6 Efek Samping Lidah Buaya Untuk Wajah yang Perlu Diwaspadai

Lidah buaya adalah tanaman serupa kaktus yang tumbuh di iklim panas dan kering dan memproduksi dua zat yaitu gel dan juga latex yang digunakan untuk pengobatan. Gel lidah buaya berbentuk bening, seperti jelly dan ditemukan di bagian dalam daun tanaman lidah buaya. Sedangkan latexnya berasal dari bawah kulit tanaman tersebut dan berwarna kuning. Latex biasanya digunakan untuk obat pencahar bagi masalah sembelit, juga untuk kejang, asma, flu, pendarahan, pembengkakan usus, dan lain sebagainya.

Gel lidah buaya digunakan untuk pengobatan juga, namun yang paling dikenal adalah manfaat lidah buaya untuk kulit sebagai bahan yang digunakan untuk kecantikan kulit, terutama kulit wajah. Gel lidah buaya dapat menjadi bahan antibakteri yang kuat untuk kulit, anti radang alami untuk masalah kulit, mengatasi dermatitis atopik kronis, sebagai pembersih wajah dan toner, mempercepat penyembuhan kulit yang luka dan juga pemulihan luka bakar, mengatasi keriput, jerawat, infeksi, stretch marks, serta bekas luka dan kulit yang terbakar matahari.

Apakah Lidah Buaya Memiliki Efek Samping Untuk Wajah?

Selama ini kita hanya diberi informasi mengenai keuntungan dari penggunaan lidah buaya, namun sedikit info yang tersedia mengenai efek samping lidah buaya untuk wajah. Sejujurnya kebanyakan dari manfaat lidah buaya untuk kecantikan ini belum teruji secara klinis, yang pastinya mengejutkan. Efek samping lidah buaya untuk wajah antara lain:

1. Alergi Kulit

Manfaat lidah buaya untuk kulit wajah bisa menjadi sesuatu hal yang bagus namun tidak disarankan untuk penggunaan yang lama. Penggunaan gel lidah buaya dalam jangka panjang bisa menyebabkan alergi kulit seperti ruam dan radang yang menyebar, juga kemerahan pada kelopak mata. Efek lain pada kulit termasuk kulit yang mengeras, kekeringan, pecah – pecah, dan kemunculan bercak – bercak ungu.

2. Menyebabkan Kulit Meradang

Efek samping lidah buaya untuk wajah yang berasal dari gelnya dapat menyebabkan ruam dan iritasi. Mengaplikasikan lidah buaya ke wajah setelah proses peeling , misalnya setelah proses  mikrodermabrasi atau prosedur chemical peeling juga dapat menyebabkan kulit menjadi merah dan terbakar. Mengaplikasikannya setelah terbakar matahari juga beresiko membuat kulit mengalami ruam dan membengkak.

3. Mengubah Warna Kulit

Latex dari lidah buaya bisa saja digunakan secara eksternal atau topikal, namun ini pun masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Kesalahan penggunaan latex pada kulit wajah bisa menyebabkan kulit berubah warna menjadi kuning. Anda bahkan perlu menghindari penggunaan latex secara topikal apabila memiliki beberapa kecenderungan alergi, karena latex jauh lebih berpotensi menimbulkan alergi daripada gel lidah buaya.

4. Menimbulkan Gatal

Gatal pada kulit wajah juga bisa terjadi sebagai salah satu efek samping lidah buaya untuk wajah. Reaksi alergi yang timbul memang tidak akan sama antara satu orang dengan lainnya, namun pada orang yang rentan akan tetap timbul berupa rasa gatal pada kulit yang telah dioleskan lidah buaya. Rasa gatal karena alergi ini biasanya akan terasa sedikit panas dan terkadang sulit menahan keinginan untuk menggaruknya.

5. Memperlambat penyembuhan kulit

Walaupun dikatakan cara menggunakan masker lidah buaya dapat menghilangkan bekas luka dengan ampuh, namun hal tersebut ternyata tidak dapat diterapkan pada semua kondisi luka di kulit. Efek samping lidah buaya untuk wajah juga bisa memperlambat penyembuhan luka, termasuk luka bekas operasi dan luka bakar yang parah.

6. Menimbulkan Bruntusan

Idealnya pemakaian masker wajah lidah buaya hanya digunakan selama beberapa menit saja untuk cara membuat wajah glowing sehingga tidak akan menimbulkan reaksi buruk bagi mereka yang memiliki ciri – ciri kulit sensitif. Namun pemakaian yang terlalu lama pada kulit wajah bisa menimbulkan bruntusan yang kemerahan dan menyebar, bahkan bisa menimbulkan jerawat.

Efek Samping Konsumsi Lidah Buaya

Efek samping lidah buaya untuk wajah bukan satu – satunya yang perlu diwaspadai. Lidah buaya belum tentu aman untuk diminum karena konsumsi lidah buaya tanpa diolah dapat menyebabkan beberapa hal berikut:

  • Konsumsi lidah buaya dapat menyebabkan kram perut dan diare berdarah, kelemahan otot, pembengkakan tenggorokan, dan kehilangan penglihatan dalam kasus yang parah.
  • Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa lidah buaya dapat merusak organ dalam apabila dikonsumsi, juga kegagalan ginjal apabila mengonsumsinya dalam jumlah besar dan waktu lama.
  • Begitu pula dengan latex, yang akan menimbulkan efek samping jika dikonsumsi berupa kram perut, masalah ginjal dan penurunan tingkat potasium. Bahkan mengonsumsi hanya 1 gram latex lidah buaya selama beberapa hari bisa menjadi fatal.
  • Lidah buaya juga sangat tidak disarankan untuk wanita hamil dan menyusui karena dapat memicu kontraksi kandung kemih, keguguran bahkan cacat saat lahir.
  • Orang yang memiliki penyakit jantung atau ketidak seimbangan elektrolit juga tidak disarankan untuk mengonsumsinya.
  • Anda yang memiliki penyakit diabetes, konstipasi, masalah ginjal parah, kolitis ulseratif, penyakit Crohn dan kolesterol juga perlu menghindari konsumsi lidah buaya.

Untuk mencegah efek samping lidah buaya pada wajah, Anda dapat melakukan tes alergi sebelum menggunakannya. Ambillah beberapa bagian dari gel lidah buaya yang berwarna bening lalu oleskan pada punggung tangan atau area di belakang telinga Anda. Tunggu dan lihat apakah ada reaksi hipersensitivitas selama 24 jam berikutnya berupa rasa gatal atau rasa panas pada kulit yang dioleskan gel tersebut. Apabila muncul reaksi alergi, maka sebaiknya Anda tidak menggunakan lidah buaya pada kulit wajah, ataupun kulit bagian tubuh lain dan tidak mengonsumsi lidah buaya yang belum diolah atau diproses, juga waspadai efek samping lidah buaya untuk rambut.