15 Cara Membuat Kuku Palsu Dari Bahan Akrilik

Kuku yang cantik tentunya menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi para wanita. Tentunya tidak akan menarik apabila penampilan wajah sudah tampak maksimal namun kondisi tangan dan kuku tampak tidak terawat. Banyak wanita yang senang mewarnai kukunya karena warna kuku dapat membuat jari tangan tampak lebih cantik dan menarik, misalnya menggunakan warna kutek untuk kulit gelap, bahkan belajar cara membuat henna alami dan cara membuat henna bubuk yang bisa dilakukan di rumah untuk menghias kukunya sendiri. Akan tetapi proses memanjangkan kuku agar bisa dihias dengan baik memerlukan waktu yang lama dan perawatan yang lumayan menyita waktu.

Tidak semua wanita memiliki kesabaran atau waktu untuk melakukannya. Karena itulah sekarang ini marak digunakan cara membuat kuku palsu yang lebih praktis dan memungkinkan kreasi yang lebih beragam untuk kuku wanita. Kuku palsu ini pada umumnya terbuat dari bahan akrilik dan memerlukan keterampilan yang cukup tinggi serta latihan yang banyak untuk menjadi ahli dalam memasangnya. Walaupun begitu, bukan berarti Anda tidak dapat mencobanya sendiri di rumah.

Mempersiapkan Kuku

Sebelum menggunakan kuku akrilik palsu, Anda perlu mempersiapkan kuku agar kuku akrilik dapat menempel sempurna. Langkah – langkah mempersiapkan kuku sebelum menggunakan akrilik yaitu:

1. Membeli peralatan pembuat kuku

Jika ini adalah pertama kalinya Anda membuat kuku berbahan akrilik sendiri, sebaiknya memulai dengan perangkat pembuat kuku palsu yang sudah ada di pasaran. Peralatan ini berisi segala sesuatu yang diperlukan untuk memulai cara membuat kuku palsu sesuai yang Anda inginkan. Pastikan untuk membaca isi kandungannya terlebih dulu agar tidak mengandung MMA atau Methyl Methacrylate yang merupakan bahan akrilik untuk gigi dan terlalu keras untuk digunakan sebagai bahan pembuat kuku. Carilah peralatan  yang mengandung EMA atau Ethyl Methacrylate yang lebih cocok. Jangan lupa untuk mengecek merk yang bagus atau banyak disarankan di internet sebelumnya.

2. Membeli peralatan secara terpisah

Untuk lebih memudahkan cara membuat kuku palsu yang sesuai keinginan, Anda juga bisa membeli peralatannya secara terpisah. Cara ini juga memungkinkan Anda mengganti salah satu bahan yang habis tanpa harus membeli lagi satu set peralatan sekaligus. Peralatan yang bisa dibeli terpisah adalah:

  • Ujung kuku akrilik dan lem kuku. Ujung kuku ini biasanya panjang dan dapat dipotong menjadi bentuk dan ukuran yang sesuai dengan keinginan.
  • Cairan akrilik dan bubuk akrilik. Bahan – bahan ini dicampur untuk menghasilkan kuku akrilik.
  • Mangkuk akrilik dan sikat akrilik. Anda membutuhkan peralatan ini untuk mencampur akrilik dan mengaplikasikannya. Anda juga dapat membeli perangkat produk perawatan kuku untuk cara merawat kuku agar cantik dan bersih.

3. Berlatihlah lebih dulu

Sebelum memutuskan untuk melakukan cara membuat kuku palsu sendiri, sebaiknya Anda berlatih terlebih dulu dengan bahan – bahan yang ada untuk menjamin bahwa bahan – bahan tersebut tidak membawa efek alergi atau efek negatif lainnya pada kulit dan kuku. Ingatlah bahwa peralatan ini mengandung bahan kimia yang kuat. Berlatihlah hingga bahan -bahan tidak melewati pinggir kuku, baru Anda siap untuk mencobanya pada tangan sendiri. Ketahuilah juga bagaimana cara menggunakan kutek jarum yang merupakan metode terkini untuk mewarnai kuku.

4. Membersihkan kuku

Akrilik harus diaplikasikan pada kuku yang bersih, jadi Anda harus membersihkan sisa – sisa cat kuku sebelumnya. Gunakan yang berbasis aseton, bebas minyak untuk membersihkan. Bersihkan dengan kapas dan jangan mengoreknya karena dapat merusak kulit dan membuatnya semakin tipis. Beraihkan juga kuku dengan cara menghilangkan henna di kuku dan cara menghilangkan pacar arab di kuku.

