12 Penyebab Rambut Mati dan Tidak Tumbuh Lagi

Pada dasarnya, rambut yang tumbuh di kepala kita sebenarnya adalah sel mati. Di bawah kulit kepala, terdapat sel atau jaringan hidup yang disebut folikel. Akar rambut mendapatkan nutrisi dari pembuluh darah yang terletak di bawah folikel, dimana sel – sel rambut diproduksi. Sel rambut yang ada di dalam akar kemudian mengeras dan terdorong oleh sel rambut baru, atau apa yang kita sebut sebagai ‘pertumbuhan’. Folikel rambut akan terus berubah dan bertransisi melewati berbagai fase dari mulai kelahiran, mati dan fase istirahat sebagai bagian dari proses pertumbuhan rambut alami.

Setiap bulan dalam keadaan normal rambut minimal akan tumbuh setiap setengah inci panjangnya yang berlangsung selama beberapa tahun lalu melambat dan berhenti, dan helaian rambut akan rontok. Ketika satu folikel rambut mati sementara, ada pula fase kelahiran kembali atau regenerasi yang mengisi ruang kosong yang ditinggalkan rambut rontok tersebut. Akan tetapi, karena satu dan lain hal, ada pula folikel yang tetap kosong dan tidak bisa menumbuhkan rambut lagi. Kondisi ini sering disebut sebagai rambut mati.

Mengapa Rambut Mati

Rambut yang mati ini adalah satu dari sekian faktor yang menyebabkan penipisan rambut , karena sekali memasuki fase mati maka folikel rambut juga berhenti memproduksi rambut baru. Kekuatan folikel rambut yang semakin menurun juga bisa terjadi seiring dengan pertambahan usia seseorang sehingga sulit untuk mempertahankan siklus pertumbuhan rambut yang seperti biasanya. Beberapa faktor yang menyebabkan rambut mati yaitu:

1. Rambut Mengalami Kerusakan

Ketika mencapai panjang tertentu, rambut memang akan berhenti tumbuh sebagai bagian dari proses atau siklus alaminya. Akan tetapi, rambut juga bisa berhenti pertumbuhannya ketika mengalami kerusakan pada folikel, yang biasanya diakibatkan oleh perawatan sehari – hari yang kurang memadai. Antara lain, pemakaian bahan kimia seperti bleaching yang biasa dilakukan untuk cara menghilangkan cat rambut sebelumnya, menggosok rambut terlalu keras, selalu terkena suhu panas, dan banyak lagi dapat menjadi penyebab rambut mati. Bahaya bleaching rambut memang dapat merusak folikel rambut begitu juga dengan banyak penyebab lainnya.

2. Kulit Kepala yang Tidak Sehat

Kondisi kulit kepala yang tidak sehat bisa dipicu oleh tertutupnya pori – pori kulit kepala oleh residu bahan kimia, minyak, kotoran atau sel kulit mati. Dengan begitu, kulit kepala tidak mendapatkan oksigen yang cukup sehingga proses pertumbuhan rambut pun terganggu, dan sulit untuk tumbuh dengan baik. Kondisi ini akan turut menjadi faktor penyebab rambut mati.

3. Rambut Bercabang

Rambut yang dipanjangkan hingga batas tertentu biasanya akan kehilangan kelembaban dari kulit kepala. Hal ini disebabkan karena nutrisi dari kulit kepala tidak sampai ke ujung rambut sehingga rambut kehilangan kelembabannya. Rambut yang kering akan mudah terbelah menjadi helaian tipis dan warnanya pun memerah. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya rutin memotong ujung rambut setiap dua atau tiga bulan sebagai cara mengatasi rambut kering dan bercabang.

4. Penuaan

Penyebab rambut mati pun bisa berasal dari proses penuaan tubuh. Secara alami, proses penuaan akan melemahkan tubuh kita termasuk juga kondisi rambut yang akan menipis. Selain itu, produksi minyak di kulit kepala juga mulai berkurang, menyebabkan rambut kurang kelembabannya dan terasa kasar jika disentuh.

5. Tekanan Emosi

Kondisi pikiran yang sedang terganggu akan mempengaruhi kondisi tubuh dan membuatnya menjadi ringkih. Daya tahan tubuh yang melemah akan menimbulkan efek pada rambut misalnya menjadi rontok dan kusam. Ketika manusia sedang stres, semua folikel rambut akan memasuki fase istirahat sehingga rambut tampak rontok dengan cepat.

