5 Efek Samping Masker Bedak Bayi Bagi Kesehatan dan Kulit

Bedak bayi pastinya pernah digunakan oleh hampir sebagian besar orang dalam suatu waktu di masa hidup mereka terutama ketika masih bayi. Bedak bayi umumnya digunakan untuk menyerap kelembaban dan meminimalkan gesekan kulit bayi agar tidak lecet. Banyak orang menggunakan bedak bayi sebagai pencegahan bagi ruam popok bayi dan anak, mencegah pertumbuhan bakteri berlebih di kulit bayi dan anak dan melindungi kulit dari iritasi. Tidak hanya bayi, para wanita bahkan banyak yang menggunakan bedak bayi di area selangkangan atau pakaian dalamnya untuk menjaga area tersebut tetap kering.

Bedak bayi merupakan nama produk dari bubuk talk, yang terbuat dari talk, sebuah mineral mengandung magnesium, silikon dan oksigen. Talk berasal dari pertambangan yang tidak jauh dari pertambangan asbes, substansi yang juga dikenal memiliki efek karsinogenik. Bubuk talk juga umumnya ditambahkan pada produk make up dan kosmetik untuk mencegah penggumpalan dan memastikan penampilan serta tekstur produk yang mulus.

Kandungan Bedak Bayi

Produk yang ditujukan untuk bayi memang mengandung formula yang lebih alami dan lembut, namun tidak lepas dari penggunaan beberapa bahan termasuk bahan kimia seperti berikut ini:

  • Magnesium Silikat – Nama ilmiah dari bedak bayi ini merupakan bahan dasar yang digiling sehingga menjadi butiran serbuk halus berupa bedak.
  • Parfum – Bedak bayi memiliki variasi wangi yang lembut dan harum, namun itu adalah pewangi buatan yang bisa menimbulkan reaksi pada orang dengan ciri – ciri kulit sensitif.
  • Kalsium Karbonat – Kandungan zat kimia ini apabila terdapat dalam jumlah berlebihan bisa menyumbat pori kulit dan membuat penyerapan keringat berlebih menjadi kacau sehingga timbul biang keringat atau gatal dan jerawat.
  • Zinc Stearate – Penggunaan bedak bayi yang mengandung zat kimia ini jika terlalu tebal dan menumpuk pada kulit akan mengakibatkan bau tidak sedap atau menjadi asam terutama jika terkena matahari atau radikal bebas.
  • Pati Beras – Bahan ini tujuannya untuk memberi efek yang halus dan kering pada permukaan kulit agar tidak berkeringat, namun pada orang dewasa yang memiliki kelenja keringat aktif akan mudah bereaksi dengan bakteri. 

Bahaya Masker Bedak Bayi

Bedak bayi konon memiliki kemampuan alami untuk mengeringkan kulit dan mengurangi minyak alami dari produksinya yang berlebihan di tubuh. Beberapa kalangan menyatakan bahwa bedak bayi tidak menyumbat pori, melainkan membantu untuk mengurangi jerawat di kulit terutama di wajah. Karena itu banyak wanita yang menggunakan bedak bayi sebagai bahan dasar masker wajah. Bedak bayi yang berupa bedak tabur tampak sama sekali tidak berbahaya, namun para ilmuwan sudah memperingatkan mengenai resiko potensialnya sejak tahun 1960an. Bedak talk umumnya berbahaya jika terhirup, terutama dalam jumlah besar. Efek samping masker bedak bayi antara lain:

1. Menyumbat Pori – Pori

Tidak hanya ada cara melentikkan bulu mata dengan bedak bayi dan cara menebalkan bulu mata dengan bedak bayi, aataupun cara memanjangkan bulu mata dengan bedak bayi, bedak ini juga kerap digunakan sebagai masker wajah. Pada kenyataannya, produk ini adalah bedak yang dikhususkan untuk bayi. Karena itu penggunaannya pada wajah justru dapat menyebabkan tersumbatnya pori – pori kulit, bahkan lebih parah pada kulit yang berjerawat karena kotoran bisa semakin menumpuk pada pori – pori dan menyebabkan pertumbuhan jerawat yang semakin banyak.

2. Membuat Wajah Kering

Bedak bayi memang diformulasikan untuk membuat area kulit bayi tetap kering agar dapat mencegah timbulnya ruam dan bakteri. Memang untuk sebagian orang akan merasakan enaknya manfaat bedak bayi untuk masker wajah dan merasakan efek dari pemakaian masker bedak bayi karena membuat wajah menjadi kering dan tidak berminyak. Akan tetapi efek samping masker bedak bayi yang mengeringkan tersebut bisa jadi buruk bagi kulit wajah, karena kondisi kulit wajah bisa menjadi sangat kering dan tidak sehat.

3. Radang Paru

Manfaat bedak bayi untuk ketiak memang dapat mengurangi keringat berlebih, namun Anda perlu berhati – hati jika sering terhirup. Efek samping masker bedak bayi juga dapat menimbulkan radang paru – paru jika terhirup ke dalam sistem pernapasan dalam jangka panjang atau terus menerus. Partikel halus bedak atau talk yang menumpuk pada jaringan paru – paru akan menyebabkan peradangan paru yang cukup sering terjadi pada orang dewasa. Efek lain adalah gangguan pernapasan karena partikel talk menghambat saluran pernapasan setelah terhirup dalam waktu lama atau terus menerus.

4. Memicu Gatal dan Iritasi

Sejatinya bedak bayi memang memiliki banyak manfaat. Ada cara mengatasi rambut lepek dengan bedak bayi yang dapat menyerap kelebihan minyaknya, namun tetap mengandung resiko. Kulit orang dewasa mengandung minyak alami yang berlimpah di permukaannya dan pori – pori yang sudah beradaptasi dengan lingkungan yang mengandung radikal bebas. Efek samping masker bedak bayi tersebut bisa terjadi ketika minyak alami pada kulit wajah orang dewasa tidak dapat beradaptasi dengan bahan dasar bubuk talk yang ada pada bedak bayi.

5. Memicu Reaksi Alergi

Pemakaian masker bedak bayi pada orang dewasa juga bisa memicu reaksi alergi pada bahan dasar bubuk talk tersebut. Efek tersebut bisa muncul beberapa waktu setelah penggunaan masker berupa bengkak dan kemerahan pada kulit, yang mungkin saja tidak terasa nyeri tetapi cukup mengganggu penampilan. Jika Anda merupakan seorang pengguna bedak tabur untuk wajah, ketahui cara memadatkan bedak tabur agar lebih praktis jika perlu dibawa – bawa.

Kedekatan lokasi penambangan talk dengan asbes turut memicu kekhawatiran para ahli akan bahaya bedak bayi. Walaupun telah ada peraturan untuk memilih lokasi penambangan talk dengan hati – hati agar dapat mencegah kontaminasi asbes yang bersifat karsinogenik dan mengambil langkah yang diperlukan untuk memurnikan zat tersebut selayaknya, namun pada kenyataannya talk tetap mengandung berbagai resiko bagi kesehatan. Oleh karena itu, efek samping masker bedak bayi juga tidak dapat diabaikan jika akan menimbulkan efek yang sama dengan penggunaan bedak itu sendiri tanpa dijadikan masker wajah. Jika bedak bayi saja sekarang sudah tidak disarankan untuk digunakan oleh bayi, lalu seharusnya tidak ada alasan bagi orang dewasa untuk menggunakannya sebagai masker wajah pula.