atau berantakan. Sedikit rambut patah tentu saja normal, tetapi jika patah terus menerus dalam jumlah banyak kemungkinan rambut Anda kekurangan kelembapan dan elastisitas. Anda juga perlu menjaga pola makan dengan konsumsi makanan yang membuat rambut lebat.

6. Rambut berkilau

Ciri – ciri rambut yang sehat tidak perlu diberi minyak untuk tampak berkilau alami sebagai cara mengetahui rambut sehat atau tidak. Rambut sehat akan berkilau dan bercahaya dengan sendirinya secara alami. Jika demikian, itu berarti kutikula rambut terletak pada posisi yang seharusnya dan menciptakan permukaan lembut serta datar dimana cahaya bisa memantul dengan baik. Sedangkan rambut rusak akan tampak kusam serta tidak hidup.

7. Rambut elastis

Semua rambut memiliki elastisitas tertentu dan seharusnya dapat kembali kepada keadaan alaminya ketika diregangkan. Ini adalah karakteristik alami rambut secara umum yang menunjukkan cara mengetahui rambut sehat atau tidak. Helaian yang patah ketika ditarik mungkin saja mengalami terlalu banyak pemrosesan rambut. Elastisitas rambut yang rendah berarti rambut lebih rentan mengalami patah.

8. Rambut memiliki kemampuan pergerakan

Ketika helaian rambut Anda berada dalam kondisi yang prima, rambut akan tampak hidup, memantul dan bervolume. Daripada menggunakan panjang dan volume rambut sebagai cara mengukur kesehatan rambut, kondisi rambut jauh lebih penting untuk dijadikan tolok ukur cara mengetahui rambut sehat atau tidak. Rambut yang sehat dan normal biasanya memiliki lebih banyak berat dan pergerakan daripada rambut yang terlalu sering diproses.

9. Rambut menolak air

Jika rambut Anda dapat melewati tes dengan air, mungkin saja Anda memiliki ciri – ciri rambut yang sehat. Cara mengetahui rambut sehat atau tidak bisa dilakukan dengan menggunakan air. Rambut yang sehat menolak air karena kutikulanya tertutup. Anda bisa mengujinya dengan menempatkan segenggam rambut di dalam mangkok. Rambut yang sehat akan mengambang, sedangkan rambut rusak memiliki kutikula dengan bagian eksterior yang terbuka yang memungkinkan air masuk dan membuatnya menjadi lebih berat sehingga rambut yang rusak akan tenggelam.

Seberapa cepat atau lambat rambut mengering juga penting sebagai cara mengetahui rambut sehat atau tidak. Jika rambut anda mengambil waktu lama untuk kering maka bisa jadi itu adalah tanda bahwa rambut mulai menunjukkan kerusakan. Apabila Anda memiliki ciri – ciri rambut sehat tersebut, maka lanjutkan perawatan harian yang biasa Anda lakukan. Namun jangan cemas jika rambut Anda belum seluruhnya menunjukkan ciri – ciri rambut yang sehat, karena masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk merawatnya agar sehat dan kuat kembali dengan kebiasaan perawatan rambut yang sehat.