Manfaat Sperma Pria Untuk Jerawat dan Resiko Penggunaannya

Kulit wajah yang bersih dan bebas jerawat pastinya merupakan impian sebagian besar orang, tidak hanya untuk kaum wanita saja namun kaum pria juga menginginkannya. Wajah yang berjerawat selain terlihat kotor juga akan menurunkan tingkat percaya diri seseorang, yang merasa malu tampil di depan umum dengan jerawat yang besar dan tampak jelas. Itu sebabnya banyak orang yang akan selalu mencari cara mendapatkan wajah mulus bebas jerawat dengan berbagai teknik mutahir, bahkan yang kurang masuk akal sekalipun.

Termasuk mempercayai sumber informasi yang belum jelas seperti adanya manfaat sperma untuk jerawat atau teori mengenai manfaat mani pria untuk wajah wanita. Mitos mengenai manfaat sperma ini berasal dari kepercayaan sebagian orang mengenai kandungan dalam sperma yang bisa membantu mengatasi masalah pada kulit wajah misalnya sebagai cara menghilangkan jerawat bruntusan di pipi. Kandungan nutrisi dalam sperma seperti protein, magnesium, zinc, kalsium, potasium, dan fruktosa diyakini bermanfaat bagi kulit wajah berjerawat. Selain itu, kandungan antioksidan bernama spermine dalam setiap tetes sperma juga dikatakan berpengaruh besar sehingga sperma dianggap dapat digunakan dalam cara membuat masker wajah untuk menghilangkan jerawat.

Kandungan Dalam Sperma

Beberapa kandungan baik dalam sperma itu menyebabkan sebagian orang mempercayai adanya manfaat sperma pria untuk jerawat. Bahkan banyak klinik kecantikan atau tempat spa menawarkan program perawatan menggunakan sperma, yang konon dapat membuat kulit tampak lebih muda, menyamarkan kerutan hingga menyembuhkan rosacea. Perawatan untuk menggunakan manfaat sperma pria untuk jerawat ini berharga mahal dan tarifnya tinggi sehingga tidak dapat dicoba oleh semua orang. Bahkan ada produsen kosmetik asal Norwegia yang membuat krim dengan bahan dasar spermine, dan masker jerawat menjadi satu produk kecantikan populer yang digunakan di Eropa dan Amerika.

Spermine adalah  sebuah senyawa crystalline polymine, yang dikenal sebagai antioksidan yang dapat bermanfaat untuk menghilangkan kerutan di wajah, melembutkan kulit dan mencegah kulit dari mengalami jerawat. Berdasarkan hasil penelitian Johnson dan Everitt yang dibukukan dengan judul Essential Reproduction pada tahun 2000, sperma memiliki kandungan gizi tinggi. Terdapat 150 mg protein, 11 mg karbohidrat, 6 mg lemak dan 3 mg kolesterol, 7 persen US AKG kalium, tembaga dan seng. Sperma juga dikatakan banyak mengandung asam askorbat atau vitamin C dan vitamin B12 yang dapat membantu penampilan lebih muda dan cantik. secara teori, kandungan sperma cukup untuk memberikan manfaat sperma pria untuk jerawat. Sebab vitamin C didalamnya dapat mendorong pertumbuhan rantai protein dalam kolagen sebagai bahan utama semua jaringan yang memiliki serat. Selain itu, vitamin C juga menjadi antioksidan yang dapat mendetoksifikasi atau menghilangkan racun serta kotoran di permukaan kulit. 

Resiko yang Mungkin Terjadi

Akan tetapi meski dikatakan dapat memberikan berbagai macam manfaat untuk kecantikan wajah, tetapi sampai sekarang tidak ada bukti klinis yang dapat membuktikan klaim tersebut. Manfaat sperma pria untuk jerawat mungkin memang dapat membantu, terbukti dengan sebagian orang yang sudah mencobanya dan memberi kesaksian bahwa masker sperma memang benar menghilangkan jerawat. Walaupun demikian, resiko efek samping yang bisa berbahaya bagi kulit wajah tetap saja ada seperti berikut ini:

  • Cairan sperma juga mengandung enzim, asam dan lipid yang berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit wajah terlebih jika didiamkan untuk waktu yang lama. Membubuhkan cairan sperma yang bersifat basa dapat mengganggu pelindung kulit sehingga lebih rentan mengalami infeksi. Kulit tanpa pelindung juga akan rentan terhadap zat pengoksidasi, karena itu akan cepat mengalami penuaan akibat kerusakan dari kolagen dan elastin pada kulit wajah.
  • Zinc dan tembaga memang terdapat dalam cairan sperma tetapi hanya dalam jumlah yang sedikit. Ini artinya manfaat sperma pria untuk jerawat yang akan didapatkan pun juga akan sedikit saja jumlahnya. Apalagi ada pula resiko penularan penyakit menular seksual seperti hepatitis B, hepatitis C, HIV/AIDS, sifilis, gonorrhoea, herpes dan lain sebagainya. Walaupun belum jelas diketahui apakah kuman atau bakteri penyakit seksual bisa menular pada kulit wajah, tetapi Anda tentu tidak menginginkan adanya kuman penyakit seksual di wajah.
  • Tidak hanya beresiko menularkan penyakit, sperma juga beresiko menimbulkan reaksi alergi yang parah pada beberapa orang. Gejala alergi bisa timbul berupa ruam kemerahan, gatal, biduran, bahkan justru menimbulkan jerawat karena kadar hormon testosteron yang tinggi. Terlebih lagi jika sperma yang digunakan terlalu kental.

Sampai sekarang belum ada bukti ilmiah yang dapat diandalkan mengenai manfaat sperma pria untuk jerawat. Karena itulah, sebaiknya gunakan metode perawatan lain untuk jerawat yang memang sudah terbukti aman dan tidak menimbulkan kontroversi karena menyimpang dari manfaat yang sebenarnya. Juga mengetahui dan menghindari apa penyebab wajah berminyak dan berjerawat. Memang sebagai wanita kita perlu merawat wajah agar bebas dari masalah kulit, bebas dari ciri  – ciri kulit berjerawat dan selalu tampak menarik, tetapi dalam merawat kecantikan juga diperlukan akal sehat untuk memilih mana metode yang pantas digunakan dan mana yang sebaiknya dihindari. Pencarian bahan perawatan wajah yang paling ampuh memang akan terus dilakukan, tetapi seyogyanya ada batasan tertentu secara etika dan moral yang perlu kita perhatikan dalam mencoba atau bereksperimen dengan bahan untuk perawatan wajah. Hal yang utama perlu dilakukan adalah selalu menjaga kebersihan wajah secara teratur dan berkonsultasi dengan dokter ahli kulit mengenai jenis perawatan yang paling cocok untuk kulit wajah Anda. Masih banyak cara membuat masker wajah untuk menghilangkan jerawat yang lebih aman seperti menggunakan manfaat daun binahong untuk jerawat atau mencoba cara pakai nature republic aloe vera untuk jerawat.