4 Cara Memakai Blush On yang Baik dan Benar

Blush on adalah salah satu jenis make up yang akan menutupi penampilan lelah Anda secara instan menjadi penampilan yang lebih terpoles. Cara memakai blush on tidak hanya ada satu cara saja. Seperti ketika mengaplikasikan lipstik dan eyeliner, blush juga bisa digunakan untuk mencapai berbagai bentuk estetis berbeda tergantung pada bagaimana dan dimana pengaplikasiannya. Efek tertentu dapat dengan mudah diciptakan dengan blush on. Make up artist manapun akan mengatakan bahwa aplikasi adalah segalanya. Mengaplikasikan terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa membuat make up Anda tidak flawless. Sangat penting untuk mengetahui bagaimana cara memakai blush on setiap hari yang akan membuat kulit wajah tampak berkilau dan sehat selain mengetahui bagaimana cara memancungkan hidung yang akan mempertegas tata rias Anda.

1. Area pengaplikasian

Blush on akan menciptakan ilusi optik, menggambar mata dimanapun Anda membubuhkannya. Tempat mengaplikasikan blush on tergantung pada bentuk wajah Anda.

  • Merampingkan wajah bulat – Sapukan blush on di sepanjang tulang pipi. Sedot pipi ke dalam untuk menampakkan tulang pipi Anda dan baurkan warna blush on Anda hingga ke arah pelipis.
  • Menyeimbangkan wajah berbentuk hati – Aplikasikan blush di bawah pipi Anda pada bagian yang paling banyak berdaging dan baurkan blush on sampai ke ke garis rambut Anda.
  • Melembutkan wajah panjang – Baurkan blush on di bawah pipi pada bagian yang paling tembam dan baurkan tetapi jangan sampai ke arah pelipis. Jangan lupa perhatikan cara make up natural untuk wajah bulat, dimana blush on memegang peranan penting untuk cara membuat muka tirus secara alami.

2. Memilih warna yang tepat

Kebanyakan make up artist menyatakan cara memakai blush on yang tepat yang cocok untuk rona wajah Anda adalah dengan memilih yang paling cocok dengan warna kulit undertone Anda. Tentu saja hal ini akan sedikit sulit bagi orang awam. Intinya adalah untuk menggunakan blush on yang bisa meningkatkan atau menurunkan efeknya dari semua warna lembut yang ditemukan secara alami pada kulit Anda. Contohnya jika kulit Anda mudah menghitam atau berwarna zaitun, maka kemungkinan Anda memiliki undertone kuning atau emas dan perlu memilih warna orange atau pink kemerahan yang akan mencerahkan dan tidak terlihat pudar. Jika Anda mudah memerah, maka undertone Anda kemungkinan pink atau merah dan perlu memilih warna pink terang untuk meningkatkan warna kulit bagi tampilan alami, atau peach atau moka untuk mengurangi kemerahan. Jika rona kulit Anda gelap, Anda kemungkinan memiliki undertone biru atau plum dan perlu emilih warna orange terang atau pink yang akan menonjol pada kulit Anda.

3. Perhatikan jumlah pemakaian

Cara memakai blush on terkadang diperlukan lebih banyak daripada yang Anda pikirkan. Anda tentu ingin blush on menonjol tapi tidak membaur seperti foundation. Jadi sebaiknya gunakan sedikit lebih banyak, satu atau dua sapuan yang Anda pikir masih tampak alami. Ketika Anda bergerak maka suhu tubuh akan meningkat sehingga akan membuat make up di pipi bisa sedikit memudar, sehingga kontras warnanya tidak akan terlalu mencolok. Dengan cara memakai make up yang benar wajah Anda akan terlihat luar biasa.

4. Perhatikan alat yang digunakan

Untuk blush on cream, jari akan bekerja paling baik pada kulit. Cara memakai blush on berbentuk bubuk adalah dengan menggunakan kuas bedak lebar yang mungkin akan lebih bersahabat daripada kuas wajah tradisional, karena lebih banyak menyebarkan warna pada wajah. Untuk blush on berbahan gel dan stains, gunakan baji make up. Beberapa jenis blush on adalah:

  • Cream – Untuk menggunakan formula tertentu cocokkan dengan jenis kulit wajah Anda. Jika kering, gunakan cream yang menghidrasi. Jika berminyak, pilih bentuk bubuk sedangkan gel dan stains adalah pilihan tahan lama yang bisa bekerja untuk semua orang. Ada beberapa merk blush on cream yang dapat Anda coba dan perhatikan juga cara make up natural untuk kulit berminyak serta apa saja merk lipstik yang aman untuk melengkapi make up Anda.
  • Bubuk – Bubuk akan menyerap kelebihan minyak dan tidak akan licin pada kulit sehingga dapat dilapisi diatas formula lain untuk memperpanjang masa pemakaiannya. Akan tetapi bubuk juga mungkin akan memperparah penampilah keriput sehingga Anda perlu menggunakan primer lebih dulu.
  • Gels dan Stains – Ini adalah blush on dengan warna pekat yang akan cocok untuk jenis kulit apapun. Akan tetapi, mengaplikasikannya membutuhkan latihan. Kesalahan cara memakai blush on cara ini akan membuat Anda tampak seperti boneka rusak, namun kelebihannya bisa bertahan seharian. Warnanya juga bertahan lama dan bisa digunakan sebagai lipstik.

Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan

Jika Anda ingin melakukan cara memakai blush ini untuk menegaskan wajah tanpa contouring, blush on adalah alternatif yang baik untuk memberi Anda efek  yang tetap sama. Beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat mencoba cara memakai blush on yaitu:

  • Jangan menggunakan terlalu banyak warna kontras karena bisa berbalik membuat Anda tampak kotor dan kurang menarik.
  • Jangan lupa untuk membaurkannya. Jika Anda hanya menbubuhkan blush on pada pipi dan tidak membaurkannya, maka Anda akan tampak seperti badut.
  • Jangan gunakan blush on yang mengandung banyak glitter karena bisa menyebabkan glitter tertinggal sebagian di wajah dan menjadi lebih mengalihkan perhatian daripada yang Anda inginkan. Gunakan kosmetik yang membuat wajah mengkilap namun tidak berminyak.

Pipi yang tampak merona akan menjadi hasil dari cara memakai blush on yang benar. Jika Anda mengaplikasikan blush on bubuk maka jangan langsung mengaplikasikan pada foundation yang memiliki hasil akhir powdery, karena akan tampak menggumpal. Gunakan pelembap lebih dulu atau tinted moisturizer sebagai pengganti foundation dan gunakan blush on powder pada wajah. Untuk blush on cream, gunakan pada dasar bedak padat dengan hasil akhir powdery untuk mencegah penggumpalan, dan Anda tidak perlu khawatir tentang jenis foundation yang digunakan.