4 Tanda Wajah Mengalami Detox Untuk Mengeluarkan Racun

Setiap hari kita terekspos pada racun di udara, air, makanan dan produk pribadi. Tubuh secara alami akan mendetox dirinya sendiri setiap hari, tetapi kemungkinan sisa racun masih tetap ada. Jumlah residu racun dalam tubuh tergantung kepada ekspos terhadap polusi dan sumber lain yang berbahaya, terkadang juga berasal dari apa yang kita cerna. Ketika tubuh mengalami detoksifikasi akan muncul gejala yang intens tergantung kepada kecepatan proses detoks tersebut dan juga jumlah racun yang harus dibuang.

Organ tubuh yang berperan penting dalam proses detoksifikasi adalah sistem limfatik, hati, pencernaan, ginjal dan kulit. Hati atau liver adalah organ detoks utama di tubuh, ia melindungi seluruh tubuh dari bahan berbahaya dengan mengurangi tingkat racun dan membuatnya siap untuk proses ekskresi. Ketika liver dan organ tubuh lain tidak bekerja maksimal maka akan ada penumpukan racun di tubuh. Ini juga terjadi ketika kita terekspos pada racun yang lebih besar daripada yang sanggup ditangani oleh tubuh.

Proses Detox Pada Kulit

Kulit terbuat dari dua lapisan, yaitu lapisan epidermis dan dibawahnya ada lapisan dermis. Bagian terluar dari lapisan epidermis disebut stratum corneum. Bagian ini penting untuk alergi dan sensitivitas, sebagaimana perlindungan terhadap racun dari luar seperti polusi dan membantu membatasi kehilangan air dalam jumlah banyak dari kulit. Lapisan kulit memerlukan ceramide, kolesterol dan asam lemak esensial untuk membentuk lapisan pelindung yang sehat. Ketika racun dalam jumlah besar memasuki tubuh, kekuatan kulit menjadi semakin lemah dan semakin memungkinkan untuk racun masuk. Ketika tubuh membersihkan diri selama proses detoksifikasi dan racun didorong keluar dari kulit dari dalam, maka stratum corneum akan menjadi semakin sensitif dan menimbulkan berbagai tanda wajah mengalami detox. Misalnya ketika Anda sedang mengalami proses detox moreskin anti acne, atau melakukan detoks untuk cara menghilangkan merkuri di wajah secara alami

Gejala Detoks Pada Wajah

Ketika kita mengalami kelebihan racun, kita dapat merasakannya. Seperti gejala lain yang juga muncul selama proses detoksifikasi, kulit juga akan menunjukkan tanda – tanda yang jelas ketika mengalami detoks. Tanda wajah mengalami detox atau bagian kulit yang lainnya akan muncul pada proses detoksifikasi manapun. Gejalanya akan mencakup breakout, ruam atau keringat, yang bisa jadi menimbulkan bau kurang sedap. Gatal – gatal, eksim, kulit yang menjadi sangat kering atau berminyak, lingkaran hitam di mata, mata bengkak akan dialami jika sistem dermal tidak bekerja dengan baik. Tanda wajah mengalami detoks atau   ciri – ciri wajah sedang detoks antara lain:

1. Timbul bentol – bentol

Timbulnya bentol – bentol kecil gatal adalah tanda wajah mengalami detoks. Bentol ini terjadi karena proses peremajaan secara perlahan pada lapisan epidermis kulit. Usahakan agar Anda tidak menyentuh atau menggaruk bagian yang gatal terutama dengan tangan, karena jika tangan Anda kotor dapat menyebabkan infeksi. Detoks pada wajah bisa menjadi cara menghilangkan bahan kosmetik berbahaya yang mungkin pernah Anda gunakan dan masih tersisa pada kulit wajah.

2. Rasa panas pada kulit

Mungkin saja tidak semua orang dapat mengalami tanda wajah mengalami detox berupa rasa panas pada kulit. Biasanya kulit terasa panas jika Anda menggunakan krim atau obat detoks tertentu yang khusus ditujukan untuk kulit. Rasa panas pada kulit tersebut terjadi karena mulai terbukanya pembuluh darah pada jaringan kulit. Kemudian proses tersebut akan memberi jalan kepada aliran darah yang membawa nutrisi dan vitamin untuk mengalir secara lebih maksimal. Jika ini terjadi, kompres wajah dengan air hangat yang bersih, jangan gunakan air es. Terkadang wajah akan terasa bengkak dan kebas disebabkan proses penyesuaian hasil dari proses metabolisme kulit berupa sel – sel kulit baru.

3. Kulit mengelupas

Tanda wajah mengalami detoks bisa jadi tampak pada pengelupasan kulit. Proses pengelupasan kulit adalah bagian dari pembaruan pada sel – sel kulit wajah. Berapa lama ini berlangsung akan tergantung kepada jenis kulit yang Anda miliki. Walaupun demikian, pengelupasan biasanya hanya terjadi pada awal pemakaian jika Anda menggunakan obat detoks kulit. Jika ini terjadi, jangan sampai memaksakan pengelupasan kulit. Paparan material beracun bisa Anda hilangkan dengan manfaat norit untuk wajah dan manfaat ketumbar untuk kecantikan.

4. Timbul jerawat

Proses detox akan mengeluarkan kotoran dan minyak yang berlebih pada kulit wajah sehingga di kulit wajah akan timbul banyak jerawat. Tidak hanya itu, wajah juga bisa mengalami breakout dari bruntusan, komedo hitam atau juga komedo putih sebagai bagian dari proses pembuangan racun pada tubuh yang sedang berlangsung. Kemunculan breakout ini tidak dialami oleh semua orang. Ada orang yang hanya mengalami kemerahan saja, atau hanya kulit yang lebih kering, bisa juga mengalami kulit yang lebih berminyak. Jerawat juga bisa terjadi ketika Anda menggunakan skincare baru, karena itu perlu mengenali bedanya purging dan tidak cocok jika itu terjadi.

Proses reaksi kulit memiliki rentang waktu yang bervariasi, termasuk tipe kulit seseorang, pengurangan atau penambahan racun pada tubuh dan pemicu utamanya. Tanda wajah mengalami detox bisa berlangsung dari beberapa hari atau beberapa minggu tergantung pada faktor – faktor diatas. Gejala detoks kulit bukanlah hal yang buruk. Hal ini akan menunjukkan bahwa tubuh bekerja dengan benar dan dapat membuang racunnya sendiri. Seringkali diasumsikan bahwa terjadi sesuatu yang salah padahal faktanya kulit akan menjadi lebih segar dan bersih ketika proses detox sudah selesai.