6. Alat Penata Rambut

Jika Anda sering menggunakan manfaat catok rambut, berhati – hatilah. Alat – alat penata rambut yang menggunakan suhu tinggi dapat menimbulkan kerusakan pada batang rambut hingga mempengaruhi pertumbuhan rambut. Jika terpaksa menggunakan alat penata rambut, Anda bisa mengoleskan serum pelindung rambut untuk perawatan rambut rusak sebelumnya.

7. Faktor Keturunan

Siklus pertumbuhan rambut tidak sama untuk setiap orang, yang dipengaruhi oleh genetika masing – masing. Karena itulah, lama pertumbuhan rambut untuk masing – masing orang pun tidak akan sama persis. Batas waktu pertumbuhan rambut setiap orang bergantung pada faktor gen seperti apa yang diwarisinya.

8. Pola Makan

Rambut membutuhkan nutrisi untuk tetap hidup atau tumbuh, dan nutrisi tersebut bisa didapatkan melalui asupan makanan dan minuman kita sehari – hari. Kekurangan asupan gizi yang layak sangat bisa mempengaruhi pertumbuhan rambut menjadi kurang sehat. Sebab itulah, sebaiknya selalu menjaga apa yang Anda makan dan minum, lebih baik lagi jika menghindari makanan dan minuman yang kurang menyehatkan.

9. Obat – obatan

Seseorang yang sedang dalam pengobatan juga bisa mengalami masalah yang menjadi penyebab rambut mati. Karena kandungan bahan kimia dari obat bisa mempengaruhi orang yang sakit apabila telah dikonsumsi dalam waktu lama.

10. Bahan Kimia

Bahaya cat rambut kurang disadari oleh sebagian besar wanita, karena biasanya hanya terfokus pada proses pewarnaan rambut itu saja. Padahal terlalu sering mengekspos rambut terhadap bahan kimia yang ada pada cat rambut juga dapat berakibat rusaknya folikel rambut karena kualitasnya lama kelamaan menurun. Terlebih lagi, bahan kimia dapat menghancurkan folikel rambut dan membuat pertumbuhan melambat. Kalaupun Anda ingin melakukan pewarnaan rambut secara berkala, sebaiknya pilihlah merk pewarna rambut yang halal, yang biasanya terbuat dari  bahan – bahan alami. Selain itu, ada juga merk cat rambut yang aman untuk ibu hamil sebagai pilihan lainnya.

11. Kurang Tidur

Jam tidur cukup yang dianjurkan adalah sekitar 7 hingga 8 jam dalam sehari. Apabila kurang dari itu, tentunya kondisi tubuh juga akan menjadi kurang baik, karena pada saat tidur tubuh akan meregenerasi sel – sel yang ada di dalamnya. Kekurangan tidur menyebabkan tubuh tidak mampu meregenerasi sel serta jaringan kulit, termasuk rambut.

12. Gaya Rambut

Bagi wanita yang senang berganti – ganti gaya rambut seperti mengikat atau mengepang rambut dengan kencang bahkan dalam keadaan basah, hal itu akan berbahaya bagi rambut karena membuatnya menjadi rapuh. Penyebab rambut kaku dan kasar biasanya berasal dari bahaya smoothing rambut dan bahaya rebonding rambut yang bahan kimianya dapat merusak akar dan folikel rambut.

Memperbaiki Kondisi Folikel Rambut

Folikel rambut yang mati bukannya tidak bisa diusahakan agar aktif kembali. Ada perawatan rambut rusak yang bisa Anda coba untuk merawat kulit kepala dan juga menghindari penyebab rambut bercabang dan rusak:

  • Langkah 1

Siapkan scrub garam dengan mencampurkan garam secukupnya ke dalam air hangat. Manfaat air garam untuk rambut diperoleh dari kandungan magnesiumnya yang dapat menjadi cara menghilangkan rambut mati secara alami maupun juga dapat menjadi cara mengatasi rambut mati pada pria.

  • Langkah 2

Siapkan juga sampo yang mengandung minyak esensial, suplemen biotin dan kondisioner yang mempunyai kandungan minyak alpukat atau minyak kelapa. Ada berbagai jenis sampo, antara lain adalah shampo untuk rambut berminyak, shampo yang cocok untuk rambut kering, atau juga shampo yang bagus untuk rambut rontok.