5. Menggunting kuku

Agar kuku dapat menjadi dasar yang bagus untuk kuku akrilik, gunakan gunting kuk untuk memotong kuku hingga panjang yang bisa diterima. Beberapa milimeter potongan akan cocok agar ujung kuku bisa diolesi lem untuk menempelkan kuku akrilik. Gunakan penggosok kuku untuk menyamakan bentuknya. Lakukan juga cara merawat kuku jengkol dan cara merawat kuku kaki yang benar.

6. Menghaluskan kuku

Gunakan kikir kuku yang lembut untuk memperhalus permukaan kuku dan juga agar tidak terlalu mengkilap. Dengan demikian, akrilik akan lebih mudah menempel pada permukaan kuku yang bersih dan rata. Anda juga dapat melakukan cara mengkilapkan kuku dengan pasta gigi dan cara membuat kuku mengilap secara alami.

7. Hilangkan kutikula

Tentunya Anda ingin akrilik menempel pada kuku dan bukan kulit. Potong kutikula Anda agar bagian di sekitar kuku tetap bersih dengan melakukan manikur sebelumnya. Gunakan alat pendorong kutikula yang terbuat dari kayu untuk menghilangkan kutikula. Alat yang terbuat dari logam dapat digunakan, akan tetapi yang berbahan kayu lebih baik untuk digunakan. Lebih mudah menghilangkan kutikula saat sedang lembut dan kulit basah, karena itu rendamlah jari ke dalam air hangat selama beberapa menit sebelum menggunakan pendorong kutikula. Anda juga dapat melakukan cara merawat kuku agar cepat panjang dan cara memutihkan kuku secara alami.

8. Gunakan pelapis kuku

Penggunaan pelapis kuku atau nail primer akan menghilangkan sisa kelembaban dan minyak dari kuku agar siap untuk proses penempelan akrilik. Langkah ini sangat penting untuk memastikan perlekatan yang paling baik sebab jika kuku berminyak, akrilik tersebut tidak akan menempel. Gunakan bola kapas atau cotton bud untuk mengoleskan permukaan kuku dengan aseton. Nail primer terbuat dari asam bernama asam methacrylic yang dapat membakar kulit, karena itu berhati – hatilah untuk tidak mengenai kulit Anda di sekitar kuku. Anda juga dapat menggunakan primer yang berbahan bebas asam. Anda juga dapat melakukan cara memutihkan ujung kuku seperti susu, cara agar kuku tidak cepat kotor, dan cara memanjangkan kuku secara alami.

Mengaplikasikan Bahan Akrilik

Akrilik dapat mulai kita gunakan ketika kuku sudah dipersiapkan sedemikian rupa agar dapat menerima proses pemasangan kuku palsu. Berikut ini langkah – langkah pemasangan kuku akrilik yaitu:

1. Tempelkan ujung bahan

Temukan ukuran kuku akrilik yang pas untuk kuku Anda. Jika tidak cocok untuk kuku Anda, cobalah ukuran yang lain. Kuku akrilik yang sedikit terlalu kecil biasanya lebih baik daripada kuku yang terlalu besar.

  • Teteskan lem pada ujung dari satu sisi ke sisi lain dan tempelkan pada kuku asli Anda sehingga bagian ujung bawah akrilik menempel pada tengah kuku asli.
  • Tekan selama lima detik untuk membiarkan lem mengering.
  • Lakukan pada kesepuluh kuku, lalu potong akrilik hingga mencapai panjang yang diinginkan.
  • Jika salah menempelkan, Anda bisa merendamnya dalam air selama beberapa menit, keringkan kuku dan ulangi proses dari awal.
  • Gunakan sedikit lem agar tidak mengenai kulit.

2.  Siapkan peralatan lain

Tuangkan akrilik cair pada wadah akrilik, dan taburkan sedikit bubuk pada wadah lain. Akrilik merupakan bahan kimia kuat yang memproduksi uap yang bisa menjadi racun, jadi pastikan untuk bekerja pada ruangan yang berventilasi baik. Lakukan juga cara merawat kuku kaki yang rusak dan bau serta cara merawat kuku agar tidak kuning.

