Apakah Kulit Kering Bisa Berjerawat Seperti Kulit Berminyak?

Kulit kering adalah kondisi kulit yang umum dialami oleh banyak orang dalam segala usia dengan berbagai penyebab. Kulit kering ditandai oleh perasaan tertarik pada kulit yang terkadang memburuk apabila terkena air, misalnya setelah mandi atau berenang di kolam renang. Kulit menjadi gatal dan menunjukkan tanda – tanda mengelupas atau bersisik. Mungkin juga terdapat petak – petak kemerahan atau bahkan terdapat beberapa area kulit yang tampak abu – abu dan pucat.

Pada kasus yang lebih parah, mungkin saja terjadi rekahan dalam di kulit yang berdarah dan iritasi. Memiliki kulit kering tidaklah menyenangkan, dan walaupun hal itu adalah sesuatu yang umum namun tidak berarti harus dibiarkan saja. Orang kerap menghubungkan kulit berminyak dengan jerawat, akan tetapi kulit kering bisa menjadi penyebab dari breakout juga. Jerawat muncul kapan saja ketika folikel rambut di kulit menjadi tersumbat, dan sumbatan tersebut tidak hanya berasal dari minyak melainkan bisa juga dari kotoran, sel kulit mati, debu, kosmetik dan bakteri.

Bagaimana Jerawat Timbul di Kulit Kering

Untuk memahami mengenai apakah kulit kering bisa berjerawat, kita perlu memahami mengenai bagaimana kulit kering tersebut sebenarnya. Kulit kering biasanya berarti kulit yang rusak. Minyak yang dihasilkan pada kulit kering tidak dapat menempel lama, sehingga kulit  justru akan menghasilkan minyak lebih banyak dan menyebabkan penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit sehingga mudah teriritasi dan meradang. Pada kulit kering, sel kulit tidak cukup direkatkan dengan minyak alami yang ada di bawah kulit sehingga perlindungan kulit dengan benda asing tidak cukup dan tercipta adanya jarak antar sel kulit.

Tanpa adanya minyak, maka akan semakin banyak jarak di antara sel kulit yang menjadi celah untuk bakteri memasuki kulit , begitu juga dengan kotoran dan benda asing lain. Kulit bergantung pada lapisan lipidnya untuk menjauhkan zat – zat iritan, seperti bakteri, virus dan jamur, dan untuk memelihara pergantian sel. Ketika kulit menjadi kering, kemampuannya untuk melakukan tugas -tugas tersebut menjadi terbatas menyebabkan penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit dan dengan mudah menjadi iritasi serta meradang, menciptakan lahan potensial untuk pertumbuhan jerawat.

Kulit kering mungkin juga akan menjadi terlalu sensitif untuk mengatasi produk perawatan kulit yang keras khususnya pengobatan dengan resep retinol. Beberapa pengobatan jerawat dapat menyebabkan kulit yang sangat kering sebagai efek sampingnya dan menyebabkan kerusakan lapisan pelindung kulit dan kulit kering pada orang yang biasanya tidak memiliki jenis kulit tersebut. Bisa jadi penyebab kulit kering berjerawat justru adalah pengobatan jerawat yang menyebabkan kondisi kulit semakin parah dan justru memancing timbulnya jerawat baru.

Sejumlah bahan dalam produk perawatan jerawat yang bisa membuat kulit kering adalah salicylic acid, benzoyl peroksida, dan tretinoin. Kalau memiliki kulit kering, Anda tidak dapat menggunakan semua bahan ini sekaligus. Cara yang paling masuk akal untuk cara merawat kulit berjerawat dan sensitif adalah dengan menggilir pemakaiannya, dan juga jangan gunakan jenis skincare lain yang ditujukan untuk kulit berjerawat jika sudah menggunakan pengobatan dengan bahan – bahan ini.

Cara mengatasi jerawat di kulit kering

Apakah kulit kering bisa berjerawat juga bisa berasal dari kondisi kulit yang memiliki ciri – ciri kulit sensitif terhadap bahan aktif yang ada di dalam produk perawatan kulit yang Anda gunakan. Kulit wajah yang mengering biasanya akan mengelupas, dan tanpa sadar biasanya tangan akan ikut mengelupas kulit yang bersisik tersebut. Luka dari kulit yang mengelupas juga dapat memicu jerawat karena menjadi tempat berkembangnya bakteri. Anda dapat melakukan cara mengatasi jerawat untuk perawatan kulit kering seperti berikut:

  • Menggunakan pelembab yang berbahan dasar air atau water based, gel atau serum untuk cara merawat kulit kering. Anda bisa mengoleskan pelembab dua kali sehari jika masih terasa kering.
  • Menggunakan kosmetik yang bebas minyak dan non komedogenik.
  • Menggunakan tabir surya minimal SPF 30 untuk menghindari bahaya kulit kering karena sinar UV.
  • Membiasakan membersihkan wajah dua kali sehari termasuk malam sebelum tidur dari sisa kosmetik dan kotoran di kulit wajah. Gunakan pembersih yang bebas minyak dan hindari menggunakan air panas untuk mencuci muka yang bisa menjadi penyebab kulit kering.
  • Mengonsumsi air putih minimal 2 liter sehari untuk tetap memberi hidrasi yang cukup pada kulit dan juga untuk menjaga kekenyalan kulit.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seperti buah dan sayur untuk tetap menjaga asupan nutrisi untuk kulit, vitamin untuk kulit kering dan suplemen untuk kulit kering dan kusam.
  • Menjaga pola tidur yang baik untuk memelihara kesehatan kulit.
  • Hindari pemakaian obat jerawat yang dapat membuat kulit menjadi kering. Kalaupun terpaksa, jangan gunakan untuk seluruh kulit. Hanya gunakan pada area jerawat saja.

Apakah kulit kering bisa berjerawat penyebabnya perlu dibedakan dari kondisi kulit yang kering karena kurang produksi sebum ataukah kering karena mengalami dehidrasi. Dengan mengetahui perbedaannya maka Anda akan lebih mudah melakukan langkah – langkah untuk memulihkan kondisi kulit wajah dengan tepat. Salah melakukan cara perawatan kulit kering justru akan memperburuk kondisi kulit. Hindari produk yang mengandung butiran scrub besar dan kasar karena akan memperburuk kondisi kulit kering, juga hindari bahan seperti witch hazel, mentol, dan alkohol dalam produk perawatan kecantikan Anda.