5 Manfaat Bekam Bagi Wanita Untuk Kesehatan

Saat ini banyak cara alternatif yang dianggap lebih alami dan minim resiko dari bahan kimia seperti pengobatan modern seperti manfaat ratus bagi wanita yang belum menikah, dan manfaat gambir untuk organ wanita . Terapi bekam adalah salah satu alternatif pengobatan yang konon tertua dan dipercaya bisa menjadi sarana untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Bekam pertama kali berasal dari Mesir, Cina dan Timur Tengah. Orang Mesir kuno digambarkan dalam salah satu buku kedokteran tertua di dunia berjudul Ebers Papyrus telah menggunakan bekam pada tahun 1550 SM. Terapi ini dilakukan dengan menggunakan beberapa cup kecil yang ditempelkan diatas kulit dan dipanaskan sehingga kulit terisap. Cup yang digunakan bisa terbuat dari kaca, bambu atau tembikar.

Praktisi bekam percaya bahwa isapan menggunakan mangkuk akan memperlancar aliran darah untuk membantu penyembuhan sejumlah penyakit di dalam tubuh seperti tekanan darah tinggi, rematik, anemia, hemofilia dan stroke. Banyak orang yang memilih terapi bekam untuk pengobatan alternatifnya seperti juga para wanita yang bertujuan untuk memperlancar aliran darahnya. Bagi wanita sendiri, bekam memiliki beberapa khasiat tersendiri. Manfaat bekam bagi wanita juga akan sangat mempengaruhi kesehatan tubuh wanita seperti berikut ini.

1.Mempengaruhi Kesuburan

Teknik bekam yang mengeluarkan darah kotor dan darah statis dari dalam tubuh fungsinya untuk mengeluarkan racun dan sumbatan yang berpotensi menghambat proses kehamilan. Manfaat bekam bagi wanita adalah untuk meningkatkan kesuburan dan mempercepat proses kehamilan yang dilakukan pada beberapa titik bekam di tubuh wanita sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad yang bisa disesuaikan dengan keluhan yang dirasakan. Titik bekam tersebut diantaranya adalah bahu dan pinggang bagian belakang. Manfaat detox reproduksi wanita juga dikatakan akan membawa manfaat baik bagi kesuburan seperti halnya bekam.

2. Membuat Rileks

Manfaat bekam bagi wanita juga dapat bereaksi pada stres atau ketika sedang mengalami trauma fisik yang membuat energi tubuhnya menjadi stagnan. Bekam dapat membuat aliran darah dan energi kembali bergerak ke berbagai area tubuh untuk mempercepat proses penyembuhan sehingga tubuh lebih rileks.  Dengan demikian melakukan bekam juga bisa menjadi cara menjaga penampilan diri wanita agar selalu tampak segar.

3. Menambah Energi

Proses pengeluaran darah dalam terapi bekam bisa merangsang beberapa titik khusus di seluruh tubuh yang menjadi tempat berkumpulnya energi. Jika energi bisa kembali mengalir dengan lancar maka manfaat bekam bagi wanita juga akan membuat tubuh kembali segar dan terasa seimbang. Terapi bekam cocok untuk wanita yang sering mengalami kelelahan agar aliran energi kembali lancar.

4. Mengatasi Sakit Kepala

Sakit kepala terutama migrain sering dialami oleh para wanita terutama ketika sedang mengalami menstruasi, dimana daya tahan tubuh juga sedang menurun. Untuk mengatasi migrain ketika sedang datang bulan, Anda bisa melakukan terapi bekam sebagai cara aman untuk mengobati sakit kepala tanpa harus menggunakan obat – obatan kimia.

5. Mengatasi Masalah Kulit

Wanita sangat tidak suka jika wajahnya bernoda karena jerawat dan kulitnya bermasalah, karena itu mereka memiliki banyak produk perawatan tubuh wanita yang beragam. Untuk Anda yang bermasalah dengan jerawat atau eksim, terapi bekam dapat memberikan manfaat bekam bagi wanita dengan mengatasi masalah kulit. Masalah tersebut bisa saja terjadi karena penumpukan darah kotor di tubuh. Proses pengeluaran darah kotor di sekitar wajah dapat dilakukan untuk memperlancar aliran darah sehingga digantikan oleh aliran darah yang baru dan segar sebagaimana manfaat spa wanita yang dapat memberi ciri – ciri orang awet muda.

Macam – macam Bekam

Menurut pandangan pengobatan Cina, aliran chi atau kekuatan hidup serta darah yang stagnan akan menyebabkan penyakit dan rasa sakit. Pengobatan alternatif seperti bekam dapat membantu memperlancar sirkulasi chi dan darah pada area tubuh yang bermasalah. Bekam akan menarik darah kotor ke permukaan kulit untuk menghilangkan zat dan racun berbahaya. Dengan demikian, rasa nyeri atau sakit yang dialami penderita akan segera membaik. Menurut pengobatan Barat, bekam dapat membantu untuk melonggarkan jaringan ikat atau fasia dan merangsang aliran darah ke permukaan, juga membantu merilekskan jaringan serta sel tubuh, mengendurkan jaringan yang menegang dan mengurangi tanda – tanda peradangan. Berikut ini adalah dua macam bekam yaitu:

  • Bekam kering

Teknik bekam klasik juga disebut sebagai ba guan zi yaitu bekam api atau bekam kering. Secara umum dilakukan dengan menempatkan cup kecil di atas titik ashi atau area yang bermasalah. Cup atau cawan akan dipanaskan lebih dulu dengan memasukkan zat yang mudah terbakar seperti alkohol, ramuan herbal atau kertas khusus ke dalam cawan dan dibakar menggunakan api. Ketika api mengecil dan mati, cawan akan langsung ditempel ke kulit selama beberapa menit. Untuk melepasnya, terapis akan mengoleskan minyak pijat atau krim.

  • Bekam basah

Bekam yang lebih modern menggunakan pompa karet dan dilakukan dengan membuat sayatan kecil pada kulit. Setelah itu cawan akan ditempatkan di atas permukaan wajah dan digunakan untuk menampung darah yang keluar. Setelah cawan dilepas, terapis akan memberikan salep antibiotik dan menutupi area bekas bekam menggunakan perban agar tidak infeksi.

Terapi bekam selain bisa mendatangkan manfaat bekam bagi wanita dapat menimbulkan efek samping berupa tanda keunguan bulat yang tampak seperti memar di kulit. Memar terbentuk karena pecahnya kapiler atau pembuluh darah karena terhisap oleh cawan panas. Kapiler yang pecah akan membentuk gumpalan darah di bawah cup sehingga tampak khas. Memar biasanya akan hilang sendiri selama 3 – 5 hari setelah terapi. Selain itu tidak menutup kemungkinan juga akan terasa bengkak, sakit atau tidak nyaman, kulit seperti terbakar, dan adanya bekas luka yang sulit hilang, serta ada resiko lebih berat seperti perdarahan di dalam tengkorak karena bekam di kepala. Terlalu sering melakukan bekam basah berulang bisa membuat terkena trombositopenia, keloid, paniculitis, anemia defisiensi besi, dan pigmentasi kulit, termasuk infeksi, jaringan parah dan kehilangan darah.