4 Penyebab Wajah Bruntusan Komedo dan Cara Mengatasinya

Bruntusan pada kulit tidak hanya dapat terjadi pada anak – anak saja, namun juga bisa dialami oleh orang dewasa, termasuk para wanita. Wajah yang teksturnya kurang halus karena bruntusan akan tampak kurang sempurna apabila menggunakan make up. Apabila Anda mengalami tekstur kulit wajah yang kasar dan seperti memiliki benjolan – benjolan pada pori- pori, kemungkinan penyebabnya adalah komedo putih yang tampak seperti bruntusan.

Komedo putih atau whitehead terjadi karena penumpukan keratin, yaitu zat yang dihasilkan oleh sel – sel kulit dan juga minyak yang berasal dari kelenjar keringat di dalam folikel rambut. Pemilik kulit berminyak pada umumnya rentan mengalami bruntusan komedo seperti ini. Kondisi kulit yang tidak mulus ini tentunya akan sangat menjengkelkan, karena satu buah bentol saja di wajah sudah akan membuat penampilan wajah menjadi kurang sempurna, apalagi jika di wajah Anda muncul banyak benjolan kecil berupa bruntusan  yang biasanya timbul berkelompok.

Penyebab Wajah Bruntusan

Bruntusan komedo ini sering muncul di area T wajah seperti hidung, dahi dan dagu, juga pipi. Penyebabnya adalah kemunculan jerawat – jerawat kecil yang bergerombol, juga dikenal dengan nama closed comedo yang terbentuk saat sel kulit mati, kelebihan minyak dan bakteri terperangkap dan menyumbat pori – pori kulit wajah. Sumbatan tersebut akan menjadi asal muasal timbulnya jerawat, dan penyebab wajah bruntusan komedo antara lain yaitu:

1. Perubahan Hormon

Hormon  yang tidak seimbang umumnya menjadi pemicu dari timbulnya jerawat di wajah. Perubahan yang terjadi ketika memasuki masa puber, kehamilan, menstruasi, menopause, konsumsi pil KB, pengaruh obat – obatan lain, dan sebagainya yang bisa mempengaruhi kadar hormon dalam tubuh.

2. Kelebihan Minyak

Pada kulit kita memang terdapat minyak alami yang diproduksi untuk menjaga kelembabannya. Akan tetapi, beberapa kondisi bisa menyebabkan produksi minyak yang berlebihan sehingga menyumbat pori – pori dan menyebabkan wajah bruntusan komedo. Misalnya, konsumsi makanan berlemak, jenis kulit berminyak, terlalu sering mencuci wajah, dan lain sebagainya. Anda dapat menelusuri tentang penyebab kulit berminyak dan fakta tentang wajah berminyak untuk dapat menghindari kesalahan perawatan yang menimbulkan bruntusan komedo.

3. Bakteri

Wajah yang jarang dibersihkan akan mengundang pertumbuhan bakteri karena kotor. Sel kulit mati, minyak dan kotoran yang menyumbat pori – pori memungkinkan bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak sehingga menyebabkan bruntusan, misalnya bakteri propionibacterium acnes atau p.acnes. Kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan kotor juga akan menyebabkan bakteri dari tangan berpindah ke kulit wajah.

4. Penggunaan Kosmetik

Adanya kandungan kimia tertentu dalam produk kosmetik bisa membuat wajah bruntusan, bisa saja karena Anda tidak cocok menggunakan produk tersebut atau karena memancing reaksi alergi. Bisa juga terjadi karena Anda memiliki ciri – ciri kulit sensitif, sehingga tidak dapat menggunakan sembarang produk kecantikan untuk kulit wajah.

Mengatasi Wajah Bruntusan Komedo

Agar wajah Anda kembali halus dan kinclong tanpa bruntusan komedo, berikut ini adalah beberapa langkah perawatan wajah yang benar dan perlu dilakukan secara rutin dalam keseharian Anda:

  • Rajin mencuci wajah

Wajah Anda perlu dibersihkan atau dicuci secara teratur, apapun jenis kulit Anda. Mencuci wajah yang ideal perlu dilakukan dua kali sehari dengan pembersih wajah yang ringan dan tidak mengandung deterjen, juga menggunakan produk yang non komedogenik. Hindari yang berjenis scrub untuk dilakukan setiap hari karena bisa membuat kulit menjadi iritasi dan komedo putihnya semakin parah. Membersihkan wajah secara teratur juga dapat menjadi cara menghilangkan komedo hitam dan cara menghilangkan komedo putih di pipi.

  • Jangan memencet komedo

Pemencetan komedo atau jerawat yang tidak steril dapat menimbulkan infeksi pada kulit sehingga kelak lebih membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit untuk memulihkannya kembali. Hindari untuk memencet komedo Anda dengan tangan atau alat yang tidak steril untuk mencegah infeksi bakteri, walaupun Anda memiliki peralatan untuk itu di rumah. Apabila Anda pergi ke klinik kecantikan atau salon untuk facial, sebaiknya pastikan tempat tersebut benar – benar memiliki tenaga ahli yang profesional dan kompeten yang dapat melakukan facial untuk wajah bruntusan.

  • Mengonsumsi makanan sehat

Mengonsumsi banyak lemak bisa menghambat aliran distribusi oksigen dan juga nutrisi ke sel- sel tubuh. Begitu juga dengan kebiasaan untuk mengonsumsi banyak minyak yang tidak bagus untuk kesehatan kulit. Anda perlu membiasakan diri untuk makan dengan porsi yang seimbang kandungan gizinya agar kebutuhan nutrisi harian bisa tercukupi. Bila perlu, berkonsultasi dengan dokter gizi akan membantu untuk mengatur menu makanan yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

  • Menggunakan salep

Anda juga dapat menggunakan obat – obatan topikal tertentu untuk mengatasi wajah bruntusan komedo yang mengandung benzoyl perokside dan asam salisilat. Obat topikal ini biasanya tersedia dalam bentuk salep, krim atau koyo dan gel. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan resep obat yang cocok. Anda juga dapat mencoba manfaat odol untuk menghilangkan komedo dan cara menghilangkan komedo dengan baby oil yang dapat menjadi cara menghilangkan komedo putih secara permanen.

Wajah bruntusan komedo yang dibiarkan begitu saja tidak akan hilang dengan sendirinya, melainkan bisa menjadi jerawat yang lumayan parah. Pori – pori kulit yang tersumbat jika dibiarkan bisa meradang, terutama jika Anda tidak rajin membersihkan wajah atau tidak melakukannya dengan benar. Kotoran yang semakin menumpuk bisa menyebabkan kulit menjadi iritasi dan membesar, tidak menutup kemungkinan infeksi dengan tumbuhnya bakteri. Perhatikan penggunaan kosmetik atau produk perawatan kulit yang Anda miliki, mulai dari formulanya hingga kepada keaslian dan izin edar sehingga aman untuk digunakan dan tidak menimbulkan reaksi alergi.