10 Cara Membersihkan Brush Make Up Dengan Benar

Brush atau kuas adalah bagian sangat penting dari perlengkapan make up seorang wanita. Pengaplikasian make up yang mulus  dan cara memakai make up yang benar akan sulit dilakukan tanpa bantuan brush yang tepat. Misalnya cara memancungkan hidung dengan make up dan cara memakai bedak agar tahan lama menggunakan brush. Akan tetapi, tidak banyak wanita yang menyadari bagaimana pentingnya pembersihan brush yang dilakukan secara rutin. Jika make up sudah mulai menggumpal pada brush dan warna aslinya sudah tidak terlihat, mungkin ini adalah waktunya untuk membersihkan brush Anda. Lapisan minyak dari kulit bercampur dengan pigmen make up dan sel kulit mati membuat brush menjadi lahan yang subur untuk pertumbuhan bakteri, dan ini bukanlah kabar bagus bagi kulit Anda. Menggunakan brush yang kotor bisa menyebabkan ruam, bentol, iritasi dan jerawat pada kulit wajah Anda. Selain itu, brush yang kotor juga tidak akan dapat membaurkan make up dengan merata. Akibat paling buruk bahkan bisa mengarah kepada infeksi kulit seperti folliculitis. Sebaliknya, brush make up yang bersih akan memberi Anda kulit wajah yang lebih bercahaya serta membuat proses make up jauh lebih mulus. Untuk itu, mengetahui bagaimana cara membersihkan brush yang benar secara rutin perlu dilakukan.

Kapan Brush Perlu Dibersihkan?

Menjaga cara membersihkan brush secara rutin akan membuat Anda menghemat banyak waktu dan energi pada saat pembersihan karena tidak akan terlalu kotor. Terlebih lagi brush menjadi salah satu alat untuk membantu mengaplikasikan produk make up untuk pemula yang artinya harus selalu dalam keadaan bersih. Brush yang sudah digunakan untuk banyak produk seperti foundation dan brush untuk bedak memerlukan pembersihan lebih sering daripada brush yang digunakan lebih jarang. Berikut ini petunjuk untuk mengetahui seberapa sering Anda perlu melakukan cara membersihkan brush:

  • Brush untuk foundation dan bedak perlu dibersihkan seminggu sekali.
  • Brush untuk make up mata dan brush untuk concealer, misalnya untuk memaksimalkan fungsi concealer Maybelline harus dibersihkan setiap dua minggu sekali.
  • Brush tipe lainnya perlu dibersihkan satu kali sebulan.

Jenis make up yang digunakan juga mempengaruhi seberapa sering Anda harus mencuci brush make up. Jika Anda menggunakan foundation cair atau cream, Anda perlu mencucinya setiap hari.

Cara Dasar Membersihkan Brush

Berikut ini adalah cara membersihkan brush dasar yang bisa Anda lakukan untuk beberapa jenis brush make up, termasuk brush yang digunakan pada tips memakai eyeshadow.

  1. Campurkan sejumlah sampo berbahan lembut seperti sampo bayi ke dalam gelas kaca atau mug dan isi dengan air hangat. Jangan gunakan air panas yang bisa merusak helaian brush Anda. Anda juga bisa menggunakan sabun cuci piring untuk membersihkannya.
  2. Aduk atau putar – putar brush Anda di dalam air dan peras perlahan untuk mengeluarkan kotorannya.
  3. Bilas dengan air bersih dan peras air dengan hati – hati.
  4. Letakkan brush mendatar agar kering.
  5. Anda juga bisa menggunakan cairan khusus untuk membersihkan brush make up yang ada di pasaran. Serap air dari kuas pada tisu kertas setelahnya.

Membersihkan Brush Dengan Minyak

Jika Anda menggunakan brush untuk make up berbahan dasar cream, maka sabun dan air tidak dapat melepaskan timbunan make up di brush. Anda akan memerlukan sedikit minyak untuk membantu mengeluarkan kotorannya, khususnya jika sudah tertimbun selama beberapa lama.

  1. Tuangkan sedikit minyak ke tisu kertas. Anda bisa menggunakan minyak zaitun atau minyak almond. Jepit brush dengan tisu yang dibubuhi minyak dan usapkan hingga kotorannya keluar.
  2. Siram helaian brush di bawah air hangat yang mengalir, pastikan brush searah dengan keluarnya air. Hindari membasahi bagian dimana bulu berbatasan dengan pegangan brush karena bisa menyebabkan karat atau lemnya terlepas.
  3. Tuangkan sedikit sampo bayi ke telapak tangan. Putar – putar brush di telapak tangan dengan gerakan melingkar. Lama kelamaan sampo di telapak tangan akan menjadi kotor.
  4. Bilas kuas di bawah air hangat yang mengalir sambil diurut perlahan agar sisa kotoran keluar.
  5. Keringkan dan perbaiki bentuk bulu kuasnya jika perlu.

Hal Yang Perlu Diperhatikan

Untuk menjaga kondisi dan bentuk brush Anda setelah dilakukan cara membersihkan brush, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut ini.

  • Jangan menyimpan brush tegak lurus ketika dikeringkan atau belum sepenuhnya kering. Air akan menyerap ke helaian bulu dan menyebabkan busuk atau karatan, melonggarkan lem pada gagang brush.
  • Jangan gunakan hairdryer atau catok rambut ketika mengeringkan karena suhu panasnya akan merusak serat pada bulu kuas.
  • Keringkan brush pada area yang memiliki ventilasi baik.
  • Ketika sudah kering, simpan brush dalam posisi tegak lurus dalam gelas kaca atau simpan mendatar pada sisinya. Jangan menyimpan brush menghadap kebawah. Anda juga bisa menyimpan brush di kotak khusus.

Setelah melakukan cara membersihkan brush, Anda bisa mendisinfeksi brush menggunakan larutan air cuka sebelum dikeringkan. Jangan khawatir, bau cuka yang kuat akan hilang setelah brush kering. Isi mangkuk kecil dengan dua bagian air dan satu bagian cuka. Putar – putar brush di dalam larutan tersebut tetapi hindari membasahi bagian mulai ujung bulu bertemu gagang brush. Bilas brush Anda dengan air bersih dan keringkan. Perhatikan ketika brush Anda sudah tidak lagi tampak bersih total seperti sebelumnya, mungkin itu pertanda bahwa Anda perlu menggantinya. Umumnya, brush make up harus diganti setiap tiga bulan sekali untuk menggantikan yang lama. Tetapi selama bulu kuas tidak rontok, berbau atau berubah warna dengan parah maka brush masih dapat digunakan dengan aman. Bagi wanita muslim, ketahui bagaimana cara membedakan kuas make up bulu babi.