8 Tips Membeli Softlens yang Perlu Diperhatikan

Bagi orang – orang dengan masalah penglihatan, lensa kontak telah menjadi peralatan efektif yang hampir tidak terlihat. Lensa plastik tipis yang pas dengan kornea mata, yaitu bagian bening di depan bola mata untuk mengoreksi masalah penglihatan termasuk rabun dekat, rabun jauh dan astigmatisme. Anda bahkan dapat mengenakan lensa kontak untuk masalah presbiopi dan membutuhkan kacamata bifokal. Lensa kontak termasuk mudah digunakan, tetapi tanpa pemilihan yang tepat bisa mendatangkan banyak masalah.

Ada banyak pilihan berbeda di pasaran sekarang ini dan semuanya tampak memiliki keunggulan. Memilih lensa kontak untuk kebutuhan Anda tergantung pada banyak faktor. Anda tidak perlu mengetahui bagaimana memilih lensa kontak yang cocok dengan kebutuhan dan ukuran mata, namun Anda perlu mengetahui beberapa tips membeli softlens yang penting. Mengetahui apa saja pro, kontra dan bagaimana cara penggunaan terbaik untuk lensa kontak akan membantu Anda memutuskan dan memilih pilihan yang terbaik untuk mata.

1. Perhatikan frekuensi pemakaian

Seberapa sering Anda berencana untuk memakai lensa kontak perlu dipertimbangkan dalam tips membeli softlens. Ini adalah salah satu pertimbangan mendasar, seberapa sering Anda akan berganti dari kaca mata ke lensa kontak. Apakah hanya pada akhir pekan, setiap hari atau hanya pada kesempatan tertentu saja. Dokter mata umumnya akan meresepkan softlens, yang bisa dipakai sesering yang Anda suka. Sedangkan hard lens membutuhkan pemakaian setiap hari agar terasa nyaman. Ketahui bagaimana cara membedakan softlens kanan dan kiri serta tips memilih softlens berdasarkan kebutuhan Anda.

2. Kebutuhan penglihatan Anda

Seberapa perlunya Anda akan ketajaman penglihatan menggunakan lensa kontak juga harus menjadi pertimbangan dalam tips membeli softlens. Hard lens atau juga dikenal sebagai rigid gas permeable contact lenses bisa menawarkan pandangan yang lebih jelas, paling cocok untuk orang dengan astigmatisme namun bisa juga digunakan oleh orang yang tidak memiliki kondisi ini. Cobalah beberapa variasi lensa kontak untuk melihat yang mana yang paling cocok. Cara memakai softlens dan cara membuka softlens baru yang benar juga perlu Anda kuasai sebelum mengenakannya pada mata agar lebih aman. 

3. Seberapa telaten Anda

Sangat penting untuk mengikuti instruksi perawatan yang berhubungan dengan lensa kontak Anda. Hal ini akan membantu Anda menghindari infeksi mata dan masalah lainnya. Dokter biasanya akan menyarankan jenis larutan lensa kontak dan jadwal pembersihan untuk diikuti. Lensa kontak sekali buang memiliki resiko yang dikurangi untuk infeksi mata, tetapi Anda perlu membersihkannya secara teratur dan membuangnya apabila sudah kadaluarsa khususnya bagi pengguna lensa dalam jangka panjang.

4. Waktu pemakaian

Mungkin Anda akan merasa malas memikirkan harus melepaskan lensa kontak setiap malam. Jika ini masalahnya, sudah ada beberapa merk lensa kontak yang disetujui untuk digunakan semalaman waktu tidur. Beberapa merk lensa kontak ini bisa digunakan semalaman karena memungkinkan perbaikan jumlah oksigen yang bisa melewatinya. Tetapi sebagai tips membeli softlens, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter mata sebelumnya mengenai apakah Anda bisa menggunakan lensa kontak jenis ini.

5. Apakah Anda membutuhkan kacamata bifokal

Banyak orang berusia diatas 40 memerlukan penggunaan kacamata untuk membantu masalah rabun jauh atau dekat. Disinilah kacamata bifokal memegang peranan penting selama ini. Sekarang lensa multifokal telah memasuki pasaran dan digunakan untuk menggantikan kacamata bifokal. Pilihan lain adalah lensa kontak monovision, yang berarti Anda menggunakan satu lensa untuk rabun jauh dan satunya lagi untuk rabun dekat. Banyak orang menggunakan lensa monovision sebagai alternatif pada kacamata bifokal atau lensa multifokal. Anda juga dapat mempelajari cara memakai softlens untuk mata sipit jika dibutuhkan.

6. Pertimbangkan biayanya

Tips membeli softlens yang tidak kalah penting adalah biayanya, karena lensa kontak bisa berharga mahal. Tentu saja harga juga ditentukan oleh merknya. Anda perlu memiliki budget untuk penggantian lensa kontak reguler dan juga pembelian larutan khusus untuk menjaganya tetap bersih dan higienis. Budget lebih besar bisa jadi diperlukan untuk membeli lensa kontak sekali buang setiap harinya. Namun Anda juga tidak dapat memilih lensa sembarangan hanya karena harganya murah, sebab untuk lensa kontak kualitas ditentukan oleh harga.

7. Resiko alergi

Apakah Anda memiliki resiko alergi atau mengalami mata kering, ada jenis lensa kontak yang cocok. Anda perlu mendiskusikan kondisi ini dengan dokter mata sebelum membeli merk tertentu. Lensa kontak sekali buang setiap hari paling cocok dengan mereka yang mengalami mata kering atau alergi, karena dapat membatasi iritan dan membantu menjauhkan infeksi dari mata. Ketahui juga bagaimana cara menggunakan masker mata yang tepat untuk cara menghilangkan kantung mata yang besar.

8. Perlindungan UV

Lensa kontak banyak dipilih ketika berolahraga karena resiko kerusakan yang lebih sedikit daripada pemakaian kacamata. Jika Anda banyak beraktivitas atau berolahraga di luar ruangan di bawah sinar matahari maka mungkin saja Anda memerlukan softlens yang memiliki perlindungan sinar UV. Tidak semua merk lensa kontak dapat memberikan perlindungan tersebut. Bahkan jika Anda menggunakan lensa dengan perlindungan UV, mata Anda tetap harus dilindungi langsung dengan kaca mata hitam.

Jika Anda membutuhkan tips membeli softlens yang benar sehingga mata tidak akan mengalami infeksi dan iritasi, maka tindakan yang paling tepat adalah dengan berkonsultasi pada dokter mata. Anda akan mendapatkan bimbingan untuk mendapatkan lensa yang cocok. Mungkin memerlukan beberapa kali percobaan tetapi pada akhirnya Anda akan mendapatkan yang paling cocok dengan bantuan dokter mata Anda. Apapun tipe yang Anda cari seharusnya sebelum membeli Anda sudah merasa yakin untuk menggunakannya.