3. Rendam kuas pada akrilik

Celupkan kuas aau sikat akrilik pada wadah akrilik. Hilangkan kelebihan cairan dengan mengoleskannya pada pinggir wadah. Sapukan sikat pada bubuk akrilik sehingga terbentuk bola yang lembut dan kecil pada ujung sikat. Anda mungkin harus berlatih beberapa kali agar mendapatkan perbandingan yang benar akan akrilik cair dan bubuk. Bola yang terbentuk harus lembab dan mudah dioleskan, namun tidak terlalu basah. Akriliknya tidak boleh menetes dari kuas atau sikat tersebut. Siapkan tisu kertas untuk mengurangi kelebihan cairan akrilik dan agar akrilik tidak lengket pada kuas.

4. Aplikasikan campuran akrilik pada kuku

Mulailah dari garis senyum, yaitu bagian paling bawah dari batas akrilik dan kuku. Ratakan bola akrilik di sepanjang garis dan sampai ke ujungnya. Oleskan menyebar dengan cepat dan lembut agar batas antara kuku dan akrilik tidak terlihat. Bentuk bola akrilik kedua dan tempatkan di dekat kutikula, namun jangan terlalu dekat. Gunakan gerakan melingkar kecil tanpa menyentuhnya dan gerakkan dikat ke arah bawah. Ulangi caranya dengan kesemua kuku.

  • Ingatlah untuk mengelap sikat pada tisu kertas setiap setelah melakukan satu gerakan agar akrilik tidak lengket pada kuas. Jika akrilik masih lengket maka Anda dapat mencelupkan kuas pada cairan akrilik dan mengelapnya kembali.
  • Untuk menghindari gumpalan pada akrilik. pastikan untuk menggunakan olesan pelan dan kecil yang searah.
  • Lebih sedikit akrilik lebih baik. Jika Anda mengoleskan terlalu banyak akrilik pada kuku, Anda akan melakukannya lebih lama.
  • Jika Anda mengaplikasikannya dengan benar, seharusnya akan terbentuk lengkungan lembut daripada garis yang kasar pada pertemuan ujung akrilik dengan kuku asli Anda. Anda mungkin juga dapat menggunakan lebih dari satu bola akrilik per kuku untuk mencapai kondisi ini.
  • Jangan mengaplikasikan akrilik pada kutikula. Mulailah beberapa milimeter di bawah kutikula agar menempel di kuku asli, dan bukan di kulit.

5. Biarkan akrilik mengering

Untuk mengering seharusnya hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Tes apakah akrilik sudah mengering dengan menepuk permukaan kuku dengan ujung kuas akrilik. Jika bersuara klik-klik, kuku Anda siap untuk langkah berikutnya. Perhatikan juga bagaimana cara membersihkan kuku, bahaya cat kuku, dan cara memutihkan kuku dengan bawang putih.

6. Membentuk ujung kuku akrilik

Ketika kuku akrilik sudah siat, gunakan bagian kikir kuku untuk membentuk ujungnya hingga kepada panjang yang Anda inginkan. Gunakan buffer kuku untuk memoles permukaan kuku. Ingatlah untuk menggunakan kuas kecil untuk membersihkan sisa bubuk dari pengikiran kuku tersebut agar tidak tercampur dengan cat kuku yang akan digunakan.

7. Mengecat kuku

Anda dapat menggunakan lapisan cat kuku yang bening terlebih dulu atau langsung mengecatnya dengan cat kuku berwarna. Gunakan cat kuku pada seluruh kuku secara menyeluruh agar terbentuk permukaan yang lembut dan rata. Lakukan juga cara merawat kuku panjang, cara merawat kuku agar tidak mudah rapuh dan cara memutihkan kuku dengan jeruk nipis.

Merawat kuku akrilik Anda perlu dilakukan karena setelah sekitar dua minggu, kuku asli Anda akan tumbuh. Anda dapat memilih antara mengaplikasikan ulang kuku akrilik atau mencopotnya dari kuku asli Anda. Jika kuku Anda tampak berwarna hijau atau kuning atau dengan cara apapun tampak tidak sehat, jangan gunakan akrilik pada kuku. Jamur dan kondisi kuku lainnya tidak akan hilang begitu saja dan membutuhkan perawatan yang benar. Kondisi tersebut akan menjadi lebih buruk jika Anda mengaplikasikan kuku akrilik pada kuku yang bermasalah. Jamur kuku sangat menular jadi jangan menggunakan peralatan yang sama dengan orang lain.