8 Bahaya Krim Racikan Palsu Pada Kulit Wajah

Sebagai hasil dari kemajuan zaman dan teknologi, sekarang ini semakin banyak wanita yang sadar akan pentingnya merawat kecantikan wajah dan banyak pula yang mulai mengetahui manfaat dari penggunaan skincare. Hal ini disebabkan karena semakin gencarnya tayangan mengenai citra kecantikan seorang wanita melalui televisi, media sosial dan juga lewat internet. Menjamurnya para beauty influencer di media sosial, kecantikan artis korea yang kerap kita lihat di televisi, juga para selebgram yang kerap membagikan tips dan trik bermake up sehingga terlihat cantik telah membuat perawatan kecantikan menjadi semakin diminati.

Hampir semua wanita ingin tampak seperti idola yang mereka saksikan tersebut. Semakin banyak peminat untuk perawatan kecantikan, maka akan semakin banyak pula produk kecantikan yang ditawarkan. Mulai dari krim wajah, pembersih, foundation, bedak, peralatan make up, dan lain sebagainya sekarang memenuhi pasar dengan klaim keunggulannya masing – masing.

Efek Buruk Krim Racikan

Karena semakin banyak wanita yang ingin tampil cantik, maka akan banyak jenis kosmetik dan skincare yang beredar. Tetapi belum semua wanita menyadari pentingnya mengetahui keamanan produk perawatan wajah yang digunakannya, sehingga masih banyak yang langsung percaya pada klaim kehebatan suatu produk tanpa memeriksa keamanannya lebih dulu. Padahal, diluar sana juga beredar produk berupa krim racikan abal – abal yang entah terbuat dari bahan apa saja, namun mengklaim dapat memberikan hasil yang instan. Jika tidak waspada, bahaya krim racikan tersebut bisa terjadi pada kulit wajah Anda.

1. Meningkatkan resiko kanker

Bahaya krim racikan abal – abal yang mengandung bahan pemutih wajah berbahaya seperti merkuri dan hidrokuinon juga akan menunjukkan efeknya pada tubuh berupa peningkatan resiko kanker. Racun pada cream yang mengandung mercury dan hidroquinon tersebut termasuk merkuri akan menyebabkan terpengaruhnya kesehatan tubuh secara keseluruhan dan sangat berbahaya.

2. Bahaya bagi wanita hamil

Krim racikan yang mengandung bahan pemutih wajah berbahaya juga dapat mendatangkan efek buruk bagi wanita yang sedang hamil atau menyusui. Bahaya krim racikan tersebut bisa menjadikan bayi cacat lahir, keguguran, mengalami masalah perkembangan, bayi meninggal dan lain sebagainya. Anda bisa melakukan cara mengetes kosmetik berbahaya di rumah misalnya melalui tes krim bermerkuri dengan air.

3. Kerusakan kulit

Pemakaian krim racikan yang mengandung bahan – bahan berbahaya sangat mungkin menimbulkan kerusakan kulit. Misalnya mengalami breakout, kulit yang menipis, atau justru memancing produksi minyak yang semakin banyak. Kulit yang selalu berjerawat sudah pasti akan mengalami kerusakan karena bekas jerawat yang tertinggal, sementara perubahan rona kulit juga menjadi salah satu resiko yang bisa dialami oleh pengguna krim racikan.

4. Reaksi alergi

Bisa jadi walaupun tidak mengandung bahan – bahan berbahaya, tetapi Anda tetap dapat mengalami reaksi alergi. Karena kita tidak mungkin mengetahui secara rinci bahan apa saja yang digunakan dalam pembuatan krim racikan. Maka tetap ada kemungkinan bahwa kulit akan mengalami reaksi terhadap salah satu bahan yang ada dalam krim racikan tersebut.

5. Iritasi

Krim abal – abal biasanya dimulai secara kiloan sampai diolah menjadi krim yang berbentuk cairan. Masalah kulit wajah juga akan dialami berupa ciri – ciri iritasi kulit karena pengelupasan yang berlebihan, berkat kandungan yang memicu alergi dalam krim abal – abal tersebut. Kulit yang mengelupas secara berlebihan lama kelamaan akan mengalami masalah iritasi sehingga tampak memerah dan sensitif, sakit jika dipegang atau disentuh.

6. Penipisan kulit

Beberapa orang memiliki kecenderungan secara genetis untuk mengalami hipersensitivitas terhadap kandungan tertentu yang terdapat pada krim racikan. Perbedaan kulit tebal dan kulit tipis dapat segera dikenali dengan mata biasa. Bahaya krim racikan ini dapat menjadikan Anda memiliki kulit yang menipis hingga tampak pembuluh kapiler di wajah. Jika kulit sudah menipis, pemulihannya akan membutuhkan waktu yang lama dan perawatan yang telaten.

7. Wajah memerah

Bahaya krim racikan juga dapat membuat wajah menjadi kemerahan yang timbul karena terjadinya pelebaran pembuluh darah kapiler di wajah. Warna kemerahan tersebut akan tampak seperti urat – urat berwarna pink yang halus di kulit, sehingga membuat wajah terlihat merah tidak wajar. Kondisi ini akan menunjukkan bahwa kulit putih tersebut tidak didapatkan dengan cara alami, tetapi dengan menggunakan krim wajah instan dan kemungkinan merupakan krim pemutih palsu.

8. Jerawat

Bahaya krim racikan yang tidak kita ketahui asal usul atau bahan pembuatnya justru bisa mengakibatkan jerawat di wajah menjadi semakin banyak alias breakout. Jika kulit wajah tidak dapat menerima formula krim tersebut, maka akan sangat berbahaya bagi Anda. Jerawat hanya efek samping ‘kecil’ yang mungkin dapat dialami. Untuk mengobatinya, Anda tentu harus mendatangi dokter ahli kulit.

Untuk menghindari bahaya krim racikan yang dapat merusak wajah Anda, sangat dianjurkan untuk mengetahui seluk beluk dan asal muasal krim yang akan Anda gunakan lebih dulu. Sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter ahli kulit untuk mengetahui apa saja masalah wajah Anda dan apa yang harus dilakukan. Setidaknya, dengan berkonsultasi Anda tidak akan menggunakan krim secara sembarangan. Juga lakukan tes alergi di belakang telinga minimal 24 jam sebelum pemakaian atau pembelian. Harga krim yang mahal bukanlah jaminan krim tersebut akan dapat memberikan khasiat ajaib bagi kulit wajah Anda, tidak jika krim racikan tersebut dibuat tanpa pengetahuan akan bahan kimia yang proporsional. Apalagi, jika krim yang diembel – embeli krim racikan dokter tersebut dijual secara berantai, berharga murah, bisa jadi itu ciri – ciri kosmetik berbahaya dan menunjukkan bahwa produk tersebut palsu. Selalu periksa nomor ijin edar, label halal dan nomor BPOM pada setiap produk kecantikan yang akan Anda gunakan.