  • Langkah 3

Konsumsilah suplemen Biotin setiap hari secara rutin , karena Biotin adalah jenis vitamin yang sangat berguna untuk membantu memperbaiki kerusakan folikel rambut dan memelihara kesehatan rambut. Anda bisa mendapatkannya di apotik atau toko obat terdekat, konsultasilah terlebih dulu dengan dokter agar dapat mengetahui dosis yang pas. Mengonsumsi suplemen Biotin dapat membantu sebagai cara mencegah rambut rontok dan cara mengatasi rambut kering dan bercabang secara alami.

  • Langkah 4

Oleskan scrub garam pada kulit kepala dan pijat perlahan selama beberapa saat. Gunakan ujung jari untuk memijat kulit kepala Anda dan pastikan untuk melakukan pemijatan yang menyeluruh pada kulit kepala. Pemijatan ini akan meningkatkan peredaran darah di kepala yang manfaatnya akan memperlancar aliran nutrisi untuk rambut. Bilas rambut dengan air bersih.

  • Langkah 5

Lakukan keramas dengan menggunakan sampo yang mengandung minyak esensial tersebut. Gunanya tentu saja untuk membersihkan semua kotoran yang masih menempel pada kulit kepala. Gunakan sampo secukupnya dan jangan menggosok terlalu keras.

  • Langkah 6

Setelah itu Anda bisa menggunakan kondisioner yang memiliki kandungan minyal alpukat atau minyak kelapa secara merata ke seluruh bagian kulit kepala. Biarkan beberapa menit lalu bilas dengan air dingin. Pilihlah kondisioner non alkohol yang akan memberikan manfaat conditioner rambut dengan menutrisi rambut hingga sampai ke akarnya.

  • Langkah 7

Usahakan untuk mengeringkan rambut setelahnya tanpa handuk atau kain lainnya, biarkan rambut kering secara alami di udara terbuka. Hindari berbagai macam bahan kimia dan alat penata rambut untuk sementara.

Mendeteksi Rambut Rusak

Rambut yang rusak biasanya akan terlihat dengan mudah, namun memang perlu dipastikan kebenarannya terlebih dulu. Jika Anda ingin mengetahui apa saja ciri – ciri yang bisa terlihat pada rambut yang mengalami kerusakan, cobalah amati beberapa hal berikut:

  • Dalam kondisi basah, tarik rambut Anda – Ciri rambut yang sehat yaitu akan mulur apabila ditarik. Cobalah untuk menarik sehelai rambut Anda ketika dalam keadaan basah. Jika rambut yang ditarik menjadi mulur, maka kondisi rambut tentunya termasuk sehat. Sebaliknya jika langsung lepas atau patah, maka rambut Anda dalam kondisi tidak sehat.
  • Amati ujung rambut – Rambut yang tidak sehat bisa terlihat dari kondisi pada bagian ujungnya. Jika ujung rambut Anda terlihat bercabang, itu adalah salah satu tanda rambut yang rusak.
  • Kerontokan – Amatilah apakah setiap hari rambut Anda rontok dalam jumlah yang sama atau tidak, apakah ada kerontokan yang berjumlah lebih banyak daripada biasanya. Cobalah untuk menyisir rambut menggunakan jari tangan dan lihat seberapa banyak yang rontok.
  • Kusam – Rambut yang terlihat kusam dan kasar saat disentuh menandakan salah satu ciri kerusakan rambut. Biasanya rambut terlihat kasar dan juga kaku, mudah parah dan rontok.

Di dalam folikel terdapat kelenjar sebaceous yang memproduksi minyak atau disebut juga sebum, yang keluar melalui folikel kepada kulit kepala kita. Sebum tersebut gunanya untuk meminyaki kulit dan rambut kita dalam jumlah yang tepat. Ketika folikel rambut tidak mendapatkan cukup nutrisi, maka folikel akan mati. Rambut akan menjadi semakin menipis dan pada akhirnya rontok sehingga menyebabkan kebotakan. Untuk mengetahui apakah folikel rambut Anda masih hidup atau tidak, cukup dengan mengamati kulit kepala Anda. Jika rambut di kulit kepala Anda masih terlihat ada yang tumbuh, maka itu artinya folikel rambut Anda masih aktif.