Apakah Rambut Kepala Yang Dicabut Bisa Tumbuh Lagi?

Rambut tumbuh keluar dari akar yang menyerupai bohlam, tersambung dan mendapatkan nutrisi dari folikel rambut yang terletak sekitar 1/8 inci dibawah permukaan kulit. Membutuhkan usaha yang tidak mudah untuk mencabut sehelai rambut dari folikelnya, apalagi untuk mencabut petak – petak rambut secara simultan. Mencabut sehelai rambut saja tentunya tidak akan mengundang bahaya apapun pada proses pertumbuhannya, namun lain halnya jika rambut yang tercabut dalam jumlah cukup banyak. Kebanyakan kasus melibatkan pencabutan petak rambut daripada satu helai rambut saja karena trauma, kecelakaan atau cedera.

Sangat mungkin jika timbul pertanyaan apakah rambut kepala  yang dicabut bisa tumbuh lagi atau tidak jika proses pencabutan terjadi dengan kasar atau karena suatu insiden. Dalam sebagian kasus ketika rambut tercabut dari kulit kepala, maka rambut masih dapat tumbuh kembali. Akan tetapi jika Anda memiliki kebiasaan menarik rambut berulang – ulang atau berlebihan hingga berdarah, maka kemungkinan besar akan terjadi jaringan parut. Pencabutan rambut diikuti dengan cedera pada lapisan kulit, yang ditandai dengan luka terbuka akan meningkatkan kemungkinan jaringan parut permanen. Jaringan parut itu lah yang akan menghambat pertumbuhan rambut, dan menghancurkan sel batang rambut serta menjadi alasan kenapa rambut tidak bisa panjang dan penyebab rambut mati.

Tahap Tumbuhnya Rambut

Sebenarnya tidak ada jaminan jika rambut dapat tumbuh kembali. Seseorang dapat mengetahuinya dalam 6 – 9 bulan apakah ia benar – benar dapat mencapai pertumbuhan rambut penuh atau tidak karena selama waktu itulah yang diperlukan untuk rambut agar tumbuh kembali mengikuti jenis cedera apapun pada rambut. Kemungkinan pertumbuhan rambut kembali setelah masa traumatis tergantung kepada kesempatan yang ada. Walaupun secara garis besar rambut akan tumbuh kembali, ada kemungkinan sejumlah folikel rambut cukup mengalami kerusakan sehingga mustahil tumbuh kembali. Anda seharusnya akan melihat pertumbuhan rambut halus sekitar dua minggu setelah rambut dicabut atau tercabut. Dalam hal ini, Anda perlu melakukan cara menyuburkan rambut misalnya cara menumbuhkan rambut dengan kemiri atau cara menyuburkan rambut dengan lidah buaya.

Rambut yang baru tumbuh biasanya tipis dan halus, menandakan bahwa folikel rambut Anda tidak rusak dan akan memproduksi rambut baru. Rambut yang baru saja tumbuh harus diperlakukan dengan hati – hati, jangan sampai mencabutnya. Hindari menempatkan tekanan pada rambut baru ketika sedang ditata, termasuk penggunaan semua bahan kimia untuk penataan rambut. Setelah tiga bulan, rambut akan mulai menebal dan membentuk pola semula sebelum rambut tercabut/ dicabut. Mungkin pada saat ini penataan rambut juga masih akan sulit dilakukan karena rambut masih pendek. Panjang dari rambut yang baru tumbuh selama tiga bulan kira – kira antara 1-2 inci, berdasarkan tingkat pertumbuhan rata – rata sebanyak setengah inci perbulan. Rambut Anda mungkin saja tumbuh lebih cepat atau lebih lambat tergantung pada susunan genetis Anda.

Pertumbuhan rambut baru mungkin saja akan terlihat lebih tipis daripada rambut di sekelilingnya yang lebih dulu tumbuh. Walaupun ini merupakan suatu hal yang umum, rambut menipis dapat mengindikasikan bahwa sejumlah folikel rusak. Namun seiring pertumbuhan rambut Anda, pola rambut yang tipis ini akan menjadi kurang terlihat. Setelah lima bulan, perawatan menggunakan bahan kimia tidak lagi perlu dihindari. Rambut yang baru tumbuh seharusnya berukuran sepanjang 2 – 3 inci atau lebih panjang lagi. Setelah sekitar tujuh bulan, Anda bahkan tidak akan dapat membedakan bahwa Anda telah kehilangan rambut di masa lalu. Rambut baru tumbuh Anda akan membaur dengan sempurna bersama sisa rambut lainnya yang lebih dulu tumbuh.

Sekilas Tentang Fase Pertumbuhan Rambut

Rambut tumbuh dalam tiga fase yaitu: Anagen , Fase pertumbuhan yang berlangsung selama 2-5 tahun, Catagen yaitu fase transisi yang berlangsung selama 2-3 minggu, dan Telogen yang merupakan fase istirahat yang berlangsung selama 2 – 4 bulan. Ketika Anda mencabut rambut, Anda mempercepat fase telogen, sebab rambut harus melalui fase istirahat ini terlebih dulu sebelum tumbuh kembali dan akan memakan waktu beberapa bulan. Pertumbuhan rambut berasal dari akar rambut yang ada di dalam kulit, dan helai rambut berada dalam folikel yaitu lubang tempat tumbuhnya rambut.

Seseorang lahir dengan memiliki sejumlah sel folikel rambut tertentu, yang tidak dapat dikurangi atau ditambah jumlahnya kecuali dengan efek dari suatu penyakit atau pengobatan. Sel batang rambut dapat melepaskan folikel rambut 8 – 12 kali dalam satu kali siklus hidupnya. Batang rambut adalah bagian dari rambut yang keluar dari kulit. Pertumbuhan rambut normalnya tergantung kepada siklus rambut masing – masing orang atau sekitar 2 – 6 minggu.  Jika ada rambut yang tercabut, biasanya akan tumbuh lagi jika folikel juga tidak rusak. Setiap kali rambut patah atau dipotong, maka rambut akan tumbuh dari sel yang sama. Rambut disebut bertumbuh ketika Anda menyingkirkan rambut dari folikel, dan dalam banyak kasus akarnya masih menempel. Anda juga bisa mencoba cara menumbuhkan rambut pitak dengan manfaat jahe untuk rambut botak dan manfaat daun waru untuk rambut.

Dalam beberapa kasus, cedera mencegah folikel rambut dari memproduksi rambut secepatnya. Ketika hal ini terjadi, pertumbuhan rambut akan tertunda sementara sampai folikelnya memulihkan diri. Secara keseluruhan, jika rambut tidak mulai tumbuh kembali setelah tiga bulan, kemungkinannya bahwa rambut akan tumbuh kembali semakin menipis. Apabila Anda khawatir mengenai pertumbuhan rambut yang tidak sempurna setelah melakukan kebiasaan menarik – narik rambut hingga tercabut, Anda dapat menemui dokter ahli yang memiliki spesialisasi untuk kerontokan rambut agar dapat dilakukan biopsi kulit kepala. Kelainan tersebut biasanya disebut Trichotilomania, dan untuk pemulihannya dibutuhkan terapi psikologis tertentu.